MERAHPUTIH.COM –GEMERICIK ombak terdengar jelas di area kolam renang Wayfinder Bay yang terletak di deck 10 bagian depan kapal Disney Adventure. Matahari pukul 14.00 masih terasa sedikit menyengat. Air kolam nan biru memantulkan sinar Sang Surya, membuat mata silau. Namun, sengatan matahari dan kilau yang memicingkan mata tak menghentikan para penggemar Moana untuk datang dan berkerumun di pinggir kolam. Semua menanti pertunjukan musikal Moana yang digelar Sabtu (7/3).
Tepat pukul 14.30 waktu Singapura, pertunjukan dimulai. Narator yang juga memerankan sosok Te Fiti membuka cerita dengan lantunan lagu Sei e Va’ai Mai nan bernuansa Polinesia. Musik yang ritmis mengiringi kisah kehancuran yang pernah melanda Pulau Motunui setelah jantung Te Fiti dicuri Maui, sang demi god.
Alunan musik pembuka langsung membawa penonton masuk ke dunia Moana. Dalam ajang preview-sailing ini, Disney Adventure menghadirkan kisah dari film animasi populer Moana dalam format teatrikal musikal yang interaktif.
Setelah pembuka yang mengalun, sosok Moana muncul di panggung. Rumbai pada kostumnya bergerak mengikuti langkah nan ringan, sedangkan rambut ikalnya sesekali tersapu angin laut. Moana digambarkan tengah mencari jawaban tentang takdirnya. Dengan rasa ingin tahu yang besar, ia mengejar sang nenek untuk memahami masa depan pulau mereka.
Baca juga:
Dari Sunset Syahdu sampai Seru-Seruan Arcade, ini nih 5 Spot Wajib Dikunjungi di Disney Adventure
Saat perjalanan batinnya dimulai, lagu ikonis How Far I’ll Go mulai diputar. Moana melangkah dengan dayung kayu di tangannya, menatap cakrawala seolah menantang lautan luas. Gerakan para penari latar membuat suasana semakin hidup. Mereka membawa kain biru panjang berpilin yang digerakkan mengikuti irama musik, menciptakan ilusi ombak bergulung di tengah lautan.
Pertunjukan musikal ini tak hanya mengandalkan akting panggung. Layar besar di belakang panggung juga menampilkan visual pola-pola tribal Polinesia yang terinspirasi dari film hit Moana.
Saat sosok Maui akhirnya muncul, tepuk tangan penonton langsung pecah. Tubuhnya besar dan kekar, dengan kait Magical Hook yang menjadi ciri khasnya. Dengan penuh percaya diri, Maui menyanyikan lagu You’re Welcome sambil menggoda Moana. Interaksi mereka membuat penonton tertawa sekaligus ikut bernyanyi mengikuti lagu yang sudah akrab di telinga para penggemar Disney.
Namun, Moana tidak langsung percaya pada Maui. Ia bahkan menyalahkan Sang Demi God sebagai penyebab berbagai kekacauan yang terjadi. Konflik kecil itu justru menjadi awal dari kerja sama mereka. Secara perlahan, keduanya menyadari bahwa mereka harus saling percaya untuk mengembalikan jantung Te Fiti.
Petualangan mereka berlanjut hingga ke Lalotai, tempat mereka bertemu kepiting raksasa yang eksentrik, Tamatoa. Dalam pertunjukan ini, Tamatoa hadir dengan kostum besar berhiaskan ornamen berkilauan. Cangkangnya dibuat dari kain dengan detail gemerlap, sementara capit raksasa digerakkan untuk menghalangi Moana mengambil kembali jantung Te Fiti. Adegan ini menjadi salah satu bagian paling teatrikal dalam pertunjukan.
Perjalanan Moana dan Maui tentu tidak mudah. Magical Hook milik Maui bahkan sempat kehilangan kekuatannya, membuat mereka hampir menyerah. Namun, keyakinan Moana tak pernah goyah. Dengan kesabaran dan keberanian, ia akhirnya berhasil mengembalikan jantung Te Fiti kepada pemiliknya.
Di akhir cerita, suasana berubah menjadi lebih emosional saat Moana menyanyikan lagu I Am Moana. Ia berdiri tegak di panggung, menari perlahan seolah merayakan perjalanan panjang yang telah ia lalui. Sementara itu, Maui akhirnya mendapatkan kembali kekuatannya, seiring Moana diakui sebagai pemimpin baru Motunui.
Di atas dek kapal yang menghadap hamparan Laut Cina Selatan, pertunjukan musikal itu terasa lebih hidup. Aroma laut terbawa angin berpadu dengan suara ombak dan gemuruh tepuk tangan penonton.
Bagi para penumpang yang berlayar bersama Disney Adventure, kisah Moana sore itu bukan sekadar pertunjukan. Pertunjukan itu berubah menjadi pengalaman musikal yang membawa mereka ikut berpetualang di tengah samudra yang luas.(Tka)
Baca juga: