Menkeu Suntik Ulang Dana Rp 400 Triliun ke Himbara, Cegah Investor Asing Lari

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 26 Juni 2026
Menkeu Suntik Ulang Dana Rp 400 Triliun ke Himbara, Cegah Investor Asing Lari

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam taklimat media di Jakarta, Jumat (26/6/2026) (ANTARA/Bayu Saputra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali menempatkan dana hingga Rp400 triliun ke bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Langkah ini diambil untuk memperkuat likuiditas perbankan sekaligus menjaga kepercayaan investor asing agar tidak menarik modal dari Indonesia.

Sebelumnya, dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang tersimpan di Bank Indonesia tercatat sebesar Rp 590 triliun. Dari penempatan Rp 300 triliun di Himbara pada 2025, sebagian telah ditarik sehingga tersisa Rp170 triliun.

Baca juga:

Qodari Ungkap Presiden Ingin Himbara Menjadi Perbankan Patriotik

Pemerintah kemudian menambah Rp 200 triliun. Kini dilansir dari Antara, setelah ditambah lagi Rp100 triliun dalam dua tahap hingga akhir tahun, total suntikan dana ke Himbara kembali mencapai Rp 400 triliun.

“Di sana sudah mulai kekeringan likuiditas. Saya bilang ke mereka, saya akan kembalikan lagi uang pemerintah ke Himbara. Bahkan saya tambah. Tadinya Rp 200 triliun, saya tambah Rp 100 triliun. Nanti ada yang Rp 100 triliun, Rp 75 triliun. Jadi akan cukup likuiditas di sektor perbankan kita,” kata Menkeu Purbaya di Jakarta, Jumat (26/6).

Baca juga:

Ternyata Penempatan Duit Rp 200 Triliun ke Himbara Tidak Signifikan Turunkan Bunga Kredit

Antisipasi Investor Asing

Purbaya menegaskan kebijakan ini diambil setelah banyak menerima keluhan dari bank pelat merah mengenai keringnya likuiditas. Ia juga menekankan bahwa keputusan tersebut sudah dikoordinasikan dengan Presiden Prabowo Subianto.

Kalau ekonominya melambat, orang takut investor keluar. Kalau prospek ekonomi balik lagi, orang cenderung investasi di negara yang ekonominya akan lari. Akibatnya rupiah akan menguat lagi, itu teorinya,

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Sambutan Positif Perbankan

Menkeu juga telah bertemu dengan para direktur utama bank-bank Himbara pada Jumat (26/6). Menurutnya, para pimpinan bank menyambut positif kebijakan tersebut.

“Mereka datang ke tempat rapat tadi deg-degan, sudah mau marah segala macam. Begitu saya kasih begitu, ya mereka happy,” tandas Bendahara Negara itu. (*)

#Himbara #Purbaya Yudhi Sadewa #Bank Himbara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Menkeu Suntik Ulang Dana Rp 400 Triliun ke Himbara, Cegah Investor Asing Lari
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempatkan Rp400 triliun dana SAL ke Himbara untuk memperkuat likuiditas perbankan dan menjaga kepercayaan investor asing.
Wisnu Cipto - Jumat, 26 Juni 2026
Menkeu Suntik Ulang Dana Rp 400 Triliun ke Himbara, Cegah Investor Asing Lari
Indonesia
Menkeu Purbaya Terima Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Universitas Nankai China
Menteri Keuangan Purbaya menerima gelar Profesor Kehormatan bidang Ekonomi dari Universitas Nankai, China, pengakuan atas kontribusinya di sektor ekonomi
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 Juni 2026
Menkeu Purbaya Terima Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Universitas Nankai China
Indonesia
Menkeu Purbaya Sita 43 Kontainer Berisi Pakaian Bekas Ilegal
Pengungkapan kasus kali ini merupakan salah satu hasil dari pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Menkeu Purbaya Sita 43 Kontainer Berisi Pakaian Bekas Ilegal
Indonesia
Qodari Ungkap Presiden Ingin Himbara Menjadi Perbankan Patriotik
Presiden Prabowo menekankan sektor perbankan memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi yang manfaatnya harus semakin dirasakan masyarakat luas.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Qodari Ungkap Presiden Ingin Himbara Menjadi Perbankan Patriotik
Indonesia
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan, bahwa harga Pertamax berpotensi turun. Hal itu dikarenakan pergerakan harga minyak dunia.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Indonesia
Pemerintah Cari Utang Dari Panda Bond Senilai USD 1 Miliar, Bakal Ditambah Jika Pasar Merespon
Popularitas "Panda Bonds" meningkat dalam beberapa tahun terakhir seiring upaya internasionalisasi yuan oleh pemerintah China.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Pemerintah Cari Utang Dari Panda Bond Senilai USD 1 Miliar, Bakal Ditambah Jika Pasar Merespon
Indonesia
AIIB Kasih Utang Rp281 Triliun, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Cuma Pinjaman Normal Bukan Jebakan Batmen
Komitmen pembiayaan jangka panjang ini sekaligus mematahkan keraguan publik global terhadap ketahanan ekonomi domestik
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
AIIB Kasih Utang Rp281 Triliun, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Cuma Pinjaman Normal Bukan Jebakan Batmen
Indonesia
AIIB Kepincut Kredibilitas Fiskal Indonesia, Langsung Kucurkan Dana Segar Rp 278 Triliun Tanpa Ragu
Kesepakatan bilateral antara Pemerintah Indonesia dan pimpinan lembaga keuangan internasional tersebut terjadi di Beijing, Tiongkok, Rabu (17/6)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
AIIB Kepincut Kredibilitas Fiskal Indonesia, Langsung Kucurkan Dana Segar Rp 278 Triliun Tanpa Ragu
Indonesia
Kemenkeu Diversifikasi Pendanaan Lewat Obligasi Panda Bonds, Ini 4 Keuntungan Strategis Bagi Perekonomian Nasional
Proses administrasi kini memasuki babak krusial demi mengejar momentum pasar
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Kemenkeu Diversifikasi Pendanaan Lewat Obligasi Panda Bonds, Ini 4 Keuntungan Strategis Bagi Perekonomian Nasional
Indonesia
Prabowo Panggil Semua Pimpinan Bank Milik Negara
Para pimpinan Bank Himbara itu tiba mulai pukul 14.00 WIB dan terlihat kompak mengenakan kemeja putih dan dasi biru muda.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Prabowo Panggil Semua Pimpinan Bank Milik Negara
Bagikan