Wisata

Menikmati Ketenangan dan Privasi di Tengah Keriuhan Dago, Bandung, Sewa Rumah Liburan Aja

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 24 Juni 2025
Menikmati Ketenangan dan Privasi di Tengah Keriuhan Dago, Bandung, Sewa Rumah Liburan Aja

The Kartipah Guesthouse, rumah liburan dengan kisah pribadi di Dago, Bandung.(foto: Merahputih.com/Dwi Astarini)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — MATAHARI telah condong ke barat saat Merahputih.com menyusuri kawasan Dago, Bandung. Namun, kawasan Dago belumlah lengang. Sebaliknya, kawasan yang kini diramaikan deretan factory outlet dan coffee shop ini malah makin semarak. Riuh sekali.

Sekitar 1 km dari Simpang Dago ke arah Jalan IR H Djuanda, kami berbelok ke sebuah gang kecil dengan tembok tinggi bertanda angka 319 B di atas pelat kuning. Di ujung gang kecil yang muat satu mobil itu, terdapat sebuah taman nan luas. Aroma lembut bunga kantil menyeruak, membawa ketenangan. Sebuah rumah besar bergaya kolonial menjadi pusat taman itu. Pintu depan rumah terbuka. Pertanda siap menyambut tamu.

Saat masuk, terdapat foyer luas berpenrangan hangat dengan chandelier nan elegan menggantung di atasnya. “Selamat datang di The Kartipah Guest House,” sapa Sandi yang sore itu menyambut kami.

Dengan ramah ia menjelaskan bahwa setiap kamar di rumah itu telah disiapkan, kolam renang bisa digunakan kapan saja, serta sebuah dapur tersedia di bagian belakang. Meski sederhana, dapur itu cukup memadai untuk memasak mi instan. Inilah rumah liburan kami.


The Kartipah Guesthouse, Rumah Menarik dengan Kisah Pribadi

the kartipah guesthouse
Bagian depan The Kartipah Guesthouse, Dago.(foto: Merahputih.com/Dwi Astarini)





The Kartipah Guesthouse dulunya merupakan rumah pribadi Ibu Kartipah. Rumah ini kemudian dialihfungsikan menjadi guesthouse sejak 2004. Meski begitu, interior, foto-foto, dan pernak-pernik hiasan sang empunya rumah masih dipertahankan. Hal ini membuat kesan homey teramat terasa.

Setelah foyer depan, sebuah ruang keluarga nan luas menyambut kami. Sebuah mini grand piano ditempatkan di bagian kiri ruangan. Cukup menarik perhatian. Dua sofa besar dan sebuah coffee table untuk bersantai di ruang tengah yang dilengkapi TV ini. Berseberangan dengan piano, sebuah meja makan dengan delapan kursi jadi tempat hangat untuk berkumpul.

Baca juga:

Jajal Keseruan Airbnb Experience di Masa Liburan Sekolah, Jelajah Sejarah Ibu Kota sampai Seseruan ATV di Ubud

Di bagian luar, ada dua teras untuk bersantai. Satu teras terletak di samping kanan ruang tengah. View teras ini ialah taman nan luas dengan hamparan tanaman hijau nan terawat apik. Di bagian kiri ruang tengah, terdapat teras di pinggir kolam renang.

Kamar-kamar terletak mengelilingi ruang tengah. Guesthouse ini punya tujuh kamar yang bisa menampung hingga 15 orang di dalamnya. Setiap kamar dilengkapi TV dan kamar mandi dengan bathtub dan air hangat. Nyaman. Satu hal yang unik, setiap kamar diberi nama sesuai dengan sang empunya.

the kartipah guesthouse
Sebuah piano di tengah ruangan.(foto: Merahputih.com/Dwi Astarini)


“Setiap kamar di rumah ini memang diberi nama sesuai dengan nama anggota keluarga Ibu Kartipah. Begitu juga desain kamarnya yang disesuaikan dengan kepribadian sang pemilik kamar. Kamar beliau, sang suami, dan tiga anak mereka,” kata Room Division Manager of The Kartipah Heri Hermawan saat berbincang dengan Merahputih.com, medio Juni.

Kamar utama di rumah ini diberi nama Kartipah. Letaknya di bagian kiri, tak jauh dari piano. Dari namanya saja sudah ketahuan ya bahwa kamar ini milik Ibu Kartipah. Warna broken white mendominasi kamar terluas di rumah ini. Sebuah meja rias lengkap terdapat di sisi ruangan. Menginap di sini terasa seperti menempati kamar princess yang elegan.

the kartipah guesthouse
Sebuah meja rias elegan di kamar Kartipah.(foto: Merahputih.com/Dwi Astarini)



Di sebelah kamar Kartipah, terdapat dua kamar yang lebih kecil dengan ukuran tempat tidur single. Dua kamar ini dineri nama Ama dan Buyang. “Ama merupakan panggilan untuk suami Ibu Kartipah, dari kata rama yang berarti ayah. Nah, kalau Buyang merupakan panggilan kesayangan untuk Ibu Kartipah, ‘ibu tersayang’,” imbuh Heri. Sepertinya kedua kamar ini tadinya merupakan kamar untuk tetamu yang menginap. Meski tak seluas kamar Kartipah. Kedua kamar ini tetap punya daya tarik elegan dengan variasi warna cokelat nan hangat.

Pada bagian kiri ruangan, persis di belakang meja makan, terdapat kamar Suraatmaja, dinamai sesuai dengan nama suami Ibu Kartipah. Kecintaan pemilik kamar ini terhdap golf tecermin dalam pemilihan motif kotak-kotak dan tone warna nan lembut. Dengan satu bed besar dan dua bed single, kamar ini pas banget untuk ngumpul bareng keluarga atau teman-teman.

the kartipah guesthouse
Ruang tengah nan homey.(foto: Merahputih.com/Dwi Astarini)


Tiga kamar lain di rumah ini merupakan kamar anak-anak Ibu Kartipah. Letaknya persis di seberang meja makan, berjejeran. Ada Una, Tika, dan Dina. Ketiga kamar ini punya interior nan mencerminkan kepribadian tiap anak.

Kamar Una mengusung gaya glamor, modis, stylish, dan hangat. Warna-warna tegas mendominasi ruangan ini. Di sisi sebelahnya, kamar Tika tampil mencolok dengan dominasi warna merah. Sisi artistik pemilik kamar ini terlihat dari pajangan lukisan dan sebuah cermin artsy di atas tempat tidur. Di sisi lain, kamar Dina tampak kontras dalam pemilihan warna. Wallpaper, aksesori, hingga sofa di kamar ini berwarna soft. Selain itu, karakter melankolis juga terasa dalam pemilihan tirai kamar ini.

Baca juga:

Airbnb Kenalkan Layanan Terbaru untuk Pengalaman Menginap yang Lebih Seru


Guesthouse Privat dengan Pengalaman Layaknya Rumah Sendiri

the kartipah guesthouse
Taman luas nan nyaman di bagian belakang properti.(foto: Merahputih.com/Dwi Astarini)



Sebelum beralih ke konsep guesthouse, akomodasi The Kartipah awalnya ditawarkan per kamar. “Namun, seiring waktu, kami mengubah konsep menjadi guesthouse dengan menyewakan satu properti secara utuh. Ini kami lakukan untuk mengakomodasi tamu keluarga yang ingin berwisata ramai-ramai ke Bandung,” kata Heri.

Konsep tersebut memang terasa pas dengan nuansa hangat dalam akomodasi ini. Terlebih lagi, platform penyewaan rumah liburan jangka pendek seperti Airbnb memudahkan traveler mencari akomodasi yang nyaman, seperti rumah sendiri.

Heri kemudian berbagi bahwa properti ini juga kerap disewa untuk lokasi wedding. Hal itu sangat memungkinkan mengingat di bagian belakang rumah masih ada taman luas yang dilengkapi joglo, pendopo, serta sebuah musala yang berdiri di tengah kolam. Jika berjalan terus ke bagian belakang, pengunjung akan menemukan Kafe Kanoko yang dikelola salah seorang anak Ibu Kartipah. Lokasinya rindang, luas, dan nyaman.

the kartipah guesthouse
Kolam renang privat di dalam properti.(foto: Merahputih.com/Dwi Astarini)



“Biasanya untuk wedding juga. Rumah difungsikan sebagai tempat menginap pengantin dan keluarga. Ada taman untuk lokasi wedding kami,” kata Heri.

Lebih jauh Heri bercerita bahwa mayoritas tamu yang menginap di The Kartipah merupakan keluarga yang berlibur. “Karena lokasi kami ini di Dago yang ramai dan lengkap dengan segala fasilitas, terutama kuliner. Meski begitu, privasi tetap terjaga,” imbuhnya.

Ya, tak dimungkiri pelesir dengan menyewa sebuah rumah liburan memang pilihan pas jika menginginkan kenyamanan dan privasi seperti rumah. Kamu tak perlu berbagi fasilitas dengan tamu lainnya, bahkan bisa merasakan pengalaman beristirahat di rumah berkepribadian sesuai dengan empunya, yang bisa saja membuatmu terkesima.(dwi)

Baca juga:

Dari Bali sampai Jepang, ini nih Rekomendasi Airbnb Unik yang Siap Bikin Liburan Kamu Berkesan

#Liburan #Bandung #Wisata Bandung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
IOITE 2026 Hadirkan Solusi Lengkap Rencana Outing Perusahaan dan Perjalanan Insentif Karyawan
Pameran ini mempertemukan kebutuhan perusahaan seputar corporate outing, gathering, perjalanan insentif, serta team building bersama para pelaku industri.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
IOITE 2026 Hadirkan Solusi Lengkap Rencana Outing Perusahaan dan Perjalanan Insentif Karyawan
Indonesia
Bandara Husein Bandung Kembali Buka Penerbangan Langsung Dari Singapura dan Malaysia
Farhan menyebut beberapa maskapai yang telah berkomunikasi antara lain TransNusa, Lion Group, dan Scoot.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Bandara Husein Bandung Kembali  Buka Penerbangan Langsung Dari Singapura dan Malaysia
Olahraga
Pocari Sweat Run Bandung 2026 Jadi Kado HUT Ke-216 Kota Kembang, Sukses Gandeng Pemangku Kepentingan
Selain menyehatkan warga, Pocari Sweat Run yang menghadirkan 16.000 pelari membawa dampak ekonomi nyata bagi UMKM dan sektor pariwisata.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Pocari Sweat Run Bandung 2026 Jadi Kado HUT Ke-216 Kota Kembang, Sukses Gandeng Pemangku Kepentingan
Indonesia
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Bandung diguncang gempa Bumi M2,8 pada Senin (21/9) pagi. BMKG pun mengungkap penyebabnya.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Indonesia
Peta Geologi Kebobolan! BMKG Temukan Patahan Baru Misterius Pemicu 118 Gempa Kab Bandung
BMKG mengonfirmasi 118 gempa di Kabupaten Bandung dipicu sesar lokal baru yang belum terpetakan di peta PuSGen. Simak hasil analisis lengkap BMKG di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Peta Geologi Kebobolan! BMKG Temukan Patahan Baru Misterius Pemicu 118 Gempa Kab Bandung
Indonesia
Rentetan 118 Gempa Sekitar Bandung Bentuk Pola Baru, Lurus Barat Daya ke Timur Laut!
BMKG catat 118 gempa di Bandung membentuk pola garis lurus dari jalur sesar baru yang belum terpetakan. Simak analisis lengkap BMKG di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Rentetan 118 Gempa Sekitar Bandung Bentuk Pola Baru, Lurus Barat Daya ke Timur Laut!
Indonesia
Puluhan Gempa Swarm Hantam Sekitar Bandung Sejak Kemarin, Pertanda Apa?
Puluhan gempa swarm guncang Pangalengan, Bandung sejak kemarin picu kepanikan. Cek penjelasan resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Puluhan Gempa Swarm Hantam Sekitar Bandung Sejak Kemarin, Pertanda Apa?
Indonesia
Beda dengan Badan Geologi, BMKG: Dentuman Bandung Bukan Suara Erupsi Anak Krakatau
Fenomena suara dentuman yang sempat menghebohkan warga Bandung Raya pada Sabtu (5/9) dini hari ternyata memunculkan perbedaan analisis antara dua lembaga negara.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
Beda dengan Badan Geologi, BMKG: Dentuman Bandung Bukan Suara Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Citilink Kembali Terbang dari Bandara Husein Bandung, Ini 5 Rutenya
Dari Bandung tidak perlu untuk ke Jakarta untuk bisa terbang menggunakan pesawat ke kota-kota besar lain.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Citilink Kembali Terbang dari Bandara Husein Bandung, Ini 5 Rutenya
Dunia
Videotron Padel Six Nine Bandung Disegel, Plus Wajib Tanam 100 Pohon Pengganti dan Denda Rp 100 Juta
: Pemkot Bandung menyegel videotron Padel Six Nine karena belum berizin dan terkait penebangan 10 pohon. Pihak pengelola wajib menanam 100 pohon pengganti serta membayar denda Rp100 juta.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Videotron Padel Six Nine Bandung Disegel, Plus Wajib Tanam 100 Pohon Pengganti dan Denda Rp 100 Juta
Bagikan