Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Mengenal Rudal Sejjil Milik Garda Revolusi Iran, ‘Pembuka Pintu Neraka’ yang Bisa Hancurkan Israel dalam Hitungan Menit

Frengky AruanFrengky Aruan - Kamis, 19 Juni 2025
Mengenal Rudal Sejjil Milik Garda Revolusi Iran, ‘Pembuka Pintu Neraka’ yang Bisa Hancurkan Israel dalam Hitungan Menit

Serangan rudal Iran di wilayah Israel. (Foto: Media Sosial)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Korps Garda Revolusi Islam Iran tak henti-hentinya meluncurkan rudal ke wilayah Israel. Salah satunya rudal jarak jauh Sejjil yang diklaim bisa ‘membuka pintu neraka’ bagi Israel.

Serangan pertama rudal Sejjil menargetkan infrastruktur militer Israel. Rudal Sejjil punya jangkauan 2 ribu kilometer, dalam Operasi True Promise 3 yang masuk gelombang ke-12.

Dilansir dari berbagai sumber, Sejjil adalah rudal balistik berbahan bakar padat dua tahap yang dikembangkan Iran.

Rudal ini berukuran panjang 18 meter, diameter 1,25 meter, berat peluncuran 23.600 kilogram, dan bisa membawa muatan sekitar 700 kilogram.

Sejjil dapat menjangkau semua wilayah Israel dan Eropa bagian tenggara.

Rudal ini sangat mudah bermanuver dan dirancang untuk menghindari sistem deteksi musuh, sehingga meningkatkan peluangnya untuk menembus perisai pertahanan udara canggih seperti sistem Iron Dome dan Arrow milik Israel.

Tak seperti rudal berbahan bakar cair yang lebih lama, propulsi berbahan bakar padat Sejjil artinya waktu peluncuran lebih cepat, mobilitas lebih mudah, dan daya tahan lebih baik.

Baca juga:

Konflik Iran-Israel, Para Ahli Peringatkan Campur Tangan AS lewat Serangan Bisa Buka ‘Kotak Pandora’

Peningkatan Jangkauan

Pengembangan rudal Sejjil dimulai pada akhir 1990-an. Diawali pengembangan rudal Iran sebelumnya, terutama SRBM Zelzal.

Penggunaan propelan padat disebabkan kemajuan teknologi bahan bakar yang dibuat bersamaan dengan program Zelzal selama 1990-an—yang pengembangannya diyakini dibantu China.

Uji coba peluncuran pertama dilakukan pada 2008. Saat itu, rudal dilaporkan terbang sejauh 800 kilometer.

Peluncuran kedua dilakukan pada Mei 2009 untuk menguji sistem navigasi dan pemanduan yang lebih baik.

Empat uji terbang lainnya dilakukan sejak 2009, dengan uji coba keenam terbang sejauh 1.900 kilometer ke Samudera Hindia. Saat uji coba pada 2009, Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa bereaksi.

Iran memiliki rudal-rudal balistik jarak menengah yang mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer yang dapat menyerang Israel dalam hanya hitungan menit. Iran dilaporkan memiliki sembilan jenis rudal dengan kemampuan ini.

Para ahli memperkirakan sekitar 2.000 rudal mampu menghantam Israel.

Inventaris rudal Iran mencakup model-model canggih seperti Sejil, yang dapat melaju dengan kecepatan melebihi 17.000 km/jam dengan jangkauan 2.500 km; Kheibar dengan jangkauan 2.000 km; dan Haj Qasem dengan jangkauan 1.400 km.

Baca juga:

23 Negara Mengecam Serangan Israel Terhadap Iran, Desak Timur Tengah Bebas Nuklir

Sistem Pertahanan Israel

Sementara itu, seperti dilaporkan Euronews, Israel memiliki sistem pertahanan udara terdiri dari beberapa lapisan, yaitu Iron Dome, David's Sling, dan Arrow.

Iron Dome berfungsi sebagai garis pertahanan pertama dengan kemampuan mencegat roket jarak pendek dan peluru artileri hingga 70 km, terutama untuk melindungi area permukiman.

Di atasnya, David's Sling dirancang untuk menghadapi rudal balistik jarak menengah yang diluncurkan dari jarak antara 100 hingga 200 km.

Sementara itu, sistem Arrow, yang meliputi Arrow 2 dan Arrow 3, menawarkan perlindungan jarak jauh.

Arrow 2 mampu mencegat rudal di atmosfer atas dalam radius 100 km. Sementara Arrow 3 dapat menghancurkan rudal sejauh 2.400 km, bahkan hingga ke luar angkasa.

Setiap rudal yang menyerang umumnya dihadapi dengan satu rudal pencegat. Artinya, jika Iran meluncurkan 100 rudal, Israel harus menembakkan hampir 100 rudal pencegat sebagai respons.

Namun, rudal pencegat ini sangat mahal dan produksinya tidak mudah dalam jumlah besar, sehingga Israel dan Amerika Serikat kemungkinan akan menghadapi keterbatasan dalam penggunaannya. Hal ini bisa membuat serangan rudal Iran yang lebih kecil menjadi lebih efektif. (Knu)

#Konflik Israel-Iran #Rudal Sejjil #Iran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan di Pemakaman Imam Reza di Mashhad
Upacara pemakaman Ali Khamenei yang berlangsung sejak Jumat lalu (3/7) dihadiri oleh pejabat politik yang mewakili lebih dari 45 negara dan cendekiawan dari 90 negara lebih.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 Juli 2026
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan di Pemakaman Imam Reza di Mashhad
Indonesia
Tertahan Sejak Maret, Kapal Pertamina Akhirnya Keluar dari Selat Hormuz
Keberhasilan tersebut juga merupakan buah dari dukungan dan komunikasi yang baik dengan otoritas terkait di Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Tertahan Sejak Maret, Kapal Pertamina Akhirnya Keluar dari Selat Hormuz
Dunia
Amerika Serang Iran, Aktivitas Pelayaran Selat Hormuz Nyaris Terhenti Lagi
Jika dibandingkan dengan periode konflik terbuka, maka jumlah kapal yang melintas biasanya kurang dari 20 kapal per hari.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Amerika Serang Iran, Aktivitas Pelayaran Selat Hormuz Nyaris Terhenti Lagi
Indonesia
Serangan AS Dalam 2 Hari ke Iran Tewaskan 14 Orang dan Melukai 78 Lainnya
Eskalasi dimulai setelah Amerika Serikat menuduh Iran menyerang tiga kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Serangan AS Dalam 2 Hari ke Iran Tewaskan 14 Orang dan Melukai 78 Lainnya
Indonesia
Delegasi Pemerintah ke Pemakaman Ali Khamenei Berangkat Kamis (8/7), Bawa Juga Ulama
Delegasi akan langsung berangkat ke tempat peristirahatan terakhir Khamenei untuk selanjutnya mengikuti pertemuan dengan Pemerintah Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Delegasi Pemerintah ke Pemakaman  Ali Khamenei Berangkat Kamis (8/7), Bawa Juga Ulama
Indonesia
Ketua MPR Ngaku Diutus Presiden, tak Pernah Ajukan Diri Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Muzani mengaku tidak pernah mengajukan diri untuk menjadi delegasi Indonesia dan tidak mengetahui pertimbangan khusus Presiden menunjuk dirinya.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Ketua MPR Ngaku Diutus Presiden, tak Pernah Ajukan Diri Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Dunia
Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei Lanjut di Irak, Jenazah Dibawa ke Karbala
Prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei berlanjut di Irak. Jenazah tiba di Najaf, disambut Presiden Iran dan PM Irak.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 Juli 2026
Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei Lanjut di Irak, Jenazah Dibawa ke Karbala
Indonesia
Iran Tembakan Dua Rudal ke Kapal Komersial Melintasi Selat Hormuz
Dua pejabat AS menyebutkan, Amerika kemungkinan akan membalas dengan serangan terhadap target-target Iran menyusul serangan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Iran Tembakan Dua Rudal ke Kapal Komersial Melintasi Selat Hormuz
Indonesia
Bambang Pacul Kritik Pengutusan Muzani ke Iran, Ketua MPR tak Bisa Langsung Diperintah Presiden
Presiden tidak bisa serta-merta menugasi Ketua MPR karena keduanya merupakan pemimpin lembaga negara yang memiliki kedudukan sejajar.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Bambang Pacul Kritik Pengutusan Muzani ke Iran, Ketua MPR tak Bisa Langsung Diperintah Presiden
Indonesia
Indonesia hanya Diwakili Dubes saat Penghormatan Ayatollah Khamenei, Menlu: Ada Berbagai Pertimbangan Teknis
Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengatakan Indonesia telah menerima undangan upacara penghormatan terakhir terhadap Khamenei.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Indonesia hanya Diwakili Dubes saat Penghormatan Ayatollah Khamenei, Menlu: Ada Berbagai Pertimbangan Teknis
Bagikan