Menlu Pastikan Pasukan TNI Dikirim ke Gaza Tidak Lakukan Operasi Militer dan Pelucutan Senjata

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 21 Februari 2026
Menlu Pastikan Pasukan TNI Dikirim ke Gaza Tidak Lakukan Operasi Militer dan Pelucutan Senjata

Ilustrasi TNI (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia tercatat menjadi satu dari lima negara yang berkomitmen mengirimkan pasukan tentara untuk bergabung dengan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) atau International Stabilization Force (ISF) yang akan ditempatkan di Jalur Gaza, Palestina.

Pemerintah Indonesia menegaskan siap mengirim pasukan TNI dengan lebih dari 8.000 orang dan tergantung dengan kebutuhan.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan penunjukan Indonesia menjadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) tidak berkaitan dengan pengakuan Indonesia atas hubungan diplomatik dengan Israel.

Pernyataan Sugiono itu menepis anggapan terkait pengiriman ribuan pasukan ke Jalur Gaza, Palestina dinilai berisiko mengingat Indonesia saat ini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Baca juga:

Prabowo Optimis Visi Damai Trump Sukses Indonesia Kirim Pasukan Terbesar Ke Dewan Perdamaian

"Ini kan bukan kaitannya dalam dengan pengakuan ada hubungan atau tidak ya. Ini adalah pasukan yang ditugaskan untuk yang mendapatkan mandat untuk menjaga perdamaian, terdiri dari berbagai unsur yang tugasnya intinya adalah menjaga situasi," kata Sugiono saat memberikan keterangan pers di Washington DC, Jumat (20/2) malam waktu setempat.

Menurut Menlu, negara-negara anggota Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) yang dilibatkan dalam ISF mendapatkan mandat untuk mengirim pasukan demi menjaga situasi keamanan di Palestina.

Dalam pelaksanaan mandat ISF, setiap negara yang terlibat memiliki kesempatan untuk menyampaikan batasan pengerahan pasukan atau national caveat.

Indonesia sudah menyampaikan batasan itu kepada ISF, yakni tidak melakukan operasi militer dan pelucutan senjata atau demiliterisasi.

"Yang kita lakukan adalah menjaga masyarakat sipil di kedua belah pihak, kemudian terlibat dalam upaya-upaya kemanusiaan yang ada di sana dan tentu saja ada hal-hal yang sifatnya merupakan rule of engagement yang bisa kita lakukan sebagai pasukan apabila kita diserang dalam rangka mempertahankan diri," kata Sugiono.

Indonesia yang menerima penunjukan sebagai Wakil Komandan ISF juga berperan di bidang operasional karena menjadi salah satu negara yang mengerahkan pasukan terbanyak untuk misi perdamaian di Palestina.

Penunjukan tersebut juga menjadi penghargaan terhadap militer Indonesia yang memiliki reputasi baik dalam menjaga perdamaian.

"Karena pasukan Indonesia juga merupakan yang terbanyak di sana, maka deputy commander operasi ini juga merupakan sesuatu penghormatan dan penghargaan terhadap track record Indonesia. Kemudian reputasi prajurit-prajurit Indonesia di berbagai medan penjagaan perdamaian," kata Sugiono.

Komandan ISF Mayor Jenderal Jasper Jeffers, yang berasal dari Angkatan Bersenjata AS, menyatakan proyeksi ke depan ada 20.000 tentara dan 12.000 polisi yang akan bertugas bersama ISF untuk memulihkan situasi pascaperang di Gaza.

#Dewan Perdamaian #Gaza #Perang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Olahraga
Bantai Israel 3-0 Cuma Bonus, 4 Aksi Timnas Irlandia Bela Palestina Permalukan Zionis di UEFA Nations League
Tak sekadar menang telak 3-0 di UEFA Nations League, skuad Republik Irlandia tunjukkan 4 aksi solidaritas berani bela Gaza untuk permalukan Israel!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bantai Israel 3-0 Cuma Bonus, 4 Aksi Timnas Irlandia Bela Palestina Permalukan Zionis di UEFA Nations League
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Penundaan selama beberapa pekan saja memaksa petani mengurangi atau sama sekali tidak menggunakan pupuk.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dunia
Bantuan Kemanusian ke Gaza Masih Dihambat Israel, 95 Persen Warga Gaza Butuh Bantuan
Sebelas negara Eropa dan Kanada mengumumkan rencana untuk memberlakukan pembatasan nasional terhadap perdagangan barang dengan permukiman Israel yang dinilai ilegal
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Bantuan Kemanusian ke Gaza Masih Dihambat Israel, 95 Persen Warga Gaza Butuh Bantuan
Dunia
Israel Gempur Gaza, 5 Orang Tewas dan Puluhan Terlukan Dalam 24 Jam
Kemungkinan masih ada korban tewas yang tertimbun di bawah reruntuhan rumah yang hancur atau di jalan-jalan yang belum dapat dijangkau tim ambulans dan pertahanan sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Israel Gempur Gaza, 5 Orang Tewas dan Puluhan Terlukan Dalam 24 Jam
Indonesia
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Perjanjian dan gencatan senjata yang telah disepakati terus-menerus dilanggar, sementara aksi saling serang kembali terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Indonesia
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia memiliki ketentuan hukum yang jelas mengenai keterlibatan WNI dalam dinas militer negara asing,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Dunia
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan beberapa pejuang dan warga sipil tewas serta terluka dalam serangan tersebut dan bersumpah akan membalas.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Bagikan