Menteri LHK: Taman Nasional Jadi Percontohan Pengelolaan Gambut

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Sabtu, 13 Mei 2017
Menteri LHK: Taman Nasional Jadi Percontohan Pengelolaan Gambut

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya saat raker di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (12/11). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya mengatakan bahwa Taman Nasional Sebangau di Provinsi Kalimantan Tengah harus menjadi contoh pengelolaan lahan gambut minimal untuk Indonesia.

"Yang pasti, sih harus jadi taman nasional yang terurus baik dan jadi contoh tatakelola gambut yang baik dan Indonesia bisa menjadi unik dalam tatakelola gambut," kata Menteri Siti di Palangka Raya, Sabtu (13/5).

Menurut Siti, potensi sumber daya alam di kawasan Taman Nasional Sebangau sangat beragam sehingga harus dikelola dengan baik. Selain itu, pengelola juga harus berinovasi guna meningkatkan daya saing.

"Begitu lewat ada pohon yang menapung dan itu menarik. Vegetasi alam yang ada juga beragam seperti adanya sarang orang utan. Hal-hal bagus ini menjadi contoh pengelolaan tanah negara. Apalagi di sini juga ada bekas HPH maka pengelolaannya harus dimaksimalkan," katanya.

Di kawasan taman nasional yang harus ditempuh dengan waktu sekira satu jam setengah menggunakan speed boat dari Pelabuhan Kereng Bangirai itu, Menteri Siti beserta rombongan sempat melakukan penanaman pohon dan meninjau sekat kanal bekas lahan HPH.

"Saya melihat banyak lahan di sini dan dari sini saya bisa mengambil contoh-contoh tata kelolanya bagaimana," katanya.

Dia menambahkan, wilayah Taman Nasional Sebangau sangat luas dan hampir seluruhnya gambut. Namun demikian, menurut Siti, dari segi sosial kemasyarakatan taman nasional yang mencakup dua kabupaten dan satu kota di Provinsi Kalimantan Tengah ini terlihat tidak dan sekompleks lahan di Sumatera.

Pihaknya pun berkomitmen untuk mengembangkan taman nasional tersebut menjadi pusat pertumbuhan daerah sehingga harus dikelola bersama-sama.

"Pemda harus mikirin juga. Dengan adanya taman nasional kita bisa mengelola apa dan bisa mendapat manfaat ekonomi seperti apa. Apalagi salah satu pintu masuknya dekat dengan Kota Palangka Raya," katanya.

Dia mengatakan, perjalanan menyusuri air hitam yang harus ditempuh melalui sela tumbuhan apung dan tanaman khas lahan gambut baru pertama dirasakan. Ini menarik dan unik.

Sumber: ANTARA

#Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan #Kalimantan Tengah #Siti Nurbaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Asap Tebal Karhutla Ubah Langit Buntok Kalteng Menguning Kelabu, Berasa Lagi di Mars
Tanpa ada sinar matahari yang menembus, langit Buntok, Kalimantan Tengah, berubah menguning kelabu akibat tebalnya asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Asap Tebal Karhutla Ubah Langit Buntok Kalteng Menguning Kelabu, Berasa Lagi di Mars
Indonesia
Hotspot Karhutla Turun 77,5 Persen, Pemerintah Perkuat Pemadaman di Kalteng dan Sumsel
Pemerintah memperkuat pemadaman karhutla di Kalteng dan Sumsel. Data Kemenhut mencatat hotspot nasional turun 77,5 persen dalam 24 jam terakhir.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Hotspot Karhutla Turun 77,5 Persen, Pemerintah Perkuat Pemadaman di Kalteng dan Sumsel
Indonesia
2 Jam Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng Gagal, 800 Kg Garam Tak Mampu Turunkan Hujan
OMC sempat dilakukan sekali dengan menyebarkan 800 kilogram garam selama dua jam delapan menit. Namun, hasilnya nihil.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
2 Jam Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng Gagal, 800 Kg Garam Tak Mampu Turunkan Hujan
Indonesia
Karhutla Makin Jadi Perhatian, Pemerintah Pantau Pergerakan Asap hingga Lintas Negara
KLH/BPLH mengerahkan puluhan helikopter, pesawat, dan ribuan personel untuk menangani karhutla di Kalimantan dan Sumatera serta memantau asap lintas batas.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Karhutla Makin Jadi Perhatian, Pemerintah Pantau Pergerakan Asap hingga Lintas Negara
Indonesia
Polri Gencarkan Perburuan Bandar Narkoba di Kalteng Usai 3 Anggota Gugur saat Penggerebekan
Polri menggencarkan perburuan bandar narkoba di Katingan, Kalimantan Tengah, setelah tiga anggota gugur saat operasi penggerebekan. Bareskrim meminta dukungan masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Polri Gencarkan Perburuan Bandar Narkoba di Kalteng Usai 3 Anggota Gugur saat Penggerebekan
Indonesia
Bripda Nopandri Ditemukan Gugur, Bareskrim Polri Tegaskan Kejar Pelaku Penyerangan di Katingan
Bripda Nopandri Ramadhana ditemukan gugur setelah hilang saat operasi narkoba di Katingan. Bareskrim Polri memastikan pengejaran terhadap pelaku penyerangan terus dilakukan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Bripda Nopandri Ditemukan Gugur, Bareskrim Polri Tegaskan Kejar Pelaku Penyerangan di Katingan
Indonesia
2 Polisi Hilang Saat Bentrok Penggerebekan Narkoba Kalteng, Diduga Hanyut di Sungai Katingan
Dua anggota Polres Katingan hilang saat operasi penggerebekan narkoba di Desa Tumbang Kalemei. Diduga hanyut di Sungai Katingan, tim gabungan Ditpolairud, Brimob, dan Basarnas masih melakukan pencarian intensif.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
2 Polisi Hilang Saat Bentrok Penggerebekan Narkoba Kalteng, Diduga Hanyut di Sungai Katingan
Indonesia
Bentrok Penggerebekan Bandar Narkoba Kalteng, Bareskrim Siap Bergerak dari Jakarta
Bareskrim Polri turun tangan setelah 1 polisi gugur dan 2 hilang dalam penggerebekan narkoba di Katingan, Kalimantan Tengah. Brigjen Eko Hadi Santoso pastikan dukungan penuh pencarian dan pengamanan.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Bentrok Penggerebekan Bandar Narkoba Kalteng, Bareskrim Siap Bergerak dari Jakarta
Indonesia
Bentrok Penggerebekan Narkoba di Kalteng: Aipda Yudhi Gugur, 2 Polisi Hilang, 1 Warga Tewas Ditembak
Operasi penggerebekan bandar narkoba di Katingan ricuh. Seorang polisi gugur, dua hilang, dan satu keluarga pelaku tewas. Polisi kerahkan 50 personel tambahan untuk pengamanan.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Bentrok Penggerebekan Narkoba di Kalteng: Aipda Yudhi Gugur, 2 Polisi Hilang, 1 Warga Tewas Ditembak
Olahraga
Tim Promosi Super League 2026/2027 Adhyaksa FC Berpeluang Bermarkas di Stadion Tuah Pahoe Palangka Raya
Peluang terlihat setelah Presiden klub Eko Setyawan meninjau stadion tersebut.
Frengky Aruan - Jumat, 12 Juni 2026
Tim Promosi Super League 2026/2027 Adhyaksa FC Berpeluang Bermarkas di Stadion Tuah Pahoe Palangka Raya
Bagikan