Menguak Asal-Usul Gagasan Indonesia

Fadhli Fadhli - Sabtu, 07 Februari 2015
Menguak Asal-Usul Gagasan Indonesia

(Foto: MP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Tanpa terasa Indonesia akan menginjak usianya yang ke 70 tahun pada tanggal 17 Agustus 2015 mendatang. Sebagai sebuah bangsa, Indonesia mengalami perjalanan panjang untuk bisa merdeka, berdiri sejajar dengan negara-negara lain didunia.

Bukan perkara mudah menyatukan beragam suku, agama, etnis yang tersebar dari Pulau Sumatera hingga Papua. Terlebih sejarah bangsa Indonesia pernah dilanda berbagai konflik bahkan perseteruan internal mendalam. Namun berbagai konflik yang kerap berujung dengan pertumpahan darah berhasil diredam. Bangsa Indonesia kini tengah menata diri, berbenah menjadi negara unggul diberbagai bidang.

Baca Juga: Peristiwa Rengasdengklok, Kemelut Jelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Lantas, darimana kah gagasan dan asal-usul Indonesia?

Robert Edward Elson dalam bukunya yang berjudul "The Idea of Indonesia" menjelaskan bahwa gagasan Indonesia pertama kali digagas oleh pelancong dan pengamat sosial asal Inggris, George Samuel Windsor Earl pada tahun 1850.

Saat itu Earl sedang mencari istilah etnografis untuk menjabarkan cabang ras Polinesia yang menghuni Kepulauan Hindia. Pada saat itulah muncul kata Indu-nesians. Namun demikian usai menciptakan kata tersebut Earl langsung membuangnya karena dianggap terlalu umum. Earl kemudian menggantinya dengan kata Malayunesians.

Namun demikian soerang rekan Earl, James Logan menilai bahwa kata Indu-nesians lebih tepat sebagai istilah geografis bukan etnografis. Dengan membuat perbedaan secara geografis dan etmografis, Logan menjadi orang pertama yang menggunakan nama Indonesia.

Dalam tulisan-tulisan berikutnya Logan membagi Indonesia menjadi empat kawasan yang membentang luas dari Sumatera sampai dengan Formosa (Taiwan).

Seiring dengan berjalannya waktu, Adolf Bastian, seorang ahli etnografi terkenal asal Jerman menggunakan istilah 'Indonesia' dalam buku kelimanya yang berjudul "Indonesian order die Inseln des Malayischen Archipel", terbit pada tahun 1884-1894. Sejak saat itulah nama Indonesia mulai dikenal luas.

Pada awal abad ke 20, gagasan Indonesia terus mengalami perubahan dan perkembangan. Gagasan Indonesia bukan lagi dipandang sebagai satu kesatuan yang dibangun atas solidaritas etnis atau ras, keterikatan agama, atau bahkan kedekatan geografis. Gagasan Indonesia dipandang sebagai rasa kebersamaan pengalaman dan solidaritas. Gagasan Indonesia menjadi simbol perjuangan politik untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia. (bhd)

#Asal-Usul Indonesia #Indonesia Merdeka #Indonesia #70 Tahun Indonesia Merdeka
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
2 Film Indonesia Juarai Box Office Biskop di Akhir Juni 2026
Berdasarkan data terbaru Cinepolis, film horor komedi Sekawan Limo 2: Gunung Klawih masih memimpin daftar penonton, disusul drama keluarga Jangan Buang Ibu dan animasi Toy Story 5.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
2 Film Indonesia Juarai Box Office Biskop di Akhir Juni 2026
Indonesia
4 Nelayan Terobos Perairan Malaysia Dipulangkan ke Indonesia
KJRI Johor Bahru kemudian memfasilitasi penerbitan Check Out Memo (COM) dan Special Pass dari Jabatan Imigresen Malaysia sebagai persyaratan administrasi kepulangan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
4 Nelayan Terobos Perairan Malaysia Dipulangkan ke Indonesia
Indonesia
Presiden Prabowo Sambut Presiden Belarus Alexandr Lukashenko di Istana Merdeka
Presiden Lukashenko dikawal 17 motoris dan 80 pasukan berkuda Batalyon Kavaleri Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Presiden Prabowo Sambut Presiden Belarus Alexandr Lukashenko di Istana Merdeka
Fun
4 Film Indonesia Meriahkan Shanghai Festival, 2 Masuk Nominasi Golden Goblet
Empat film garapan anak negeri itu, yakni Animasi Jumbo, Yuni, Garuda di Dadaku, dan Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang (My Own Last Supper/MOLS).
Wisnu Cipto - Rabu, 24 Juni 2026
4 Film Indonesia Meriahkan Shanghai Festival, 2 Masuk Nominasi Golden Goblet
Olahraga
Kutukan Patah Sejarah Berulang, Timnas Indonesia Bungkam Oman 3-0 Seperti 38 Tahun Silam
Gol Hubner, Romeny, dan Ragnar mengulang sejarah King’s Cup 1988, mengakhiri kutukan 38 tahun tanpa kemenangan.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Kutukan Patah Sejarah Berulang, Timnas Indonesia Bungkam Oman 3-0 Seperti 38 Tahun Silam
Olahraga
Indonesia Unggul 2-0 Lawan Oman di Babak Pertama, Emil Audero Sukses Gagalkan Penalti
Timnas Indonesia sukses mencetak 2 gol ke gawang Oman di babak pertama pada laga persahabatan FIFA Matchday, Jumat (5/6) malam. Gol diciptakan Justin Hubner dan Oley Romeny.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Indonesia Unggul 2-0 Lawan Oman di Babak Pertama, Emil Audero Sukses Gagalkan Penalti
Indonesia
Pancasila Kompas Moral Bangsa Hadapi Tantangan Zaman
Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang menjaga keutuhan bangsa sejak Indonesia merdeka.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Pancasila Kompas Moral Bangsa Hadapi Tantangan Zaman
Olahraga
Fajar/Fikri Kalah di Final, Tim Indonesia Pulang Tanpa Gelar dari Singapore Open 2026
Harapan Indonesia meraih gelar di ajang Singapore Open 2026 pupus setelah pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kalah di babak final.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Fajar/Fikri Kalah di Final, Tim Indonesia Pulang Tanpa Gelar dari Singapore Open 2026
Indonesia
Indonesia Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Aliansi Mitra Global Pengentasan Kemiskinan
Indonesia menjadi wakil ketua bersama Pantai Gading, Brazil, Pakistan, Afrika Selatan, dan Uzbekistan. Sementara posisi ketua dipegang China melalui Menteri Pertanian dan Urusan Pedesaan Zhang Lu.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Indonesia Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Aliansi Mitra Global Pengentasan Kemiskinan
Travel
Dari Sumatra Hingga Papua, Indonesia Catat Temuan 10 Spesies Baru Anggrek Langka
BRIN bersama mitra peneliti mendokumentasikan 10 spesies anggrek baru di Indonesia, dari Sumatra hingga Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Dari Sumatra Hingga Papua, Indonesia Catat Temuan 10 Spesies Baru Anggrek Langka
Bagikan