Mengharukan, Catatan Ira Rayani untuk Presiden RI Terkait Kabut Asap

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Selasa, 06 Oktober 2015
Mengharukan, Catatan Ira Rayani untuk Presiden RI Terkait Kabut Asap

Ira Rayani bersama salah satu anaknya yang sedang sakit. (sumber: Facebook Ira Rayani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Artis - Artis yang populer di tahun 90-an Ira Rayani kembali menyuarakan kegelisahannya terhadap kabut asap akibat kebakaran hutan yang melanda beberapa daerah di Sumatra dan Kalimantan. Setelah berceloteh tentang kekesalannya terhadap pihak yang menutup mata terhadap asap kebakaran hutan, Ira Rayani menumpahkan isi hatinya melalui sebuah catatan di akun Facebook-nya.

Catatan Ira Rayani tekait kabut asap terasa lantang, lantaran ia dan keluarganya kini menetap di Riau. Sang suami, Abubakar Tertusi beberapa bulan belakangan memang tengah bertugas di Riau. Dalam catatannya itu, ia meminta Presiden Republik Indonesia, Jokowi untuk segera menuntaskan kabut asap yang semakin membahayakan masyarakat.

"Kami hanya mencoba bertahan hidup. Kami hanya meminta hak kami mempunyai udara yang bersih. Kami hanya berharap anak-anak kami bisa bermain lagi di halaman sekolah dan rumah kami. Kami hanya ingin kehidupan kami seperti dulu. Pak presiden yang baik, ngga usah datang hanya untuk melihat proses pemadamannya tapi tolonglah carikan solusi supaya masalah asap ini tdk menjadi sebuah musim yg harus kami lewati setiap tahun. Saya rasa bapak adalah presiden yg berhati nurani. Mungkin bapak harus mencoba untuk pindah kantor di Jambi, Palembang atau riau sampai 2 bulan. Sesek pak, masak kami harus membayar udara yg kami hirup. Sementara untuk masa ini hanya udara lah yg kami bisa dapatkan secara gratis. Makasih pak, maaf ojok alon-alon asal kelakon pak. Bapak harus cepat, karena anak-anak kami butuh hidup," tulis Ira Rayani dalam catatannya tersebut.

Ira Rayani dan dua anaknya sudah berhasil mengungsi ke kediaman orangtuanya di Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Di rumah dinas sang suami, di Riau, hanya tinggal suami dan dua orang anaknya. Kini, ia semakin was-was lantaran salah satu anaknya kembali terkena ISPA, lantaran kabut asap yang semakin tebal di Riau.

"Ini sedang diusahakan mengungsi ke Bogor. Tapi pesawat susah sekali," ujar Ira Rayani melalui sambungan telepon.

 

BACA JUGA:

  1. Celoteh Ira Rayani Tentang Asap Kebakaran Hutan, Bikin Mata Terbuka
  2. Akibat Asap Ira Rayani Keluhkan Masalah Pendidikan Anaknya Jadi Terganggu
  3. Anak Terserang ISPA Akibat Kabut Asap, Ira Rayani Tuntut Ketegasan Pemerintah
  4. PM Malaysia Desak Indonesia Tangani Kabut Asap dengan Cepat
#Asap Kebakaran Hutan #Presiden Jokowi #Ira Rayani #Kabut Asap
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kebakaran Gunung Semeru dan 4 Pegunungan di Jatim Makin Parah, Heli Pemadam Ngadat
Darurat karhutla Jawa Timur! Kebakaran Gunung Semeru makin meluas hingga ribuan hektare. Imbasnya, Kawah Ijen resmi ditutup. Cek update kondisi terkininya di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 04 September 2026
Kebakaran Gunung Semeru dan 4 Pegunungan di Jatim Makin Parah, Heli Pemadam Ngadat
Indonesia
Kabut Asap Mulai Datang, Bukittinggi Imbau Warganya Pakai Masker
Kabut asap mulai terasa di Kota Bukittinggi, diduga berasal dari titik panas di beberapa daerah Sumatra.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
 Kabut Asap Mulai Datang, Bukittinggi Imbau Warganya Pakai Masker
Indonesia
Asap Tebal Ganggu Jarak Pandang, Pesawat Menhut Raja Juli Gagal Mendarat di Kalbar  
Pesawat yang membawa Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama rombongan gagal mendarat di Bandara Supadio, Kubu Raya, Kamis (3/9), karena jarak pandang hanya sekitar 100 meter.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Asap Tebal Ganggu Jarak Pandang, Pesawat Menhut Raja Juli Gagal Mendarat di Kalbar  
Indonesia
Brunei Mulai Terserang Kabut Asap, Ribuan Titik Panas Kalimantan Muncul dalam 3 Hari
Angin barat daya membawa asap pekat dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat hingga menutup langit Brunei.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Brunei Mulai Terserang Kabut Asap, Ribuan Titik Panas Kalimantan Muncul dalam 3 Hari
Indonesia
Karhurtla Masih Berlangsung, Mendikdasmen Izinkan Pemda Gemar Pembelajaran Jarak Jauh
Sambil menunggu proses pemadaman ini betul-betul selesai, anak-anak tetap belajar di rumah agar mereka tetap selamat
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Karhurtla Masih Berlangsung, Mendikdasmen Izinkan Pemda Gemar Pembelajaran Jarak Jauh
Indonesia
Kabut Asap Makin Parah, 1.500 Tabung Oksigen Dikirim ke 6 Provinsi
Pemerintah kirim 1.500 tabung oksigen dan perlengkapan pemadaman ke enam provinsi terdampak kabut asap karhutla. Kalimantan Barat jadi penerima tahap awal.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Kabut Asap Makin Parah, 1.500 Tabung Oksigen Dikirim ke 6 Provinsi
Indonesia
2.945 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
Kualitas udara pada dini hari dan pagi berdasarkan PM 2,5 dalam beberapa jam masuk kategori tidak sehat dan sangat tidak sehat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
2.945 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
Indonesia
Kabut Asap Mulai Ganggu Penerbangan, 21 Penerbangan ke Pontianak Alami Keterlambatan
Dari 21 penerbangan yang terdampak, sebagian besar merupakan penerbangan keberangkatan. Sementara penerbangan yang terdampak saat mendarat tercatat sekitar tiga hingga empat penerbangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
Kabut Asap Mulai Ganggu Penerbangan, 21 Penerbangan ke Pontianak Alami Keterlambatan
Dunia
107 Ribu Hektar Lahan Hangus, Menko Polkam Bilang Belum Ada Negara Tetangga Terganggu
Pemerintah menyatakan asap karhutla 170 ribu hektar belum ganggu negara tetangga.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
107 Ribu Hektar Lahan Hangus, Menko Polkam Bilang Belum Ada Negara Tetangga Terganggu
Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Bagikan