Menlu Sugiono Pimpin Penghormatan Terakhir Dubes RI Agus Widjojo

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 09 Februari 2026
Menlu Sugiono Pimpin Penghormatan Terakhir Dubes RI Agus Widjojo

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyampaikan sambutannya saat upacara penghormatan terakhir kepada almarhum Duta Besar RI untuk Filipina Agus Widjojo di Gedung Pancasila Kemlu RI Jakarta, Senin (9/2/2026). /ANTARA/Nabil Ihsan.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Menteri Luar Negeri RI Sugiono memimpin upacara penghormatan terakhir untuk Duta Besar RI untuk Filipina, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (9/2).

Upacara ini menandai penghormatan tertinggi negara bagi diplomat sekaligus putra Pahlawan Revolusi tersebut yang tutup usia pada 78 tahun setelah berjuang melawan penurunan kondisi kesehatan di tengah masa tugasnya.

Agus Widjojo mengembuskan napas terakhir di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, pada Minggu (8/2) pukul 20.15 WIB. Meski kondisi fisiknya menurun dalam beberapa waktu terakhir, mantan Gubernur Lemhannas ini tetap menjalankan tugas diplomatik di Manila dengan penuh semangat.

Baca juga:

Dubes RI untuk Filipina Agus Widjojo Meninggal Dunia, Simak Profil hingga Perjalanan Kariernya

Menlu Sugiono menegaskan bahwa dedikasi almarhum merupakan standar moral tinggi bagi seluruh jajaran diplomat Indonesia. Ia mengenang sosok Agus sebagai figur yang mampu mencairkan suasana dalam setiap perundingan bilateral.

“Dalam kondisi kesehatan yang menurun beberapa waktu belakangan, beliau terus menunjukkan dedikasi dan semangatnya yang pantang menyerah untuk menjalankan tugas dan amanah yang diberikan,” ujar Sugiono.

Kementerian Luar Negeri RI menggelar upacara penghormatan, dengan peti jenazah almarhum diselimuti Bendera Merah Putih dan disemayamkan di tempat kehormatan di Ruang Bendera Gedung Pancasila.

Jenazah kemudian diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Upacara pemakaman dilaksanakan sesuai tata cara militer dengan Menteri Luar Negeri RI bertindak sebagai inspektur upacara.

Baca juga:

Lemhanas Tegaskan Pemindahan Warga Gaza ke Pulau Galang untuk Dapat Pengobatan Murni Atas Dasar Kemanusiaan

Sebelum menjabat sebagai duta besar, Agus Widjojo mengabdi lama di TNI Angkatan Darat. Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat RI dari Fraksi TNI/Polri pada 2001–2003, serta menjadi Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional RI pada 2016–2022, sebelum dipercaya sebagai Dubes RI untuk Filipina.

Agus Widjojo merupakan lulusan AKABRI tahun 1970, satu angkatan dengan dua mantan KSAD, Subagyo Hadi Siswoyo dan Tyasno Sudarto. Agus adalah putra dari salah satu Pahlawan Revolusi Indonesia yakni Mayjen TNI (Anumerta) Sutoyo Siswomiharjo yang gugur pada peristiwa G30S.

#Sugiono #Lemhanas #Agus Widjojo
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sempat Tertunda, Presiden Prabowo Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Prancis Sekaligus Penuhi Undangan Macron
Menurut Sugiono, Prabowo sudah dua kali diundang Macron untuk kunjungan resmi kenegaraan.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Sempat Tertunda, Presiden Prabowo Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Prancis Sekaligus Penuhi Undangan Macron
Indonesia
9 WNI Relawan Gaza Dibebaskan Israel, Kini Dalam Perjalanan Pulang ke Indonesia
Menlu RI Sugiono menyebut sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla 2.0 telah dibebaskan Israel dan kini menuju Turki sebelum dipulangkan ke Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
9 WNI Relawan Gaza Dibebaskan Israel, Kini Dalam Perjalanan Pulang ke Indonesia
Indonesia
Menlu Sugiono Sebut Perlakuan Israel terhadap 9 WNI Langgar Hukum Humaniter Internasional
Menteri Luar Negeri, Sugiono, mengecam perlakuan Israel terhadap 9 WNI yang ditangkap. Ia mengatakan, hal itu merupakan pelanggaran serius.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
Menlu Sugiono Sebut Perlakuan Israel terhadap 9 WNI Langgar Hukum Humaniter Internasional
Indonesia
Indonesia Titip Pesan Lewat 3 Negara Sahabat ke Israel, Minta Info Terkini 9 Tahanan WNI
emerintah Indonesia mengandalkan jalur diplomasi tidak langsung untuk memastikan keselamatan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan Israel saat mengikuti konvoi kemanusiaan menuju Gaza.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Indonesia Titip Pesan Lewat 3 Negara Sahabat ke Israel, Minta Info Terkini 9 Tahanan WNI
Indonesia
Pemerintah RI Koordinasi dengan Yordania dan Turki soal 9 WNI Ditahan Israel
Menlu Sugiono memastikan pemerintah terus memantau kondisi 9 WNI yang ditahan Israel, setelah misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla diintersepsi menuju Gaza.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Mei 2026
Pemerintah RI Koordinasi dengan Yordania dan Turki soal 9 WNI Ditahan Israel
Indonesia
Prabowo Dorong Perdamaian Thailand-Kamboja di KTT ASEAN: Utamakan Dialog dan Negosiasi
Presiden Prabowo Subianto mendorong penyelesaian damai konflik Thailand dan Kamboja lewat dialog dan negosiasi dalam KTT ASEAN di Filipina.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 10 Mei 2026
Prabowo Dorong Perdamaian Thailand-Kamboja di KTT ASEAN: Utamakan Dialog dan Negosiasi
Indonesia
Menlu Tolak Wacana Menkeu Purbaya, Tegaskan RI Takkan Tarik Tarif di Selat Malaka
Menlu Sugiono menolak wacana Menkeu Purbaya soal tarif di Selat Malaka. Indonesia tegaskan komitmen UNCLOS dan kebebasan pelayaran internasional.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Menlu Tolak Wacana Menkeu Purbaya, Tegaskan RI Takkan Tarik Tarif di Selat Malaka
Indonesia
Menlu Sugiono Buka-Bukaan Kendala 2 Kapal Pertamina Belum Bisa Lewati Selat Hormuz
Menlu Sugiono buka-bukaan soal kendala lobi dua kapal Pertamina di Selat Hormuz akibat situasi internal Iran.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Menlu Sugiono Buka-Bukaan Kendala 2 Kapal Pertamina Belum Bisa Lewati Selat Hormuz
Indonesia
Tolak Bayar ‘Upeti’ untuk Iran, Mayoritas Negara Dunia Pilih Pengawalan Militer untuk Kapal yang Melintas di Selat Hormuz
Menlu Sugiono menyatakan negara-negara di dunia ini menentang pungutan yang diambil Iran sebab tak sesuai dengan kebebasan navigasi.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Tolak Bayar ‘Upeti’ untuk Iran, Mayoritas Negara Dunia Pilih Pengawalan Militer untuk Kapal yang Melintas di Selat Hormuz
Indonesia
Menlu Sugiono Tak Masalah Kapal Perang AS Patroli di Selat Malaka, Ini Alasannya!
Aktivitas militer AS itu bukan hal yang luar biasa, merupakan bagian dari kebebasan navigasi di jalur pelayaran internasional.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Menlu Sugiono Tak Masalah Kapal Perang AS Patroli di Selat Malaka, Ini Alasannya!
Bagikan