Mesin Diesel China ini Diklaim Bisa Menghemat Bahan Bakar

Soffi AmiraSoffi Amira - Minggu, 21 April 2024
Mesin Diesel China ini Diklaim Bisa Menghemat Bahan Bakar

Ilustrasi mesin diesel. Foto: Unsplash/Garett Mizunaka

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perusahaan asal China telah meluncurkan mesin diesel yang diklaim memiliki efisiensi panas tertinggi di dunia, yaitu 53,09 persen. Bahkan, mesin ini diklaim bisa menghemat bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang.

Lembaga penguji asal Jerman, TÜV SUD dan China, Automotive Technology and Research Center (CATARC), memberikan sertifikasi lolos uji profesional untuk mesin buatan perusahaan Weichai Power tersebut.

"TUV SUD telah menguji mesin diesel dari perusahaan ini dan hasil uji menunjukkan mesin dapat melakukan efisiensi termal," kata Wakil Presiden TUV SUD, He Nuobe, melalui video yang ditayangkan saat pengenalan mesin itu untuk pertama kali di Tianjin, China, Sabtu (20/4).

Baca juga:

Audi Pernah Dua Kali Gagal Ciptakan Supercar Bermesin Diesel

Ia pun yakin, ini bukan hanya kerja dari perusahaan saja, tetapi juga hasil dari kerja sama para peneliti di China dan menunggu terobosan selanjutnya, kata He Nuobe.

Mesin tersebut diperkenalkan untuk pertama kali ke publik dalam pembukaan Kongres Dunia Mesin Pembakaran Dalam (World Congress on Internal Combustion Engines) 2024 yang digelar di Tianjin dan dihadiri berbagai akademisi dan praktisi dari China, Jerman, Inggris, Jepang, Amerika Serikat, Kanada, Spanyol, Jepang, dan negara lain.

"Internal combustion engine" (ICE) atau motor pembakaran dalam adalah suatu mesin motor bakar yang proses pembakarannya berada di dalam konstruksi mesin itu sendiri untuk menghasilkan perubahan energi panas. Contohnya adalah mesin yang digunakan dalam mobil, sepeda motor, kendaraan berat, bus, kapal, pesawat terbang stasiun pembangkit listrik maupun generator set (genset).

Keuntungan utama penggunaan ICE adalah memiliki daya yang kuat untuk menggerakkan kendaraan dengan kecepatan tinggi serta efisien. Namun, kekurangannya adalah ada emisi gas buang seperti karbon dioksida dan polutan lain, sehngga menjadi kontributor utama perubahan iklim.

"Penting untuk berinovasi dan mendobrak hambatan dalam teknologi. Apalagi saat ini masyarakat terobsesi dengan berita dan keuntungan finansial sehingga ada kebutuhan mesin pembakaran internal yang hemat energi sekaligus rendah karbon," kata Ketua CATARC, An Tiecheng.

Baca juga:

Raksasa China Ant Group Jajaki kerja Sama Pembangunan Lab AI di DKI atau DIY

Peluncuran mesin diesel dalam "World Congress on Internal Combustion Engines" di Tianjin, China, Sabtu (20/4) Foto: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Peluncuran mesin diesel dalam "World Congress on Internal Combustion Engines" di Tianjin, China, Sabtu (20/4) Foto: ANTARA/Desca Lidya Natalia

CATARC merupakan lembaga penelitian sekaligus penguji milik pemerintah. Lembaga tersebut membantu banyak produsen mobil dan suku cadang otomotif dalam pengujian produk untuk pasar China.

"Terobosan tersebut dapat dilakukan dengan integrasi antara industri, akademisi dan riset lapangan. Kita harus terus bekerja keras termasuk melakukan diversifikasi di bidang 'big data', teknologi pemantauan jarak jauh, kendaraan tanpa karbon, serta teknologi pengujian dan evaluasi untuk mendorong pengurangan polusi dan sinergi dalam industri otomotif," tambah An Tiecheng.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Sains dan Teknologi China, Wan Gang menyebutkan, kesempatan industri otomotif untuk membuat inovasi kendaraan ramah lingkungan punya pasar yang sangat besar.

"Pada 2023 total mobil elektrik dan hibrida (hybrid) yang terjual di China tercatat 4,5 juta unit dari total 9,5 unit kendaraan sejenis yang terjual di dunia dan sebanyak 70,4 persen di antaranya adalah murni mobil listrik," kata Wan Gang.

Berdasarkan jumlah mobil listrik yang terjual, Wan Wang mengatakan, industri mesin pembakaran internal China juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan pasar dengan cara bertransformasi menggunakan mesin rendah karbon.

Menurutnya, saat ini pengembangan mobil hibrida hanya membutuhkan bahan bakar kurang dari empat liter bensin untuk menempuh jarak 100 km. Pengembangan untuk kendaraan-kendaraan besar, seperti bus, angkutan logistik, dan truk, menggunakan mesin hidrogen juga terbuka. (*)

Baca juga:

Toyota Yakin Umur Mesin Diesel Masih Panjang di Tengah Tren EV

#Mesin Diesel #China #Teknologi #Otomotif
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Terkait usulan lanjutan dari Kementerian Perindustrian, Airlangga menyebut pembahasan masih difokuskan pada kajian yang lebih mendasar.
Alwan Ridha Ramdani - 3 menit lalu
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Fun
POCO X8 Pro Max Muncul di Sertifikasi BIS, Sudah Siap Meluncur Global?
POCO X8 Pro Max kini muncul di sertifikasi BIS. HP tersebut kemungkinan akan meluncur pada kuartal pertama 2026.
Soffi Amira - 2 jam, 31 menit lalu
POCO X8 Pro Max Muncul di Sertifikasi BIS, Sudah Siap Meluncur Global?
Fun
Vivo X300 Ultra Siap Masuk Indonesia, Sudah Kantongi Sertifikasi TKDN!
Vivo X300 Ultra sudah meraih sertifikasi TKDN. HP ini segera meluncur di Indonesia pada tahun ini. Berikut adalah spesifikasinya.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Vivo X300 Ultra Siap Masuk Indonesia, Sudah Kantongi Sertifikasi TKDN!
Tekno
Simak Nih! Cara Pakai StandBy Mode iPhone iOS 17: Tips dan Kustomisasi
Aplikasi Sports Alerts dan Countdowns juga membantu pengguna memantau jadwal penting
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Simak Nih! Cara Pakai StandBy Mode iPhone iOS 17: Tips dan Kustomisasi
Fun
Desain Layar iPhone 18 Mulai Terungkap, Model Pro Alami Perubahan Besar
iPhone 18 dikabarkan rilis akhir 2026. Desain dan ukuran layar HP tersebut kini mulai terungkap. Lalu, model Pro juga mengalami perubahan besar.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Desain Layar iPhone 18 Mulai Terungkap, Model Pro Alami Perubahan Besar
Fun
Apple Makin Dekat Rilis iPhone Lipat, Dikabarkan Meluncur September 2026
iPhone lipat kini sedang masuk tahap pengujian awal. HP lipat tersebut kabarnya akan meluncur September 2026.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Apple Makin Dekat Rilis iPhone Lipat, Dikabarkan Meluncur September 2026
Indonesia
Indonesia Gandeng China Buru Bajak Laut Penculik ABK WNI di Gabon
Menlu Sugiono menjelaskan upaya menggandeng China ini karena ada 5 warga negeri tirai bambu itu yang juga menjadi korban penculikan bajak laut.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Indonesia Gandeng China Buru Bajak Laut Penculik ABK WNI di Gabon
Fun
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Desain logo baru Honda itu akan memulai debutnya 2027, sekaligus merepresentasikan komitmen Honda dalam menghadapi era elektrifikasi dan teknologi cerdas
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Fun
Xiaomi 17 Max Bakal Bawa Baterai 8.000mAh, ini Spesifikasi Lengkapnya
Xiaomi 17 Max bakal bawa baterai 8.000mAh. HP ini akan mendukung pengisian daya kabel 100W.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
Xiaomi 17 Max Bakal Bawa Baterai 8.000mAh, ini Spesifikasi Lengkapnya
Fun
OPPO Reno 15 FS 5G Akhirnya Meluncur, Bawa Baterai 6.500mAh dan 3 Kamera 50MP!
OPPO Reno 15 FS 5G resmi meluncur. HP ini membawa baterai 6.500mAh dan tiga kamera 50MP.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
OPPO Reno 15 FS 5G Akhirnya Meluncur, Bawa Baterai 6.500mAh dan 3 Kamera 50MP!
Bagikan