Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Finansial

Milennial Dominasi Pembelian Surat Berharga Negara Elektronik

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 15 November 2022
Milennial Dominasi Pembelian Surat Berharga Negara Elektronik

Milenial usia 24–40 tahun mendominasi pembelian SBN ritel pada platform Investree. (Foto: Unsplash/Scott Graham)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INVESTREE sebagai mitra distribusi turut berpartisipasi menyukseskan penjualan Surat Berharga Negara Elektronik (e-SBN). Kali ini yang dijual ialah Green Sukuk Tabungan seri ST009 yang diterbitkan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

"Tahun lalu, total penjualan SBN di Investree mencapai Rp 14,74 miliar. Pada 2022 ini, penjualan kami telah mencapai Rp 11,78 miliar, belum termasuk ST009 yang mulai dipasarkan," kata Chief Product & Innovation Officer of Investree Andi Andries dalam siaran pers yang diterima Merahputih.com.

Selama masa penawaran 11–30 November, masyarakat khususnya lender Investree dapat membeli instrumen investasi aman dijamin pemerintah ini melalui sbn.investree.id atau aplikasi mobile Investree for Lender dengan tingkat kupon/imbal hasil minimal mengambang dan atraktif 6,15 persen per tahun. Selain itu, Lender juga berkesempatan mendapat bonus hingga Rp 7 juta dengan berinvestasi melalui Investree.

Baca juga:

Kartini di Era Milenial

Milenial Dominasi Pembelian Surat Berharga Negara Elektronik
Lender juga berkesempatan mendapat bonus hingga Rp 7 juta dengan berinvestasi melalui Investree. (Foto: Investree)


Partisipasi Investree dalam penjualan SBN ritel di Indonesia telah memasuki tahun keempat. Sejak bergabung pada 2018 sebagai platform fintech lending pertama yang menjadi mitra distribusi Kemenkeu, hingga kini Investree berhasil mencatatkan sejumlah pencapaian terkait dengan kontribusi mereka dalam memasarkan SBN ritel.

Salah satu catatan penting ialah milennial usia 24–40 tahun mendominasi pembelian SBN ritel pada platform Investree sejak pertama kali Kemenkeu memasarkan Savings Bonds Ritel seri 003 (SBR003) pada 2018, hingga Obligasi Negara Ritel seri 022 (ORI022) pada September–Oktober lalu. Dari rentang usia tersebut, kontribusi untuk setiap rentang usia yakni usia 25–34 menyumbangkan Rp 89,317 miliar dan usia 35–44 tahun menyumbangkan Rp 114,306 miliar.

Hal itu sejalan dengan salah satu tujuan utama Kemenkeu dalam memasarkan SBN ritel, yaitu meningkatkan partisipasi generasi muda untuk berinvestasi SBN ritel dan membangun negeri. Sementara itu, dari segi gender, meski perolehan angka kontribusi investor laki-laki masih lebih tinggi ketimbang investor perempuan, selisihnya tidak begitu jauh.

Baca juga:

Bagaimana Generasi Milenial Memandang Sastra?

Milenial Dominasi Pembelian Surat Berharga Negara Elektronik
Pembukaan Masa Penawaran ST009. (Foto: Investree)


Investor laki-laki menyumbangkan Rp 193 miliar, sedangkan investor perempuan menyumbangkan Rp 106 miliar, selisih Rp 87 miliar. Artinya, kesadaran perempuan untuk berinvestasi sudah semakin tinggi serta diprediksi mampu mengejar dominasi laki-laki.

Dengan membeli ST009, masyarakat ikut andil dalam mengatasi perubahan iklim dan memelihara kelestarian bumi karena hasil penjualannya akan dialokasikan untuk mendukung upaya-upaya tersebut. ST009 ini diharapkan dapat menarik generasi muda yang kini lebih sadar akan pentingnya menjaga kelestarian bumi untuk berinvestasi SBN ritel.

"Investree antusias menyambut penjualan SBN ritel pada 2023. Semoga Investree dapat terus mendukung program Kemenkeu dalam memperluas edukasi dan meningkatkan inisiatif investasi SBN ritel sebagai instrumen aman, mudah, terjangkau, dan menguntungkan,” tutup Andi. (and)

Baca juga:

Milenial dan Gen Z Lebih Lemah dalam Menjalani Kehidupan, Mitos atau Fakta?

#Finansial
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
DPR Sahkan UU Pusat Finansial Internasional Indonesia, Apa Dampaknya Buat Rakyat?
DPR RI sahkan UU Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Regulasi ini atur struktur kelembagaan, pengawasan, dan pengadilan khusus. Apa efeknya bagi rakyat?
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
DPR Sahkan UU Pusat Finansial Internasional Indonesia, Apa Dampaknya Buat Rakyat?
Indonesia
DPR Setujui Pembahasan RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia di Luar Prolegnas
Undang-Undang tentang PFFI tersebut merupakan amanat ketentuan Pasal 248A Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau Undang-Undang P2SK
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
DPR Setujui Pembahasan RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia di Luar Prolegnas
Indonesia
MSCI masih Evaluasi Status Pasar RI, DPR: Momentum Percepat Reformasi Bursa Saham
MSCI terus menyoroti beberapa aspek krusial di pasar saham Tanah Air, mulai dari transparansi kepemilikan saham, kualitas arus informasi, hingga integritas infrastruktur pasar.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
MSCI masih Evaluasi Status Pasar RI, DPR: Momentum Percepat Reformasi Bursa Saham
Berita
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan Nasabah PNM Mekaar Berhasil Naik Kelas
Holding Ultra Mikro yang mengintegrasikan BRI, Pegadaian, dan PNM mencatat peningkatan signifikan nasabah PNM Mekaar yang naik kelas pada 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan Nasabah PNM Mekaar Berhasil Naik Kelas
Indonesia
Ekonomi Tertekan Situasi Global, INDEF Minta Pemerintah Perbaiki Kebijakan Domestik
Fleksibilitas fiskal dan stabilitas nilai tukar rupiah dinilai terus tergerus akibat respons kebijakan dalam negeri yang kurang kredibel dan minim sinkronisasi teknokrasi antarkementerian.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Ekonomi Tertekan Situasi Global, INDEF Minta Pemerintah Perbaiki Kebijakan Domestik
Lifestyle
Ramalan Zodiak 5 Mei 2026: Yakin Asmara dan Keuangan Anda Aman?
Ramalan zodiak hari ini 5 Mei 2026 fokus asmara dan keuangan. Simak masalah yang muncul dan saran terbaik untuk setiap zodiak.
ImanK - Minggu, 03 Mei 2026
Ramalan Zodiak 5 Mei 2026: Yakin Asmara dan Keuangan Anda Aman?
Lifestyle
Ramalan Zodiak 21 April 2026: Asmara dan Keuangan, Ada Hambatan?
Ramalan zodiak hari ini 21 April 2026 lengkap 12 zodiak. Cek kondisi asmara dan keuangan yang diprediksi bermasalah serta saran terbaiknya.
ImanK - Senin, 20 April 2026
Ramalan Zodiak 21 April 2026: Asmara dan Keuangan, Ada Hambatan?
Lifestyle
Ramalan Zodiak 11 April 2026: Cinta Memanas, Keuangan Perlu Waspada
Ramalan zodiak hari ini 11 April 2026 soal asmara dan keuangan. Temukan masalah yang muncul dan saran terbaik untuk setiap zodiak.
ImanK - Jumat, 10 April 2026
Ramalan Zodiak 11 April 2026: Cinta Memanas, Keuangan Perlu Waspada
Travel
Wisatawan Indonesia kini Bisa Bayar Pakai QR Code di Korea Selatan
Inisiatif ini bertujuan membuat pembayaran di luar negeri lebih mudah diakses dan lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
 Wisatawan Indonesia kini Bisa Bayar Pakai QR Code di Korea Selatan
Lifestyle
Ramalan Zodiak, 1 April 2026: Asmara dan Keuangan Diuji!
Ramalan zodiak 1 April 2026: asmara dan keuangan diuji. Temukan masalah yang muncul dan saran terbaik untuk setiap zodiak hari ini.
ImanK - Selasa, 31 Maret 2026
Ramalan Zodiak, 1 April 2026: Asmara dan Keuangan Diuji!
Bagikan