Mengintip Strategi Honda Pertahankan Pangsa Pasar di 2022
Honda melakukan sejumlah strategi untuk mempertahankan pangsa pasar di tahun 2022 (Foto: pixabay/johnnys_pic)
PRODUSEN Mobil Honda optimistis untuk mencapai target pasar tahun ini. Pihak perusahaan melakukan sejumlah strategi untuk mempertahankan pangsa pasar di 2022, meskipun di tengah krisis pasokan semikondutor. Salah satu langkah pasti yang akan dilakukan ialah dengan melakukan prioritas produksi.
Hal tersebut disampaikan oleh Public Relation and Digital Manager PT Honda Prospect Motor (HPM) Yulian Karfili. Menurutnya sudah banyak antisipasi yang telah dijalankan.
Baca Juga:
"Kami melakukan prioritas produksi untuk model-model yang demand-nya tinggi, sehingga konsumen bisa mendapatkan produk lebih cepat," kata Yulian seperti yang dikutip dari laman Antara.
Lebih lanjut Yulian menambahkan, bahwa mau tidak mau, apapun yang didapat komponennya, diproduksi dulu yang demand-nya tinggi, guna mempertahankan demand serta supply agar berjalan seimbang.
Kemudian, Yulian juga menegaskan bahwa pihaknya telah berusaha mempertahankan supply chip dengan menambah opsi pasokan dari produsen lain.
"Dulu ada wacana untuk bagaimana agar kita tidak bergantung pada importasi. Ini juga salah satu hal yang kita pelajari. Pada akhirnya, manajemen produksi itu salah satu yang paling penting," jelas Yulian.
Kendati pangsa pasar Honda di 2021 sempat turun lantaran masalah pasokan komponen, Yulian menjelaskan bahwa pihaknya tetap punya target untuk mempertahankan pangsa pasar, setidaknya di angka 14 persen pada 2022, seperti sebelum pandemi.
Baca Juga:
Sambut Era Mobil Listrik, Mitsubishi, Nissan, dan Renault Perkuat Aliansi
Yulian juga berharap masalah komponen bisa membaik di 2022, agar perusahaan bisa kembali meningkatkan pangsa pasar. Selain itu, wacana relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) pun diharapkan segera terealisasi.
"Februari ini juga mudah-mudahan kepastian regulasi PPnBM sudah clear, dan mudah-mudahan kita bisa lebih banyak melakukan produksi. Kami harap juga gelombang tiga pandemi ini berlalu lebih cepat, pameran kembali berjalan, mobil-mobil banyak di-launching lagi," ujar Yulian.
Pada Januari 2022, Yulian mengungkapkan bahwa penjualan Honda sedikit turun, tapi masih sesuai dengan proyeksi. Namun, di Februari dan Maret pihaknya optimistis bahwa pasar sudah meningkat kembali. (ryn)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Vario 125 2026 Dijual Mulai Rp 24 Jutaan, Lihat Fitur Barunya!
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Mengusung Filosofi Travel+, JETOUR T2 Siap Jadi Partner Adventure di Indonesia