Menggigit Pasangan Membangkitkan Gairah Bercinta?

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 09 Juni 2022
Menggigit Pasangan Membangkitkan Gairah Bercinta?

Jangan gigit terlalu kencang. (Foto: Unsplash/Carly Rae Hobbins)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBERAPA liar kamu di ranjang? Jika kamu menyukai hal baru dalam bercinta, kegiatan satu ini boleh dicoba: menggigit pasangan. Kelihatannya memang agak kasar, namun bagi beberapa pasangan, saling menggigit di tengah-tengah permainan merupakan hal lumrah.

Pakar Seks Kayla Lords di laman Askmen mengatakan beberapa pasangan saling menggigit untuk membangkitkan gairah seksual. Beberapa bagian tubuh bisa menjadi sasarannya untuk makin memanaskan percintaan. "Menggigit secara seksual bisa sesederhana menggigit telinga, atau sekuat menenggelamkan gigi ke bahu dan menggigit sekeras mungkin," kata Lords.

Baca Juga:

Mencekik Pasangan Membuat Bergairah?

Di sisi lain, Ahli seks Mackenzie Riel menuturkan menggigit pasangan bisa menjadi bentuk kasih sayang. Apalagi jika dilakukan dengan penuh kelembutan, perasaan cinta akan semakin membara. Terkadang, menggigit juga menjadi ajang pembuktian siapa yang lebih perkasa di atas ranjang.

Tak semua orang suka digigit ketika bercinta. (Foto: Unsplash/Scott Brume)

Sementara menurut Pendidik Seks Kenneth Play, kegiatan menggigit pasangan memang menjadi salah satu fantasi beberapa pasangan. "Mereka mungkin juga menyukai insting dasar, baik rasa takut yang diciptakan maupun gigitan yang sebenarnya," ujarnya.

Namun, tentu saja menggigit pasangan tidak bisa disamakan seperti kamu menyantap makanan. Alih-alih membangkitkan gairah, kuatnya gigitan akan membuat pasangan kesakitan dan menurunkan mood bercintanya. Lantas bagaimana cara yang benar saat menggigitnya?

Pertama, jangan terburu-buru. Meskipun kamu sedang benar-benar on, tetap lakukan gigitan dengan perlahan, tidak perlu melakukannya dengan intensitas penuh. Tidak lupa juga, komunikasikan dan minta persetujuannya sebelum menggigitnya. "Ini bisa sangat menyenangkan bagi sebagian orang, tetapi tidak semua orang," kata Riel.

Baca Juga:

Supaya Lebih 'Panas', Bercintalah di Pagi Hari

Kemudian, tetapkan batas saat menggigitnya. Riel menyarankan setelah melakukan gigitan, tanyakan kepadanya apakah gigitan tersebut membuatnya kesakitan. Pastikan gigitan tersebut membuatnya tetap nyaman bercinta denganmu. "Hanya untuk memastikan bahwa Anda tidak menyakiti pasangan Anda," paparnya.

Selain itu, kamu tidak boleh sembarangan menentukan bagian tubuh pasangan yang ingin digigit. Sebab, sensasi setiap orang dalam melakukan hal ini berbeda-beda. Mungkin kamu menyukai menggigit di bagian tubuh tertentu, tapi boleh jadi ia tidak menyukainya.

Lakukan dengan penuh kasih sayang. (Foto: Unsplash/Nathan Dumlao)

"Beberapa orang suka bahu mereka digigit, yang lain membenci saraf yang bisa ditusuk di sana. Beberapa orang suka paha bagian dalam mereka digigit karena lokasi erotis, sementara yang lain sensitif di sana," papar Play.

Terakhir dan paling penting, menggigit pasangan saat bercinta bukan sekadar menancapkan gigi kamu ke bagian tubuhnya. Lakukan gigitan dengan penuh kasih sayang dan rayuan. Mengombinasikan kecupan dan silat lidah sambil menggigitnya juga bisa menjadi variasi.

"Cium dan gigitlah tubuhnya secara berkala untuk menunjukkan betapa Anda menyukainya, dan untuk membangun antisipasi," tutup Riel. (ikh)

Baca Juga:

Hal yang Dibenci Perempuan Ketika Bercinta

#Kesehatan #Seks #Bercinta
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan