Menteri Kabinet Kerja Ajak Kader PDIP Bela Jokowi Lawan Hoaks

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 14 Desember 2018
Menteri Kabinet Kerja Ajak Kader PDIP Bela Jokowi Lawan Hoaks

Presiden Jokowi menyampaikan Pidato Kenegaraan di Gedung Parlemen, Jakarta (Foto: Biro Pers Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Caleg DPR daerah pemilihan (dapil) Sumatera Utara 1 dari PDI Perjuangan Yasonna Laoly mengajak kader melawan hoaks tentang kinerja pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan membalas dengan fakta prestasi yang dicapai.

"Saya menyampaikan bahwa prestasi dan kinerja yang sudah disampaikan oleh pemerintah adalah bukan hoaks, itu adalah fakta yang bisa selalu disampaikan ke mana-mana," kata Menteri Hukum dan HAM saat rapat konsolidasi dengan kader PDI Perjuangan di Deli Serdang, Jumat (14/12).

Menkumham Yassona Laoly mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (6/4). (Foto: Antara/Akbar Nugroho)
Menkumham Yassona Laoly mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (6/4). (Foto: Antara/Akbar Nugroho)

Apablia ada pihak yang menyebut harga kebutuhan menjadi mahal, Yasonna mengatakan fakta di lapangan adalah harga kebutuhan pokok terkendali, bahkan angka inflasi pada September 2018 sebesar 2,88 persen saja.

Selanjutnya, Yasonna mengatakan pemerintah membangun insfrastruktur untuk mempermudah pergerakan masyarakat dari satu lokasi ke lokasi lain.

Dalam waktu beberapa tahun, menurut dia, sudah dapat dilihat perkembangan infrastruktur, seperti Trans-Sumatera, Trans-Jawa serta Trans-Papua.

"Saudara-saudara sampaikanlah bahwa apa yang telah dikerjakan oleh pemerintah kita sekarang benar-benar suatu prestasi dari apa yang dilakukan, bukan apa yang dikatakan," tutur Yasonna.

Ia juga mengingatkan pemerintahan yang akan datang membutuhkan dukungan politik di parlemen sehingga pemilu legislatif harus dikondisikan agar partai berlambang banteng itu meraih suara mayoritas.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menantang para kader untuk berani menjawab hoaks, misalnya, soal kedekatan dengan PKI.

"Jawab PDI Perjuangan ideologinya Pancasila, lawan komunisme dan kapitalisme, jawab mereka. Gitu kok cengeng. Dulu kita dikejar berani, ditakuti genderuwo gitu aja kok takut," ucap Djarot.

#Yasonna Laoly #Presiden Jokowi #Berita Hoax
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Presiden AS, Donald Trump, dikabarkan akan menangkap Presiden RI, Prabowo Subianto, jika melakukan kerusakan alam hingga terjadi bencana.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Hakim PN Surakarta Pastikan Ijazah Jokowi Palsu
Hakim PN Surakarta memastikan, bahwa ijazah Jokowi palsu. Namun, apakah informasi ini bisa dibenarkan?
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Hakim PN Surakarta Pastikan Ijazah Jokowi Palsu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Tiba di Lokasi Bencana Sumatra
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, disambut ribuan orang saat tiba di lokasi bencana Sumatra. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Senin, 12 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Tiba di Lokasi Bencana Sumatra
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
Penularan virus Super Flu dinilai lebih cepat dan berbahaya dibanding COVID-19. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Asyik Berjoget di Tengah Duka Korban Bencana Sumatra
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, terlihat asyik berjoget di tengah duka korban bencana Sumatera. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Asyik Berjoget di Tengah Duka Korban Bencana Sumatra
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Australia Bagi-bagi Uang untuk Modal Usaha, Dititip Lewat Kementerian Agama
Pemerintah Australia bagi-bagi uang untuk modal usaha. Uang tersebut kabarnya dititipkan ke Kementerian Agama RI. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Rabu, 07 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]:  Pemerintah Australia Bagi-bagi Uang untuk Modal Usaha, Dititip Lewat Kementerian Agama
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, kabarnya ingin merekrut Menkeu Purbaya ke PDIP. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 06 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Kunjungan Dedi Mulyadi ke Sumatra Hanya Cuma Pencitraan
Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, menyebut kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ke Sumatra hanya untuk pencitraan. Apakah informasi itu benar?
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Kunjungan Dedi Mulyadi ke Sumatra Hanya Cuma Pencitraan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Perintahkan Semua Kantor Desa Diaudit, Menkeu Purbaya Didemo Para Kades
Presiden RI, Prabowo Subianto. memerintahkan semua kantor desa diaudit. Menkeu Purbaya pun didemo oleh para kades.
Soffi Amira - Kamis, 25 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Perintahkan Semua Kantor Desa Diaudit, Menkeu Purbaya Didemo Para Kades
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pecat Bahlil karena Ketahuan Bohong Listrik di Aceh Sudah Menyala
Presiden RI, Prabowo Subianto, kabarnya memecat Menteri ESDM, Bahlil Lahadaila. Ia ketahuan berbohong soal listrik di Aceh yang sudah menyala.
Soffi Amira - Kamis, 18 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pecat Bahlil karena Ketahuan Bohong Listrik di Aceh Sudah Menyala
Bagikan