Mengenal Toprak Razgatlioglu, Juara Baru WSBK

Muchammad YaniMuchammad Yani - Senin, 22 November 2021
Mengenal Toprak Razgatlioglu, Juara Baru WSBK

Putuskan dominasi Jonathan Rea, Toprak Razgatl?o?lu menyabet gelar WSBK 2021. (Foto: Instagram/worldsbk)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

6 tahun berturut-turut merajai WSBK, akhirnya Jonatahan Rea harus turun tahta. Hal itu lantaran pembalap kelahiran Irlandia Utara tersebut dikalahkan oleh rivalnya yakni Toprak Razgatlioglu.

Toprak Razgatlioglu membuat sejarah baru di dunia motorsport. Ia menjadi pembalap Turki pertama yang menjadi juara dunia WSBK. Pembalap PATA Yamaha with Brixx ini mendominasi sepanjang musim 2021. Banyak penggemar balap memantau kiprah Toprak, karena performanya yang buas.

Baca juga:

5 Pembalap Teratas World Superbike Sepanjang Masa

Toprak dikenal sebagai salah satu pembalap paling agresif, terutama saat menyalip dan mengerem. Hal itu tidaklah heran, mengingat, ia merupakan murid dari Kenan Sofuoglu, legenda supersport Kawasaki.

Toprak merupakan murid dari Kenan Sofuoglu, legenda supersport Kawasaki. (Foto: Instagram/kenansofuoglu)
Toprak merupakan murid dari Kenan Sofuoglu, legenda supersport Kawasaki. (Foto: Instagram/kenansofuoglu)

Toprak Razgatlioglu lahir di Alanya, Turki. Ia adalah putra kedua dari pengendara sepeda motor akrobat terkenal asal Turki Arif Razgatl?o?lu. Ayahnya meninggal, bersama dengan pacarnya yang sedang naik di kursi pembonceng, setelah kecelakaan sepeda motor di Antalya pada 17 November 2017.

Pembalap kelahiran 16 Oktober 1996 itu mulai mengendarai motor saat berusia lima tahun dan menjadi pembalap motorcross empat tahun setelahnya.

Baca juga:

Ada World Superbike, Hotel di Lombok Full Booking

Pada 2005-2008, ia menjuarai Turkish Motocross Championship di kelas 65 cc dan 85 cc. Toprak kemudian berkompetisi di Turkish 600cc C Road Race Championship musim 2009 dan 2012. Dimana ia berhasil menjuarai kejuaraan tersebut pada 2012 menggunakan Yamaha R6.

Pembalap berusia 25 tahun ini juga menjadi runner-up Eastern Europe 600 Supersport Championship dan mendapat peringkat kelima di Yamaha R6 Dunlop Cup.

Masa kecil Toprak Razgatl?o?lu. (Foto: Instagram/toprak_tr54)
Masa kecil Toprak Razgatlioglu. (Foto: Instagram/toprak_tr54)

Untuk karirnya di dunia WSBK dimulai pada tahun 2018, saat itu Toprak masih tergabung ke dalam tim Kawasaki Puccetti Racing. Di tahun debutnya, ia hanya berhasil mendapat dua kali podium, dan hanya finish di peringkat Sembilan.

Setahun setelahnya, Toprak mendapat dua kali kemenangan dan 14 podium. Sehingga Toprak menyelesaikan musim 2019 di peringkat kelima. Pada musim 2020, ia memutuskan untuk bergabung dengan tim PATA Yamaha, bersama dengan Yamaha, Performa Toprak Razgatlioglu semakin meningkat di sepanjang musim.

Puncaknya ialah pada 2021, perjuangan Toprak akhirnya membuahkan hasil, yaitu menjadi juara dunia di sirkuit Mandalika, Lombok. Ini merupakan gelar kedua Yamaha di WSBK, dimana gelar pertama diraih oleh Ben Spies di tahun 2009. (Rey)

Baca juga:

Cegah Hujan Saat World Superbike, Tiga Ton Garam Ditabur di Langit Lombok

#Olahraga #Superbike
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Catat Rekor Para Renang Asia Baru, Maulana Rifky Sapu Bersih 2 Emas Indonesia
Maulana Rifky Yavianda sabet 2 emas & rekor Asia baru di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Kalahkan wakil tuan rumah Jepang. Simak selengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 20 Oktober 2026
Catat Rekor Para Renang Asia Baru, Maulana Rifky Sapu Bersih 2 Emas Indonesia
Olahraga
Menpora Erick Thohir Lepas 103 Atlet Asian Para Games Jepang, Tegaskan Bonus Sama dengan Asian Games
Pemerintah terus mendukung National Paralympic Committee Indonesia untuk bisa terus mengirimkan atlet terbaik.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Menpora Erick Thohir Lepas 103 Atlet Asian Para Games Jepang, Tegaskan Bonus Sama dengan Asian Games
Olahraga
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Tantangan yang lebih besar yakni bagaimana prestasi tersebut diperluas ke lebih banyak cabang olahraga dan bisa dipertahankan dalam jangka panjang.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Olahraga
Peringkat FIFA Timnas Indonesia Naik, Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Dengan koleksi poin tersebut, peringkat FIFA Timnas Indonesia kini ada di posisi 117.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Peringkat FIFA Timnas Indonesia Naik, Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga
Porturin Targetkan Bawa Pulang Empat Emas untuk Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship
Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship harus digunakan semaksimal mungkin karena sistem perlombaan ini memiliki poin yang bagus.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Porturin Targetkan Bawa Pulang Empat Emas untuk Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship
Olahraga
Jersey 'Last Dance' Jordan Terjual Seharga Rp 190,65 Miliar, Penanda Puncak Era Basket sebagai Fenomena Budaya Global
Ia mengenakan jersey tersebut pada gim ketiga Final NBA 1998, yang merupakan musim terakhirnya bersama Chicago Bulls.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Jersey 'Last Dance' Jordan Terjual Seharga Rp 190,65 Miliar, Penanda Puncak Era Basket sebagai Fenomena Budaya Global
Olahraga
UEFA Nations League, Inggris dan Spanyol Kompak Raih Kemenangan
Timnas Inggris dan Spanyol sama-sama mengamankan poin dan optimisme untuk laga berikutnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
UEFA Nations League, Inggris dan Spanyol Kompak Raih Kemenangan
Indonesia
Lifter Rahmat Erwin Raih Emas Asian Games 2026 dan Pecahkan Rekor, Langsung Ditelepon Presiden Prabowo
Prabowo menelpon melalui panggilan video dari kediaman Prabowo di Hambalang, Sabtu (26/9) sore.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Lifter Rahmat Erwin Raih Emas Asian Games 2026 dan Pecahkan Rekor, Langsung Ditelepon Presiden Prabowo
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tekno
Huawei Smartwatch GT Series Diklaim Bisa Tahan hingga 21 Hari, Cocok untuk Aktivitas Olahraga
Huawei GT Series diklaim mampu bertahan hingga 21 hari untuk penggunaan ringan. Simak daya tahan HUAWEI WATCH GT 6 dan GT Runner.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Huawei Smartwatch GT Series Diklaim Bisa Tahan hingga 21 Hari, Cocok untuk Aktivitas Olahraga
Bagikan