Mengenang Pertandingan Sepak Bola Bersejarah Berbarengan Sahur Ramadan Sebelum Pandemi

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Sabtu, 30 April 2022
Mengenang Pertandingan Sepak Bola Bersejarah Berbarengan Sahur Ramadan Sebelum Pandemi

Mengenang pertandingan sepak bola bersejarah pas berbarengan sahur ramadan. (Unsplash-Thomas Serer)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENUNGGU waktu sahur lebih seru memang bersama teman-teman. Beragam kegiatan bisa dilakukan, seperti main gim atau main bareng (mabar), sekadar berbincang sambil genjrang-genjreng, dan paling seru kalau udah nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola.

Nah, pertandingan-pertandingan sepak bola bersejarah pernah terselenggara bersamaan dengan bulan Ramadan sehingga semakin semarak.

Jika tak ada pertandingan sepak bola, saat sahur biasanya orang-orang akan ditemani dengan acara-acara televisi, mulai dari acara talk show, komedi, sinetron, dan lainnya.

Baca Juga:

Lakukan Ini Supaya Enggak Dehidrasi Saat Olahraga di Bulan Puasa

Momen menunggu sahur akan semakin semarak ketika ada pertandingan sepak bola apalagi dua tim nan berlaga merupakan tim besar dan sama-sama kuat. Sebelum pandemi, salah satu momen besar dan bersejarah dalam sepak bola terjadi pada Ramadan tahun 2014.

Kala itu, terselenggara World Cup tahun 2014 di Brazil diadakan pada 12 juni – 13 Juli 2014, dan bulan Ramadan terjadi pada 28 Juni – 28 Juli 2014.

Pada pelgelaran sepakbola terbesar di dunia tersebut, banyak sekali momen-momen unik masih dikenang penggemar sepak bola sampai saat ini. Mulai dari momen ikonik sundulan ‘The Flying Dutchman’ Robin van Persie saat laga Belanda melawan Spayol, hingga kekalahan telak tuan rumah Brazil atas Jerman dengan skor akhir 1-7 untuk jerman.

bola
Momen saat van Persie melakukan sundulan 'The Flying Dutchman'. (Foto: Pinterest Yahoo Sports)

Pada saat itu, World Cup 2014 berhasil mempertemukan Jerman dan Argentina di babak Final, akhirnya Jerman keluar sebagai juara dunia sepakbola untuk kali keempat.

Selain World Cup 2014, ajang sepak bola bertepatan dengan momen sahur di Indonesia, ada juga pergelaran Euro 2016 di Prancis diselenggarakan pada 10 Juni-10 Juli 2016 nan bertepatan dengan bulan Ramadan pada 6 Juni – 5 Juli.

Baca Juga:

Waspada Serangan Jantung Mendadak Ketika Olahraga Berlebihan

Pada Euro 2016 ada beberapa momen menarik, seperti Islandia secara mengejutkan bisa melaju sampai babak perempat final, hingga momen Critiano Ronaldo cedera di laga final, serta gol krusial dari Eder membawa Portugal menjadi juara setelah mengalahkan tuan rumah Prancis.

Terakhir ada laga Final Champions League 2019 mempertemukan Liverpool dengan Tottenham Hotspur di laga final. Pertandingan tersebut dilaksanakan pada tanggal 2 Juni tahun 2019 dan bulan Ramadan terjadi pada 5 Mei – 4 Juni.

bola
Gol krusial dari Eder membawa Portugal menjadi juara Euro 2016. (Foto: Toledo Blade)

Pada laga tersebut, Liverpool berhasil mengalahkan Spurs sehingga membuatnya berhasil mendapatkan piala ‘Kuping Besar’ setelah terakhir kali terjadi pada tahun 2005. (Ref)

Baca Juga:

Studi: Olahraga Lari Membuatmu Lebih Bahagia

#Olahraga #April Tematik +62 Bicara Kangen
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Catat Rekor Para Renang Asia Baru, Maulana Rifky Sapu Bersih 2 Emas Indonesia
Maulana Rifky Yavianda sabet 2 emas & rekor Asia baru di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Kalahkan wakil tuan rumah Jepang. Simak selengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 20 Oktober 2026
Catat Rekor Para Renang Asia Baru, Maulana Rifky Sapu Bersih 2 Emas Indonesia
Olahraga
Menpora Erick Thohir Lepas 103 Atlet Asian Para Games Jepang, Tegaskan Bonus Sama dengan Asian Games
Pemerintah terus mendukung National Paralympic Committee Indonesia untuk bisa terus mengirimkan atlet terbaik.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Menpora Erick Thohir Lepas 103 Atlet Asian Para Games Jepang, Tegaskan Bonus Sama dengan Asian Games
Olahraga
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Tantangan yang lebih besar yakni bagaimana prestasi tersebut diperluas ke lebih banyak cabang olahraga dan bisa dipertahankan dalam jangka panjang.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Olahraga
Peringkat FIFA Timnas Indonesia Naik, Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Dengan koleksi poin tersebut, peringkat FIFA Timnas Indonesia kini ada di posisi 117.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Peringkat FIFA Timnas Indonesia Naik, Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga
Porturin Targetkan Bawa Pulang Empat Emas untuk Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship
Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship harus digunakan semaksimal mungkin karena sistem perlombaan ini memiliki poin yang bagus.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Porturin Targetkan Bawa Pulang Empat Emas untuk Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship
Olahraga
Jersey 'Last Dance' Jordan Terjual Seharga Rp 190,65 Miliar, Penanda Puncak Era Basket sebagai Fenomena Budaya Global
Ia mengenakan jersey tersebut pada gim ketiga Final NBA 1998, yang merupakan musim terakhirnya bersama Chicago Bulls.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Jersey 'Last Dance' Jordan Terjual Seharga Rp 190,65 Miliar, Penanda Puncak Era Basket sebagai Fenomena Budaya Global
Olahraga
UEFA Nations League, Inggris dan Spanyol Kompak Raih Kemenangan
Timnas Inggris dan Spanyol sama-sama mengamankan poin dan optimisme untuk laga berikutnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
UEFA Nations League, Inggris dan Spanyol Kompak Raih Kemenangan
Indonesia
Lifter Rahmat Erwin Raih Emas Asian Games 2026 dan Pecahkan Rekor, Langsung Ditelepon Presiden Prabowo
Prabowo menelpon melalui panggilan video dari kediaman Prabowo di Hambalang, Sabtu (26/9) sore.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Lifter Rahmat Erwin Raih Emas Asian Games 2026 dan Pecahkan Rekor, Langsung Ditelepon Presiden Prabowo
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tekno
Huawei Smartwatch GT Series Diklaim Bisa Tahan hingga 21 Hari, Cocok untuk Aktivitas Olahraga
Huawei GT Series diklaim mampu bertahan hingga 21 hari untuk penggunaan ringan. Simak daya tahan HUAWEI WATCH GT 6 dan GT Runner.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Huawei Smartwatch GT Series Diklaim Bisa Tahan hingga 21 Hari, Cocok untuk Aktivitas Olahraga
Bagikan