Meutya Hafid, dari Jurnalis, Sandera Perang, hingga Menjabat Menkomdigi

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 22 Oktober 2024
Meutya Hafid, dari Jurnalis, Sandera Perang, hingga Menjabat Menkomdigi

Meutya Hafid. (Foto: Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MEUTYA Viada Hafid ialah salah satu anggota legislatif yang punya kiprah cemerlang dalam kariernya. Ia baru saja dilantik menjadi Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) di Kabinet Merah Putih.

Meutya memulai karier sebagai jurnalis hingga duduk di Senayan sebagai anggota DPR RI. Perempuan kelahiran Bandung, 3 Mei 1978 ini menghabiskan masa mudanya di Jakarta. Ia mengenyam pendidikan di sekolah dasar di SD Menteng 02 Jakarta (1983-1989), melanjutkan sekolah lagi SMPN 1 Jakarta (1992), dan SMAN 8 Jakarta (1995).

Ia melanjutkan pendidikan di Crescent Girls' School di Singapura, lalu pada 1996-2000 ia mendapatkan gelar sarjana teknik manufaktur dari Universitas New South Wales (UNSW) di Australia.

Pada 2001, Meutya memasuki dunia jurnalistik. Ia bekerja di Metro TV sebagai reporter selama tujuh tahun hingga 2008. Pada 2015 ia melanjutkan studi S-2 ilmu politik di Universitas Indonesia dan lulus 2018.

Baca juga:

Menteri Meutya Hafid Prioritaskan Perlindungan Data Pribadi dan Internet Ramah Anak



Hal luar biasa pernah dialami Meutya yakni ketika menjadi sandera milisi bersenjata Mujahidin di Irak. Pada 2005, Meutya bersama juru kamera Budiyanto dikirim untuk meliput pemilu di Irak. Meutya dan Budiyanto putus kontak dengan tim Metro TV yang ada di Indonesia pada 15 Februari 2005. Mereka mengalami penyanderaan selama sepekan dan akhirnya bebas pada 21 Februari 2005.

Ia mengabadikan kejadian menegangkan tersebut dalam buku memoar yang bertajuk 168 Jam dalam Sandera: Memoar Seorang Jurnalis yang Disandera di Irak yang dirilis pada 28 September 2007. Buku itu berisikan bagaimana cerita Meutya berhadapan dengan penyanderanya dan bertahan selama waktu itu dengan keterbatasan komunikasi.

Buku karya Meutya itu mendapatkan kata pengantar dari tokoh nasional. Di bagian sampul depan, kata pengantar diisi Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Jajaran redaksi Metro TV turut memberikan tulisan, salah satunya dari Pemimpin Redaksi Metro TV 2004-2005 Don Bosco Selamun dan mantan juru bicara Departemen Luar Negeri Marty Natalegawa.

Tahun 2009 menjadi awal Meutya menjajaki politik. Ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari dapil Sumatra Utara 1 pada 2009. Ia lolos dan melenggang ke Senayan. Selama menjadi anggota legislatif, Meutya menjadi Ketua Komisi 1 DPR RI membidangi isu-isu pertahanan, komunikasi, dan luar negeri selama 1 periode mulai 2019-2024.(tka)

Baca juga:

Menteri Perempuan di Kabinet Merah Putih: Meutya Hafid Masuk Masuk Daftar

#Meutya Hafid #Kabinet Merah Putih
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pegang 2 Jabatan, Bahlil Ngaku Terima Satu Gaji
Dengan penambahan Kemenko Hilirisasi, tidak akan terjadi pemborosan karena anggaran diprioritaskan berasal dari Kementerian ESDM
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Pegang 2 Jabatan, Bahlil Ngaku Terima Satu Gaji
Indonesia
Deretan Tokoh Merapat ke Istana, Hatta Rajasa Bakal Jadi Wakil Wantimpres
Hatta mendapat informasi mengenai jadwal pelantikan dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya pada Jumat pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Deretan Tokoh Merapat ke Istana, Hatta Rajasa Bakal Jadi Wakil Wantimpres
Indonesia
Deputi II Bakom Mundur, Qodari Sebut Buat Introspeksi Diri
Keputusan tersebut diambil untuk melakukan introspeksi diri dan menata langkah ke depan agar dapat menjadi pribadi yang lebih baik.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Deputi II Bakom Mundur, Qodari Sebut Buat Introspeksi Diri
Indonesia
Daftar Pundi-Pundi Harta Pejabat Baru Resuhffle ke-7 Kabinet Prabowo, Menko Bahlil Masih Paling Tajir!
Bongkar LHKPN pejabat baru reshuffle Kabinet Prabowo! Cek rincian harta Wamenko Drajad Wibowo Rp50,9 M, Bahlil Lahadalia Rp344 M, hingga jajaran wamen baru.
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Daftar Pundi-Pundi Harta Pejabat Baru Resuhffle ke-7 Kabinet Prabowo, Menko Bahlil Masih Paling Tajir!
Indonesia
Menperin Baru Sarmuji Punya Kapal Tanker Rp 5,5 Miliar, Total Harta Sekjen Golkar Itu Tembus 14,9 M!
Intip rincian harta kekayaan Menperin baru Muhammad Sarmuji di LHKPN KPK! Punya kapal tanker SPOB Jeanita Rp5,5 M, tanah puluhan ribu meter, dan kas miliaran.
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Menperin Baru Sarmuji Punya Kapal Tanker Rp 5,5 Miliar, Total Harta Sekjen Golkar Itu Tembus 14,9 M!
Indonesia
Profil Nurkholisoh Ibnu Aman, Wakil Menteri Keuangan Baru Lulusan S3 Edinburgh
Penasaran dengan profil Nurkholisoh Ibnu Aman? Simak rekam jejak, pendidikan, hingga sepak terjang Wakil Menteri Keuangan baru di Kabinet Merah Putih ini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
Profil Nurkholisoh Ibnu Aman, Wakil Menteri Keuangan Baru Lulusan S3 Edinburgh
Indonesia
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Karier politiknya kemudian berlanjut di parlemen yang terpilih menjadi anggota DPR RI di tahun 2014,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Indonesia
Dudung Melesat Jadi Menko Polkam
Upacara pelantikan sejumlah pejabat negara hari ini, yang merupakan bagian dari perombakan kabinet (reshuffle) terbaru, yaitu yang ke-7 dalam periode 2 tahun pemerintahan Presiden Prabowo.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Dudung Melesat Jadi Menko Polkam
Indonesia
Diplomat Karir Kembali Kuasai Kemenlu
Arrmanatha merupakan diplomat karier Kementerian Luar Negeri yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri sejak Oktober 2024,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Diplomat Karir Kembali Kuasai Kemenlu
Indonesia
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M Sarmuji juga merapat ke Istana jelang pelantikan tersebut. Dia mengaku mendapat tugas untuk membantu Presiden Prabowo di bidang perindustrian.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Bagikan