Menjajal Jalan-Jalan Virtual 360 Kota Yogyakarta
Kangen Yogyakarta? jalan-jalan virtual aja. (Foto: instagram@bekitravellerph)
KAMU yang kangen suasana Yogyakarta namun tidak bisa kemana-mana kini bisa bersenang hati. Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta telah meluncurkan Virtual Tour 360 kota Yogyakarta dikanal Youtube.
Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta sudah menyiapkan beberapa tema jalan-jalan virtual yang bisa kamu pilih. Mulai dari mempelajari sejarah Kota Gedhe dan Kota Baru, melihat kemegahan Bandara New Yogyakarta (YIA) hingga wisata kuliner khas Yogyakarta yang menampilkan menu nasi kucing, angkringan dan Gudeg.
Baca juga:
Untuk menikmatinya, kamu hanya perlu masuk dan mengikuti kanal youtube "Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta". Kemudian memilih salah satu video virtual tour 360. Akan keluar narasi video yang menjelaskan sudut-sudut kota budaya ini. Kamu tinggal menggerakkan touch screen ponsel ke kanan dan kiri untuk melihat suasana secara 360 derajat.
Gambar yang ditampilkan nampak begitu real. Kamupun akan merasakan seperti berada langsung di lokasi wisata. Virtual tour 360 ini dapat kamu saksikan dengan gratis tanpa biaya.
Kepala Bidang Pengembangan dan Pemasaran Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Yurnelis Piliang menjelaskan virtual tour diluncurkan untuk mengobati rasa kangenwisatawan yang sudah lama tidak berkunjung ke Kota Gudeg ini.
Baca juga:
Super Sejuk dan Instagrammable, 5 Penginapan Rumah Bambu di Bali
"Dengan mengakses video tur virtual wisatawan bisa tau kondisi terkini Yogyakarta. Karena banyak perbaikan khususnya fasilitas pendukung pariwisata seperti bandara, stasiun kereta api, akomodasi hotel, dan homestay yang terjadi di sini," kata Yurnelis.
Selain itu Pemkot berharap jika pandemi berakhir kunjungan wisatawan bisa meningkat.
Selain membuat video tur virtual 360, Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta juga sudah membuat video tentang kampung wisata, menampilkan 17 kampung wisata yang ada di kota tersebut.
“Setiap video berisi potensi wisata di tiap kampung yang sangat unik, baik dari sisi heritage, kuliner, atraksi budaya dan objek wisata,” katanya.
Selain melalui media daring, Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta juga tetap menggelar berbagai kegiatan promosi lainnya, salah satunya dialog perjalanan wisata atau table top yang dilakukan di Semarang pekan lalu.
Dalam kegiatan tersebut Dinas Pariwisata berupaya mempertemukan pengusaha jasa pariwisata di Semarang dan Yogyakarta sehingga nantinya mampu meningkatkan kunjungan wisatawan di Yogyakarta.
Pandemi COVID-19 yang terjadi sejak Maret memberikan dampak pada sektor pariwisata dan diperkirakan hingga akhir 2020 total kunjungan wisatawan ke Yogyakarta tercatat 1,1 wisatawan atau turun sekitar 70 persen dari target. (Teresa Ika/Yogyakarta)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar