IBU adalah sumber kekuatan. Sebagai sosok yang menghadirkan kita ke dunia dan memberikan kehidupan, energi yang mereka berikan takkan bisa digantikan oleh siapapun. Sebesar apapun tantangan yang harus dihadapi, seorang anak mampu menaklukkannya selama ada sang ibu di sisinya.
Itu pula yang dirasakan oleh salah satu finalis Indonesia Barista Championship (IBC), Taufan Mokoginta, yang sedang bertanding di ajang ICE 2020, di Gedung Smesco, Jumat (14/2).
Baca juga:
Sang ibu, Naniek Sri Rahayu, terlihat terus mendampingi sebelum putranya tersebut berlaga di meja kopi. Ketika ia mulai mengenakan apron dan meracik minuman satu persatu, sang bunda tak henti memvideokan putranya. "Selama anak senang dan kegiatan yang dilakukannya positif, saya tentu mendukung," ujar Naniek kepada merahputih.com.
Dukungan telah diberikan oleh Naniek sejak Taufan mulai suka mengolah kopi di bangku kuliah. "Bapaknya pernah komplain dan minta dia untuk serius sekolah. Kalau saya sih ya silahkan saja. Saya bilang ke dia,'udah lanjutin'," cerita Naniek.
Untuk memaksimalkan waktu yang terbatas ICE 2020 langsung dihelat dalam satu babak Nasional. Tanpa adanya Babak regional (eliminasi) karena langsung disatukan dengan event nasional tersebut. Para pemenang juga akan melanjutkan kompetisi di tingkat dunia.
Peraturan dan Ketentuan IBC 2020 diberlakukan secara ketat oleh pihak penyelenggara. Peraturan perlombaan tercatat pada dokumen 2020 World Barista Championship Official Rules and Regulations.
Nantinya, lima barista terbaik di IBC akan di kirim ke event World Barista Championship (WBC) di Merlbourne, Australia pada Mei 2020. Tetap berjuang terus Taufan!
Mau tahu siapa yang berhasil menjadi barista terbaik di IBC sahabat Merah Putih? Update terbaru IBC bisa kamu pantau di merahputih.com. (avia)
Baca juga: