Menteri Susi Dipanggil Ikan Paus oleh Security KKP

Aang SunadjiAang Sunadji - Kamis, 23 April 2015
Menteri Susi Dipanggil Ikan Paus oleh Security KKP

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, tersenyum menanggapi pernyataan anggota dewan saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen, Senayan. (Foto Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merupakan Kementerian yang membidangi urusan Kelautan dan Perikanan yang dipimpin oleh Menteri Susi Pudjiastuti.

Pantauan merahputih.com, di KKP, semangat kerja staf dan karyawan KKP terlihat saling bekerja sama dan gotong royong. Jiwa tersebut juga tertanam di Satpam Kementerian.

Mereka terlihat dari kerja sama tim saat berbincang di Handy Talky (HT). Ada inisial tersendiri yang diungkapkan oleh mereka buat Menteri, Sekjen, Jajaran Esselon dan lain sebagainya. Lalu, bagaimanakah ungkapan mereka di radio calling tersebut?

Seorang petugas keamanan memberitahu kepada Satpam lainnya di ruang lingkup KKP. Mereka mengatakan, Gurita Keluar. Ternyata ucapan tersebut merupakan kode, artinya Jajaran Esselon II akan menuju keluar.

Berikut kode ucapan bagi para pejabat penting KKP, Ikan Paus, yang merupakan hewan langka ini ditujukan untuk panggilan Menteri Susi di dalam perbincangan antarsecurity KKP.

Ikan Hiu, ikan terbesar kedua setelah Paus di lautan. Sebutan ini untuk Sekretaris Jenderal (Sekjen) yang menjabat di KKP. Ikan Arwana merupakan salah satu ikan yang memiliki badan yang panjang. sirip dubur terletak jauh di belakang badan. Arwana ini diungkapkan untuk sekelas Dirjen, Itjen dan Jajaran Esselon Satu lainnya yang mempunyai peranan penting bagi KKP.

Sedangkan Gurita adalah hewan moluska dari kelas Cephalopoda, ditujukan Biro Umum.

Berdasarkan security yang berjaga di lingkungan KKP yang enggan disebutkan namanya. Selain untuk memudahkan kerja mereka, sandi-sandi tersebut juga mengingatkan budidaya kelautan. Di mana ikan-ikan di laut harus dijaga dengan penuh kepedulian yang tinggi.

Tidak bedanya dengan atasan-atasan yang telah memberikannya pekerjaan. Mereka harus menjaganya sesuai dengan tugasnya. Walaupun tidak ada penghargaan khusus bagi para penjaga ini. Namun mereka tetap semangat menjalankan tugasnya guna melindungi Negara ini dari ancaman luar.

"Yah kita mah kalau ada penghargaan lebih yah syukur terima, kalau nggak yah memang ini sudah tugas kita," tuturnya. (rfd)

Baca Juga: 

Teringat Perjuangan Ibunda, Menteri Susi Menangis
Menteri Juga Manusia
Berikut Jawaban Menteri Susi Soal Kabar Perang Mulut dengan Nelayan Pantura
Susi, Menteri Nyentrik yang Doyan Merokok

#Susi Pudjiastuti #Menteri Susi #KKP
Bagikan
Ditulis Oleh

Aang Sunadji

Coffee is a life

Berita Terkait

Berita Foto
Raker Mentan dan Menteri KKP dengan Komisi IV DPR Bahas Kesiapan Pangan Jelang Puasa Ramadhan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Sudaryono (kiri), Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono (kedua kanan) dan Wamen KKP Didit Herdiawan (kanan)
Didik Setiawan - Selasa, 03 Februari 2026
Raker Mentan dan Menteri KKP dengan Komisi IV DPR Bahas Kesiapan Pangan Jelang Puasa Ramadhan
Indonesia
Pingsan Saat Pelepasan Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500, Presiden Prabowo Hubungi Menteri Trenggono
Trenggono menyampaikan, kondisinya baik-baik saja dan mengatakan, hanya mengalami kelelahan, sebagaimana hasil observasi dokter yang menanganinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Pingsan Saat Pelepasan Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500, Presiden Prabowo Hubungi Menteri Trenggono
Indonesia
Keluarga di Karanganyar Terima Jenazah FOO Hariadi Korban Pesawat Jatuh di Sulsel
Setelah disalatkan keluarga, jenazah dibawa ke Masjid Istiqomah untuk disalatkan warga kampung.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Keluarga di Karanganyar Terima Jenazah FOO Hariadi Korban Pesawat Jatuh di Sulsel
Indonesia
Menteri KKP Trenggono Pingsan saat Pimpin Upacara Persemayaman Korban Pesawat ATR 42-500
Menteri KKP, Wahyu Sakti Trenggono, pingsan saat memimpin upacara persemayaman korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Menteri KKP Trenggono Pingsan saat Pimpin Upacara Persemayaman Korban Pesawat ATR 42-500
Indonesia
Pesawat Patroli KKP Hilang, Dirjen Ipunk Terbang ke Maros Kawal Langsung Pencarian
Pesawat jenis ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang hilang kontak dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar itu pesawat patroli KKP.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Pesawat Patroli KKP Hilang, Dirjen Ipunk Terbang ke Maros Kawal Langsung Pencarian
Indonesia
Kronologis Pesawat Patroli KKP Hilang Kontak di Maros, Sempat Terdeteksi Keluar Jalur
Pesawat tidak berada pada jalur yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada pilot untuk melakukan koreksi posisi.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Kronologis Pesawat Patroli KKP Hilang Kontak di Maros, Sempat Terdeteksi Keluar Jalur
Indonesia
ATR Hilang Kontak di Maros Ternyata Pesawat Patroli KKP
Kementerian Kelautan dan Perikanan membenarkan pesawat jATR 42-500 milik IAT yang hilang kontak di Maros merupakan pesawat patroli mereka.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
ATR Hilang Kontak di Maros Ternyata Pesawat Patroli KKP
Indonesia
Kementerian KKP Klaim Tanggul Beton di Cilincing Berizin Lengkap dan Tak Ganggu Nelayan
KKP akan tetap mengawasi pelaksanaan proyek agar sesuai izin dan tidak merugikan masyarakat pesisir.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 September 2025
Kementerian KKP Klaim Tanggul Beton di Cilincing Berizin Lengkap dan Tak Ganggu Nelayan
Indonesia
KKP: Tanggul Laut Beton Proyek Reklamasi KCN Sudah Kantongi Izin PKKPRL
Tanggul beton di perairan Cilincing sudah mengantongi izin resmi berupa persetujuan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang laut (PKKPRL).
Wisnu Cipto - Kamis, 11 September 2025
KKP: Tanggul Laut Beton Proyek Reklamasi KCN Sudah Kantongi Izin PKKPRL
Indonesia
Tanggul Beton Laut Cilincing PT KCN Proyek Reklamasi, Bukan Bagian Giant Sea Wall
Hasil verifikasi KKP menemukan tanggul beton itu merupakan bagian dari proyek reklamasi pantai milik PT Karya Citra Nusantara (KCN).
Wisnu Cipto - Kamis, 11 September 2025
Tanggul Beton Laut Cilincing PT KCN Proyek Reklamasi, Bukan Bagian Giant Sea Wall
Bagikan