Menguak Desain Pasar Baru Bandung Tempo Dulu

Rina GarminaRina Garmina - Kamis, 15 Juni 2017
Menguak Desain Pasar Baru Bandung Tempo Dulu

Bangunan Pasar Baru Bandung telah ada sejak 1812. (Foto: dafamshotel.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Terletak di kawasan yang lalu lintasnya cukup padat, Pasar Baru merupakan salah satu destinasi busana andalan di Bandung, Jawa Barat. Di sana, Anda tak hanya dapat menjumpai tekstil. Beragam model busana dan makanan pun bisa ditemukan dengan mudah.

Pasar yang terletak di Jalan Oto Iskandar Dinata ini telah lama hadir, yakni sejak 1930. Sementara kompleks pasarnya sudah ada sejak 1884. Mungkin tidak semua orang pernah terpikir mengapa namanya Pasar Baru. Ternyata, penamaan Pasar Baru diberikan untuk membedakannya dengan pasar lama yang telah ada sejak 1812.

Seiring dengan berjalannya waktu, Pasar Baru telah beberapa kali direnovasi. Pintu berbahan besi yang ada di sana seolah menjadi saksi. Pada pintu tersebut tertera kalau Pasar Baru pernah direnovasi pada 1916. Saat itu, Pasar Baru memiliki desain yang modern sesuai dengan zamannya.

Agar pengunjung dapat berbelanja dengan nyaman dan mudah, dibangunlah los-los pasar. Kemudian tersedia pula fasilitas air bersih untuk mendukung aktivitas para pedagang di sana. Lantai beton di pasar itu dibangun sedikit miring agar mudah dibersihkan. Kebersihan memang menjadi perhatian sang desainer. Tak heran kalau los khusus penjualan daging dirancang tertutup kasa antilalat.

Di sebelah kiri dan kanan pintu terdapat menara kecil dengan atap khas sebagai gerbang masuk. Desain atap yang seperti ini juga membuat gedung terlihat lebih tinggi. Berdasarkan tulisan yang ada di atas pintu, menara sebelah barat berfungsi sebagai pos polisi dengan bagian depan dilengkapi parkiran sepeda onthel.

Menara sebelah timur diduga merupakan kantor kepala pasar. Di bagian depan menara timur ini terdapat pula pangkalan kereta kuda. Desain Pasar Baru tempo dulu ini terungkap dalam buku Kota di Djawa Tempo Doeloe karya Olivier Johannes Raap, seorang arsitektur dari Belanda. Pria yang akrab disapa Mas Oli ini sekarang bekerja sebagai pedagang buku di Den Haag.

Kecintaannya pada Indonesia mendorongnya untuk menulis buku Kota di Djawa Tempo Doeloe. Cek informasi mengenai Pasar Baru dan sekitarnya di kota lain pada artikel Ornamen Vihara Sin Tek Bio Pasar Baru Jakarta.

#Bandung #Pasar Baru #Desain Interior
Bagikan
Ditulis Oleh

Rina Garmina

Cooking Mama :)

Berita Terkait

Indonesia
Pemda Siapkan Dana Rp 7,3 Miliar Buat Korban Longsor Cisarua Bandung
Kepastian kebutuhan penanganan lanjutan masih menunggu hasil penetapan zonasi kawasan dari Badan Geologi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Januari 2026
Pemda Siapkan Dana Rp 7,3 Miliar Buat Korban Longsor Cisarua Bandung
Indonesia
Nasib Kebun Binatang Bandung Ditentukan 2 Bulan Lagi
Saat ini tiga level pemerintahan masih intensif mendiskusikan arah kebijakan terbaik bagi Kebun Binatang Bandung, termasuk konsep pengelolaan dan fungsi kawasan ke depan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Nasib Kebun Binatang Bandung Ditentukan 2 Bulan Lagi
Olahraga
Persib Vs Persija, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Larang Bobotoh Pawai dan Minta Dewasa
"Kita tunjukkan bahwa Bobotoh bisa tetap tertib, baik dalam kondisi senang maupun sedih, tanpa menyusahkan orang lain,” kata Farhan.
Frengky Aruan - Jumat, 09 Januari 2026
Persib Vs Persija, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Larang Bobotoh Pawai dan Minta Dewasa
Indonesia
Pemprov DKI Tata Kawasan Pasar Baru Hingga Kota Tua pada Pertengahan 2026
Program ini menjadi langkah strategis untuk menghidupkan kembali kawasan bersejarah sekaligus pusat aktivitas ekonomi lama Jakarta.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Pemprov DKI Tata Kawasan Pasar Baru Hingga Kota Tua pada Pertengahan 2026
Indonesia
Revitalisasi Kawasan Tua Jakarta Dimulai 2026, MRT Jadi Kunci Konektivitas
Pemprov DKI Jakarta akan menata kawasan Pasar Baru hingga Kota Tua pada 2026. Coba hidupkan kembali ekonomi, pariwisata, dan konektivitas Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
Revitalisasi Kawasan Tua Jakarta Dimulai 2026, MRT Jadi Kunci Konektivitas
Indonesia
Benda Mirip Bom di Depan Gereja GKPS Ternyata Cuma Kayu, Polisi Buru 'Prankster' yang Bikin Jantungan Warga
Hingga saat ini, kepolisian belum bisa menyimpulkan apakah pelaku akan dijerat dengan Undang-Undang Terorisme atau pasal lainnya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Desember 2025
Benda Mirip Bom di Depan Gereja GKPS Ternyata Cuma Kayu, Polisi Buru 'Prankster' yang Bikin Jantungan Warga
Indonesia
Wakilnya Masuk RS Setelah Jadi Tersangka, Walkot Farhan Mau Besuk Tunggu Izin Kejari
Kepada media, Wali Kota Bandung Farhan mengaku terakhir kali bertemu ketika Erwin hendak berangkat umrah beberapa pekan lalu.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Desember 2025
Wakilnya Masuk RS Setelah Jadi Tersangka, Walkot Farhan Mau Besuk Tunggu Izin Kejari
Indonesia
Warga Bantaran Citarum Direlokasi, Pemerintah Berikan Uang Kontrak Rumah 1 Tahun
Upaya mitigasi yang dilakukan Pemprov Jabar adalah dengan menghentikan alih fungsi lahan di kawasan Ciwidey, Bandung
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Desember 2025
Warga Bantaran Citarum Direlokasi, Pemerintah Berikan Uang Kontrak Rumah 1 Tahun
Indonesia
Wakil Wali Kota Bandung Erwin dan Anggota DPRD Awang Resmi Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa
Kejari Bandung menetapkan Wakil Wali Kota Erwin dan anggota DPRD Awang sebagai tersangka korupsi penyalahgunaan wewenang dalam proyek pengadaan barang dan jasa.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Desember 2025
Wakil Wali Kota Bandung Erwin dan Anggota DPRD Awang Resmi Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa
Indonesia
Nyaris 35 Ribu Orang di Kabupaten Bandung Terdampak Banjir, 3 Kecamatan Ini Paling Parah
Ketinggian air akibat banjir bervariasi, dari titik terendah 10 sentimeter hingga mencapai 150 sentimeter
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Desember 2025
Nyaris 35 Ribu Orang di Kabupaten Bandung Terdampak Banjir, 3 Kecamatan Ini Paling Parah
Bagikan