Kecantikan

Menumbuhkan Rambut Gampang Kok

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 21 Desember 2020
Menumbuhkan Rambut Gampang Kok

Lakukan perawatan dari dalam dan luar rambut untuk hasil yang optimal. (Foto: Pixabay/RyanMcGuire)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAMA ini masalah rambut memang selalu menjadi buah bibir. Rambut kering, rambut rontok, bahkan salah potong rambut bisa menjadi masalah besar bagi sebagian orang. Tapi bagaimana jika kamu mengalami kerontokan parah dan sulit untuk menumbuhkan rambut kembali? Pusing tujuh keliling deh.

Melansir goodhousekeeping.com, ternyata lebat atau tipisnya rambut berkaitan dengan gaya hidup seseorang. Jika ingin memiliki rambut yang indah, sebaiknya mulai mengonsumsi makanan yang lebih bergizi dan menjauhi rokok serta minuman beralkohol.

Baca juga:

Rambut Rontok Teratasi dengan Cara Berikut

Tubuh juga membutuhkan waktu istirahat yang optimal agar bisa meregenerasi berbagai sel termasuk pertumbuhan rambut di kulit kepala dan area tubuh lainnya. Simak rahasia rambut lebat anti rontok-rontok club di bawah ini:

1. Perbanyak konsumsi protein

Konsumsi protein setiap hari. (Foto: Pixabay/RitaE)

Menutrisi rambut tidak cukup dari luar saja. Kamu juga perlu memperbaiki gaya hidup sehari-hari. Dari mulai rajin berolahraga untuk memicu regenerasi sel dalam tubuh hingga mengonsumsi makanan bergizi.

Untuk menumbuhkan rambut secara cepat, sebaiknya kamu memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung protein. Tubuh membutuhkan asupan protein untuk meningkatkan produksi keratin dalam akar rambut.

2. Gunakan handuk microfiber

Perhatikan jenis handuk yang digunakan. (Foto: Pixabay/Alexas_Fotos)

Handuk microfiber memang belum begitu populer di kalangan beauty enthusiast. Tetapi perlu kamu ketahui, bahan microfiber dipercaya sebagai bahan paling ideal untuk mengeringkan rambut.

Microfiber merupakan kain terbuat dari serat sintetis yang diproses tanpa bahan kimia, kemudian dibagi ke beberapa bagian hingga ukuran diameternya lebih kecil dari rambut manusia. Microfiber juga mampu menyerap cairan hingga delapan kali dari beratnya sendiri, sehingga mengeringkan rambut terasa lebih mudah tanpa bantuan hair dryer.

Baca juga:

Miliki Rambut Sehat Meski Hobi Ubah Warna Rambut

3. Masker rambut

Lakukan perawatan pada akar rambut. (Foto: Pixabay/SocialButterflyMMG)

Hayo siapa di sini yang masih jarang menggunakan masker rambut? Bukan hanya wajah saja lho yang memerlukan perawatan masker. Rambut juga membutuhkan perawatan dari luar untuk menjaga kelembutan dan membuat rambut terlihat bercahaya. Selain itu, berbagai vitamin di dalam masker rambut juga mampu menutrisi kulit kepala sampai ke akarnya.

4. Jangan keramas menggunakan air hangat

Hindari keramas menggunakan air hangat. (Foto: Pixabay/kboyd)

Jika kamu ingin cepat-cepat menumbuhkan rambut, sebaiknya hindari keramas menggunakan air hangat. Air hangat bisa membuat pori-pori kulit kepala semakin besar dan mengakibatkan rambut rontok. (mar)

Baca juga:

Perempuan Cantik Harus Punya Rambut Elastis

#Rambut Sehat #Kecantikan #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Lifestyle
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
MS Glow memiliki pabrik dan gudang utama di Malang. Setiap harinya, ribuan pengiriman diproses.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
ShowBiz
Bisa Ditiru nih, Rahasia Kulit Cerah dan Halus Karina aespa
Member aespa ini mengaku ia hanya butuh tidur untuk kulit cerah dan halus.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
 Bisa Ditiru nih, Rahasia Kulit Cerah dan Halus Karina aespa
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan