Mengenal Wayang Garing, Kesenian asal Banten yang Terancam Punah

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 25 Juli 2024
Mengenal Wayang Garing, Kesenian asal Banten yang Terancam Punah

Ilustrasi kesenian wayang garing dari Banten terancam punah. (Foto: Unsplash/Lighten Up)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Kesenian wayang tersebar luas di pulau Jawa, termasuk di Kabupaten Serang, Banten. Kesenian bernama wayang garing itu memang jarang diketahui banyak orang. Namun, kesenian ini tercatat sudah ada sejak masa Sultan Ageng Tirtayasa.

Mengacu laman resmi Kemendikbud, wayang garing menjadi wadah untuk menceritakan perjalanan sultan Banten hingga Babad Banteng.

“Namun, seiring berjalannnya waktu, tema-tema cerita yang diangkat berkembang dengan mengutip dari kisah-kisah Mahabrata, Ramayana hingga Lokapala,” tulis Kemendikbud di laman resminya.

Pada kesenian wayang garing, tak ada iringan musik seperti gamelan. Sebab, iringan musik hingga cerita akan dilakukan oleh dalang seorang diri.

Baca juga:

5 Tempat Wisata Sejarah di Banten, Penuh Peninggalan Kesultanan

Wayang Garing dilakukan oleh dalang
Wayang Garing dilakukan oleh dalang. Foto: Dok/Kemendikbud

Dalang tersebut juga menyanyikan tembang atau lagu selama pentas berlangsung. Biasanya, dalam gelaran wayang kulit, ada sinden yang menyanyikan tembang untuk mengiringi sang dalang.

Keunikan tersebut pun sesuai dengan namanya, yaitu garing yang berarti kering atau tanpa ada pengiring gamelan hingga sinden. Kesenian yang sudah menjadi warisan budaya tak benda dari Kemendikbud itu, biasanya ditemui di pelosok pedesaan di wilayah Serang.

Sayangnya, dalam artikel daring berjudul Kajali Berwayang Garing oleh Lina Herlinawati yang dirilis pada 21 April 2020 di laman Kemendikbud, kesenian wayang garing ini terancam punah dengan alasan tak adanya regenerasi.

Kesenian khas Serang yang telah berkembang sejak 1964 tersebut, hanya memiliki satu dalang yang menekuni kesenian ini, yaitu Kajali atau Ki Jali.

Baca juga:

Punyanya Banten nih, Band Rock Teatrikal Debus Rawe Rontek

Menurut Lina Herlinawati, salah satu ciri khas wayang garing adalah sifatnya yang merakyat dengan bahasa yang multikultural, komposisi lakon dan guyon, serta irama dan pakem pertunjukan wayang garing tidak gampang ditemukan dalam jenis-jenis wayang lainnya di Tanah Air. (far)

#Kesenian Banten #Wayang #Tradisi #Banten #Budaya Banten
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Keluarga jurnalis yang hilang kontak melakukan tabur bunga di bibir Pantai Kampung Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Berita Foto
Hari ke-10 Pencarian, Area SAR Jurnalis Hilang Diperluas hingga 8.509 Mil Laut Persegi
Pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Carita, Pandeglang, Banten, Kamis (17/9/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 17 September 2026
Hari ke-10 Pencarian, Area SAR Jurnalis Hilang Diperluas hingga 8.509 Mil Laut Persegi
Berita Foto
DVI Mulai Ambil Sampel DNA Keluarga Jurnalis dan ABK Hilang Kontak di Selat Sunda
Personel DVI mengambil sampel DNA dari keluarga jurnalis yang hilang kontak di Pos Ante Mortem DVI Polda Banten, Carita, Pandeglang, Banten, Senin (14/9/2026).
Didik Setiawan - Senin, 14 September 2026
DVI Mulai Ambil Sampel DNA Keluarga Jurnalis dan ABK Hilang Kontak di Selat Sunda
Berita Foto
Hari Ketujuh Pencarian, Basarnas Perpanjang Operasi SAR Jurnalis dan ABK Hilang hingga Tiga Hari
Menyampaikan hasil pencarian hari ketujuh jurnalis yang hilang di Posko Nasional, Marita Lippo Carita, Pandeglang, Banten, Senin (14/9/2026).
Didik Setiawan - Senin, 14 September 2026
Hari Ketujuh Pencarian, Basarnas Perpanjang Operasi SAR Jurnalis dan ABK Hilang hingga Tiga Hari
Berita Foto
Doa Bersama untuk Keselamatan Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Sejumlah jurnalis dan warga mengikuti doa bersama untuk keselamatan jurnalis di Masjid Islamic Center Baiturrahmi, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Doa Bersama untuk Keselamatan Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Berita Foto
Gubernur Banten Andra Soni Pimpin Rakor Pencarian Jurnalis di Anak Krakatau
Gubernur Banten, Andra Soni saat melakukan di Marina Carita, Banten, Kamis (10/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 10 September 2026
Gubernur Banten Andra Soni Pimpin Rakor Pencarian Jurnalis di Anak Krakatau
Indonesia
Inspeksi Pesisir Banten, Alat Deteksi Dini Tsunami Tanjung Lesung Masih Rusak
Inspeksi maraton mencakup wilayah Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, hingga Kota Cilegon dengan mengacu pada indikator standar internasional Tsunami Ready.
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Inspeksi Pesisir Banten, Alat Deteksi Dini Tsunami Tanjung Lesung Masih Rusak
Indonesia
5 Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Pencarian Dilanjutkan Rabu (9/9)
Operasi pencarian melibatkan Basarnas Pandeglang, Basarnas Banten, Posal Labuhan, serta jajaran Polsek dan Polres Pandeglang.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
5 Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Pencarian Dilanjutkan Rabu (9/9)
Indonesia
5 Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Tim SAR Lakukan Pencarian
Salah seorang jurnalis, kata Amrad, sempat berkomunikasi dengan jurnalis di Lampung sekitar pukul 14.42 WIB.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
5 Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Tim SAR Lakukan Pencarian
Indonesia
Gegana Masih Sterilkan TKP Ledakan Bom Nelayan Banten, INAFIS Olah TKP
Ledakan bom ikan di Pandeglang, Banten, menewaskan seorang nelayan dan melukai istrinya. Tim Gegana lakukan sterilisasi, INAFIS olah TKP.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Gegana Masih Sterilkan TKP Ledakan Bom Nelayan Banten, INAFIS Olah TKP
Bagikan