Mengenang Pertandingan Sepak Bola Bersejarah Berbarengan Sahur Ramadan Sebelum Pandemi
Mengenang pertandingan sepak bola bersejarah pas berbarengan sahur ramadan. (Unsplash-Thomas Serer)
MENUNGGU waktu sahur lebih seru memang bersama teman-teman. Beragam kegiatan bisa dilakukan, seperti main gim atau main bareng (mabar), sekadar berbincang sambil genjrang-genjreng, dan paling seru kalau udah nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola.
Nah, pertandingan-pertandingan sepak bola bersejarah pernah terselenggara bersamaan dengan bulan Ramadan sehingga semakin semarak.
Jika tak ada pertandingan sepak bola, saat sahur biasanya orang-orang akan ditemani dengan acara-acara televisi, mulai dari acara talk show, komedi, sinetron, dan lainnya.
Baca Juga:
Lakukan Ini Supaya Enggak Dehidrasi Saat Olahraga di Bulan Puasa
Momen menunggu sahur akan semakin semarak ketika ada pertandingan sepak bola apalagi dua tim nan berlaga merupakan tim besar dan sama-sama kuat. Sebelum pandemi, salah satu momen besar dan bersejarah dalam sepak bola terjadi pada Ramadan tahun 2014.
Kala itu, terselenggara World Cup tahun 2014 di Brazil diadakan pada 12 juni – 13 Juli 2014, dan bulan Ramadan terjadi pada 28 Juni – 28 Juli 2014.
Pada pelgelaran sepakbola terbesar di dunia tersebut, banyak sekali momen-momen unik masih dikenang penggemar sepak bola sampai saat ini. Mulai dari momen ikonik sundulan ‘The Flying Dutchman’ Robin van Persie saat laga Belanda melawan Spayol, hingga kekalahan telak tuan rumah Brazil atas Jerman dengan skor akhir 1-7 untuk jerman.
Pada saat itu, World Cup 2014 berhasil mempertemukan Jerman dan Argentina di babak Final, akhirnya Jerman keluar sebagai juara dunia sepakbola untuk kali keempat.
Selain World Cup 2014, ajang sepak bola bertepatan dengan momen sahur di Indonesia, ada juga pergelaran Euro 2016 di Prancis diselenggarakan pada 10 Juni-10 Juli 2016 nan bertepatan dengan bulan Ramadan pada 6 Juni – 5 Juli.
Baca Juga:
Waspada Serangan Jantung Mendadak Ketika Olahraga Berlebihan
Pada Euro 2016 ada beberapa momen menarik, seperti Islandia secara mengejutkan bisa melaju sampai babak perempat final, hingga momen Critiano Ronaldo cedera di laga final, serta gol krusial dari Eder membawa Portugal menjadi juara setelah mengalahkan tuan rumah Prancis.
Terakhir ada laga Final Champions League 2019 mempertemukan Liverpool dengan Tottenham Hotspur di laga final. Pertandingan tersebut dilaksanakan pada tanggal 2 Juni tahun 2019 dan bulan Ramadan terjadi pada 5 Mei – 4 Juni.
Pada laga tersebut, Liverpool berhasil mengalahkan Spurs sehingga membuatnya berhasil mendapatkan piala ‘Kuping Besar’ setelah terakhir kali terjadi pada tahun 2005. (Ref)
Baca Juga:
Bagikan
Yudi Anugrah Nugroho
Berita Terkait
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Berjaya di SEA Games 2025, Tim Indonesia Pertegas Posisi 'Raja' Panahan Asia Tenggara
Tim Cycling Indonesia Andalkan Mental Juara dan Dukungan Penuh Federasi, Kunci Kesuksesan Capai Target Medali SEA Games 2025
Aksi Basral saat Pulang Bawa Medali Emas SEA Games 2025, Tunjukkan Trik Skateboard Loncati Motor
Martina Ayu Tercepat di Triathlon Putri, Raihan Emas Tim Indonesia di SEA Games 2025 Thailand Tembus 81
FIFA Rilis Tiket Lebih Murah untuk Piala Dunia 2026, hanya Rp 1 Jutaan