Merahputih.com - Nama Sabah FK mungkin masih terdengar asing bagi sebagian besar pencinta sepak bola Indonesia. Namun, klub asal Azerbaijan ini tiba-tiba menjadi sorotan setelah memastikan diri tampil di Liga Champions 2026/2027.
Yang pasti, Sabah FK tidak memiliki hubungan dengan Sabah, wilayah di Malaysia yang memiliki klub Sabah FC.
Baca juga:
Lautaro Martinez: Juara Liga Champions Ambisi, Bukan Obsesi Inter
Sabah FK mencetak sejarah setelah menyingkirkan wakil Israel, Hapoel Be'er Sheva, pada babak kualifikasi dengan kemenangan agregat 6-4. Hasil tersebut mengantarkan mereka untuk pertama kalinya ke fase liga Liga Champions.
Apa Arti Nama Sabah?

Menariknya, nama Sabah juga memiliki makna khusus.
FK merupakan singkatan dari Football Klub, istilah yang digunakan dalam bahasa Azerbaijan untuk menyebut klub sepak bola. Sementara itu, Sabah berarti “besok” atau “masa depan” dalam bahasa Azerbaijan.
Baca juga:
Superkomputer Opta Jagokan Arsenal Juara Liga Champions 2026/27, Tebus Kegagalan Musim Lalu?
Baru Berdiri pada 2017
Sabah FK tergolong klub muda. Mereka baru didirikan pada 2017 dan saat awal berdiri langsung berkompetisi di kasta kedua Liga Azerbaijan.
Sabah berbasis di Masazir, wilayah yang berada tidak jauh dari ibu kota Azerbaijan, Baku.
Klub tersebut dibentuk sebagai bagian dari proyek modern yang berfokus pada pengembangan sepak bola, termasuk pembinaan pemain muda di Azerbaijan.
Hanya setahun berselang, Sabah berhasil promosi ke kasta tertinggi pada 2018.
Sejak saat itu, mereka belum pernah kembali terdegradasi. Bahkan, perjalanan tersebut mencapai puncaknya pada musim 2025/2026 ketika Sabah berhasil menjadi juara Liga Azerbaijan untuk pertama kalinya.
Baca juga:
Musim Paling Brutal, Jalur Neraka Liga Champions 2026/27 Saling Sikut Calon Juara Sejak Awal
Jalan Menuju Liga Champions
Gelar domestik tersebut mengantarkan Sabah ke kualifikasi Liga Champions 2026/2027.
Di bawah asuhan Valdas Dambrauskas, Sabah harus melewati beberapa ronde sebelum akhirnya memastikan tempat di fase liga.
Perjalanan mereka dimulai dengan menyingkirkan wakil Wales, The New Saints, dengan agregat 4-1. Sabah kemudian mengalahkan KuPS dari Finlandia dengan agregat 3-0.
Aarhus dari Denmark juga berhasil mereka singkirkan dengan agregat 5-2. Terakhir, Hapoel Be'er Sheva menjadi korban berikutnya setelah Sabah menang agregat 6-4.
Rentetan hasil tersebut membuat Sabah mencatat sejarah sebagai klub Azerbaijan yang untuk pertama kalinya tampil di fase liga Liga Champions.