Mensos: Bangsa yang Baik Menghargai Sejarah Kemerdekaan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 10 November 2017
Mensos: Bangsa yang Baik Menghargai Sejarah Kemerdekaan

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bangsa yang baik adalah menghargai sejarah kemerdekaan untuk menjadikan sebagai jembatan emas demi terwujudnya Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Mensos mengatakan, setiap tanggal 10 November seluruh bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang para pendahulu dan perintis kemerdekaan.

"Mereka dengan segenap pemikiran, tindakan, gerakan, dan perjuangan kolektif yang dilakukannya, sehingga saat ini bisa dinikmati seluruh bangsa Indonesia," kata Khofifah di Medan, Jumat (10/11).

Ia mengatakan, momen ini mesti digunakan untuk menjaga pusparagam dan kebinekaan serta menuangkan sumbangan terbaik kepada bangsa.

Para pendiri bangsa memberikan pesan penting kepada bangsa Indonesia bahwa setelah kemerdekaan diraih, maka tahapan selanjutnya adalah harus bersatu terlebih dahulu untuk memasuki tahapan bernegara yang berdaulat, adil dan makmur.

"Karena itu, pesan fundamental Hari Pahlawan mengambil tema 'Perkokoh Persatuan Membangun Negeri'," katanya.

Khofifah mengatakan, saat itu Bung Karno pernah menegaskan bahwa 'Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya'.

Kalimat singkat ini memiliki makna yang sangat mendalam, yaitu tanpa pengorbanan dan perjuangan para pahlawan dan perintis kemerdekaan, tidak akan ada gagasan besar untuk mendirikan sebuah negara Republik Indonesia.

"Diharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat bangsa Indonesia untuk terus berjuang, bekerja, berkarya untuk menjadi pahlwan bagi diri sendiri, lingkungan, masyarakat maupun negara dengan mengisi kemerdekaan dengan membangun bangsa yang merdeka, maju, bersatu, berdaulat, dan terbuka," katanya. (*)

#Hari Pahlawan #Menteri Sosial #Khofifah Indar Parawansa
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Klarifikasi Polemik Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu, Mensos: Itu Bukan Harga Final
Mensos Gus Ipul menjelaskan polemik pengadaan sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 ribu per pasang. Tegaskan angka itu masih tahap perencanaan dan belum harga akhir.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Klarifikasi Polemik Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu, Mensos: Itu Bukan Harga Final
Indonesia
Datangi KPK, Mensos Tegaskan Program Sekolah Rakyat Tak Boleh Dikotori Korupsi
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mendatangi KPK untuk berkonsultasi soal tata kelola pengadaan program Sekolah Rakyat agar bebas korupsi dan penyimpangan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Datangi KPK, Mensos Tegaskan Program Sekolah Rakyat Tak Boleh Dikotori Korupsi
Indonesia
Mensos Sebut Sepatu untuk Sekolah Rakyat yang Viral di Medsos Pemberian Gubernur Jatim
Menekankan pemberian tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Jawa Timur, bukan berasal dari anggaran Kemensos.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Mensos Sebut Sepatu untuk Sekolah Rakyat yang Viral di Medsos Pemberian Gubernur Jatim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Mensos Sebut Orang yang Tak Pakai BPJS selama Setahun Dianggap Mampu
Mensos Syaifullah Yusuf dikabarkan menyebut orang yang tak memakai BPJS selama setahun dianggap mampu. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 20 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Mensos Sebut Orang yang Tak Pakai BPJS selama Setahun Dianggap Mampu
Indonesia
Maidi Resmi Tersangka OTT KPK, Khofifah Tunjuk F Bagus Jadi Plt Walkot Madiun
Wali Kota Madiun Maidi resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang berlangsung Senin (19/1) lalu.
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Januari 2026
Maidi Resmi Tersangka OTT KPK, Khofifah Tunjuk F Bagus Jadi Plt Walkot Madiun
Indonesia
Hari Pahlawan, Ketua Fraksi PKB Serukan Persatuan Bangsa
Peristiwa heroik di Surabaya pada 1945 menjadi bukti bahwa seluruh elemen masyarakat Indonesia mampu meraih kemenangan ketika bersatu menghadapi ancaman bersama. ?
Dwi Astarini - Senin, 10 November 2025
Hari Pahlawan, Ketua Fraksi PKB Serukan Persatuan Bangsa
Berita Foto
Momen Presiden Prabowo Subianto Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara
Presiden Prabowo Subianto (kiri) memberikan selamat kepada putra presiden kedua RI Jenderal Besar TNI H.M. Soeharto (kanan) Bambang Trihatmodjo (kiri) dan Siti Hardijanti Hastuti Rukmana usai upacara pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto dan sembilan tokoh lainnya di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025).
Didik Setiawan - Senin, 10 November 2025
Momen Presiden Prabowo Subianto Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara
Indonesia
Jasa Besar Gus Dur sebagai Bapak 'Pluralisme' Indonesia: dari Penghapusan Diskriminasi hingga Gelar Pahlawan Nasional
Gus Dur resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Dikenal sebagai ‘Bapak Pluralisme’, jasa besar Gus Dur bagi umat Tionghoa dan perjuangannya menegakkan kesetaraan menjadi warisan abadi bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 November 2025
Jasa Besar Gus Dur sebagai Bapak 'Pluralisme' Indonesia: dari Penghapusan Diskriminasi hingga Gelar Pahlawan Nasional
Indonesia
Dari Penumpas G30S PKI hingga Pahlawan Nasional: Jejak Perjuangan Sarwo Edhie Wibowo
Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Jenderal (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, tokoh militer penumpas G30S/PKI dan ayah mertua Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 November 2025
Dari Penumpas G30S PKI hingga Pahlawan Nasional: Jejak Perjuangan Sarwo Edhie Wibowo
Indonesia
Dari Pabrik Porong ke Istana Negara, Profil dan Perjuangan Marsinah hingga Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional
Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah, aktivis buruh yang tewas pada 1993.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 November 2025
Dari Pabrik Porong ke Istana Negara, Profil dan Perjuangan Marsinah hingga Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional
Bagikan