Menilik Idealisme Melalui Pertunjukan Panggung 'Idealita: Analogi Elegi' dari Teater Svatuhari

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 02 Oktober 2024
Menilik Idealisme Melalui Pertunjukan Panggung 'Idealita: Analogi Elegi' dari Teater Svatuhari

Konferensi pers 'Idealita: Analogi Elegi' di Galeri Indonesia Kaya. (Foto: MerahPutih.com/Tika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Teater Musikal Idealita: Analogi Elegi akan diselenggaraka pada 12 Oktober 2024 di Teater Salihara, Jakarta Selatan. Pertunjukan musikal ini akan dimainkan oleh Teater Svatuhari.

Naskah garapan Idealita: Analogi Elegi ditulis oleh Rinaldy Zulkarnain. Ini merupakan karya orisinil ke dari perjalanan Svatuhari sebagai sanggar seni.

"Idealita kami pilih karena ia melekat sekali di hati kami, sebuah dilema yang judulnya Analogi Elegi yang bicara tentang satu kematian, satu kedukaan atas jalan hidup yang kita pilih. Kenapa kita harus memilih, mengapa kita tidak bisa bebas di luar pilihan itu, bebas apa yang kita mau. Dan ini jadi analogi yang akan kami bawakan," kata Joseph Morris, saat konferensi pers di Galeri Indonesia Kaya, Selasa (1/10).

Baca juga:

Pertunjukan 'Matahari Papua' dari Teater Koma Berjalan Sukses

Di lain sisi, sutradara Idealita: Analogi Elegi Rinaldy Zulkarnain mengatakan ada pesan krusial yang dicoba bawakan dalam pertunjukan Idealita. Tentang melanjutkan hidup, mengetahui ritme kapan hidup harus diterus bergerak dan kapan hidup harus berhenti.

"Aku punya pepatah yang aku pegang personal sound 'lebih baik aku mati mengejar mimpi daripada mati membuang mimpi'. Membawa naskah Idealita bisa di balik. 'Mengejar mimpi, paling penting hidup dulu deh'. Kita terlalu fokus sama yang jauh di depan sana sampai lupa sama diri kita," kata dia.

Baca juga:

Alur Cerita Pementasan Teater 'Sang Kembang Bale'

Tak cuma itu dalam pemaparannya, Rinaldy menekankan ada pesan yang menyinggung tentang menyeleksi hal-hal buruk untuk jauh dari hidup.

"Aku ingin banget sampaikan ke penonton kayaknya kalau kita dalam kehidupan we have make a strong choice. Apapun pilihannya, baik dan buruknya tergantung kita semua. Kita yakin atau tidak. Karna baik dan buruk subjektif. Yakin lah dalam memilih jalan hidup, pintar jangan terbuai," kata dia.

"Oh ya jauhi orang toksik," tambah Rinaldy sambil tertawa.

Baca juga:

Teater Musikal Terinspirasi dari Lirik-Lirik Lagu Tulus 'INTERAKSI' Tambah Jadwal Pentas

Rinaldy menambahkan dalam pemanggungan kali ini, pihaknya akan membawakan warna baru dan ambience yang lebih kaya dengan dengan ekplorasi di sisi musik dan panggung.

"Penggarapan secara ensamble banyak banget perbedaannya, mulai dari ensamble kantor, bar,
bahkan nanti akan ada ensamble satu lagi baru janitor yang dulu belum ada," kata dia.

Dari sisi garapan musik Idealita: Analogi Elegi akan ada 7 number, dengan penyajian yang berwarna mulai dari jazz hingga kontemporer.

"Koreografinya jazz, sedikit kontemporer, diharapkan koreagrafinya bisa menyampaikan pesan di setiap numbernya," kata Manager Panggung Nicole Fatka. (Tka)

#Teater #Teater Musikal
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

Berita Foto
Mengintip Latihan Jelang Pementasan Teater Musikal Bertajuk Perahu Kertas di Jakarta
Pelakon musikal Perahu Kertas berakting pada sesi latihan di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Mengintip Latihan Jelang Pementasan Teater Musikal Bertajuk Perahu Kertas di Jakarta
Berita Foto
Jelang Pementasan Festival Musikal Indonesia 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta
Program Manager Indonesia Kaya Billy Gamaliel (kiri) bersama Produser Festival Musikal Indonesia Nala Amrytha (kedua kiri), Brand Ambassador Festival Musikal Indonesia Quinn Salman (tengah), Ara Ajisiwi (kedua kanan), dan Gerry Gerardo (kanan) foto bersama usai konferensi pers di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Rabu (22/10/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 22 Oktober 2025
Jelang Pementasan Festival Musikal Indonesia 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta
ShowBiz
Festival Musikal Indonesia 2025: Kreativitas Komunitas Seni Nusantara dalam Satu Panggung
FMI 2025 menjadi ruang kolaboratif bagi seniman serta komunitas musikal dari berbagai daerah untuk menampilkan karya yang memadukan unsur budaya lokal dengan sentuhan musikal modern.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Oktober 2025
Festival Musikal Indonesia 2025: Kreativitas Komunitas Seni Nusantara dalam Satu Panggung
ShowBiz
Mengenang Pramoedya Ananta Toer lewat 'Bunga Penutup Abad'
Kehadiran pertunjukan ini kembali menegaskan bahwa karya-karya Pram tidak hanya bersifat abadi, tetapi juga tetap relevan.
Dwi Astarini - Senin, 01 September 2025
Mengenang Pramoedya Ananta Toer lewat 'Bunga Penutup Abad'
Berita Foto
Mengintip Sesi Latihan Jelang Pementasan Teater Bertajuk Bunga Penutup Abad
Happy Salma memerankan Nyai Ontosoroh beradu akting dengan Reza Rahadian memerankan Minke dalam sesi latihan pementasan teater bertajuk "Bunga Penutup Abad" di Jakarta, Kamis (21/8/2025).
Didik Setiawan - Kamis, 21 Agustus 2025
Mengintip Sesi Latihan Jelang Pementasan Teater Bertajuk Bunga Penutup Abad
Berita Foto
Jelang Pertunjukan Teater Bertajuk Bunga Penutup Abad di Jakarta
Produser sekaligus Pemeran Teater Happy Salma (kedua kanan), Aktris Chelsea Islan (kedua kiri), dan Aktor Reza Rahadian (kiri), Pemeran Teater Sajani Arifin (kanan), memberikan keterangan kepada media jelang pertunjukan teater bertajuk Bunga Penutup Abad di Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Didik Setiawan - Jumat, 15 Agustus 2025
Jelang Pertunjukan Teater Bertajuk Bunga Penutup Abad di Jakarta
ShowBiz
Teater Koma Bawa Karakter Punokawan Melintasi Ruang dan Zaman dalam Pertunjukan 'Mencari Semar'
Pertunjukan Mencari Semar akan ditampilkan pada 13-17 Agustus 2025 di Ciputra Artpreneur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 31 Juli 2025
Teater Koma Bawa Karakter Punokawan Melintasi Ruang dan Zaman dalam Pertunjukan 'Mencari Semar'
Berita Foto
Jelang Pementasan Teater Mencari Semar Angkat Cerita Tradisi Punakawan yang Futuristik
Para pemain memainkan lakon Teater bertajuk "Mencari Semar" di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Kamis (31/7/2025).qa
Didik Setiawan - Kamis, 31 Juli 2025
Jelang Pementasan Teater Mencari Semar Angkat Cerita Tradisi Punakawan yang Futuristik
ShowBiz
Riri Riza Sebut Pemutaran Musikal 'Petualangan Sherina' Sebuah Nostalgia Penting
Riri Riza hadir di preview pertunjukan musikal Petualangan Sherina.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 Juli 2025
Riri Riza Sebut Pemutaran Musikal 'Petualangan Sherina' Sebuah Nostalgia Penting
ShowBiz
Musikal 'Petualangan Sherina' Janjikan Pengalaman Audio Visual Ciamik
Pertunjukan musikal Petualangan Sherina akan digelar di Gedung Graha Bakti Budaya (GBB) Taman Ismail Marzuki 11- 20 Juli 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 Juli 2025
Musikal 'Petualangan Sherina' Janjikan Pengalaman Audio Visual Ciamik
Bagikan