In Flames, Band Metal Paling Ditunggu di Hammersonic Festival 2018

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 18 Juli 2018
In Flames, Band Metal Paling Ditunggu di Hammersonic Festival 2018

In Flames (Foto: imdb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PARA penyuka musik cadas Tanah Air akan dimanjakan kembali dengan perhelatan musik akbar Hammersonic Festival 2018. Ajang itu akan digelar di Carnaval Beach Ancol, Jakarta, 22 Juli 2018.

Setelah enam tahun sukses menggelar sebuah pentas musik keras, seperti metal, hardcore, dan punk, Hammersonic Festival tahun ini tampil dengan line-up yang sangat cadas dan fresh.

Salah satunya ialah In Flames, band melodic metal death yang menjadi penampil paling ditunggu di salah satu event musik metal terbesar di Indonesia itu.

In Flames (Foto: Shockwavemagazine)

In Flames ialah band bergenre death metal asal Gothenburg, Swedia, yang dibentuk Jesper Stromblad pada 1990. Kala itu, Stromblad masih menjadi personel grup band Ceremonial Oath. Ia akhirnya hengkang dari band tersebut pada 1993 dan fokus di In Flames.

Formasi awal In Flames saat terbentuk, yaitu Stromblad (gitar, drum, keyboard), Johan Larsson (bass), Glenn Ljungstrom (gitar), dan Carl Aslund (gitaris sementara). Saat itu, perusahan rekaman pertama yang menerima In Flames ialah Wrong Again Records. Seusai ditangani perusahaan tersebut, In Flame pun mulai menggarap album perdana mereka, Lunar Strain. Album itu selesai pada 1994 dan drilis pada tahun yang sama. Mikael Stanne menjadi voaklis sementara di album tersebut. Selain Stanne, In Flame juga sempat menggandeng Hengke Fross sebagai vokalis sementara.

Barulah pada 1995 band cadas satu ini mendapat seorang pemain drum dan vokalis, yakni Bjorn Gelotte dan Friden Anders. Dengan formasi yang lengkap, In Flame menelurkan album The Jester Race pada 1995. Peluncuran album tersebut diikuti sebuah tur bersama Samael, Grip Inc, dan Kreator.

In Flames (Foto: Metalobsession)

Dua tahun kemudian, tepatnya pada 1997, In Flames kembali melahirkan karya terbaru yaitu album ketiga mereka yang bertajuk Whoracle. Seusai perilisan album itu, Glenn Ljungstrom dan Johan Larsson hengkang dari band. Untuk sementara waktu, Niklas Engelin dan Peter Iwers menggatikan kekosongan tersebut dan melanjutkan tur Eropa.

Bongkar pasang personel pun terjadi lagi di 1998. Kepergian Engelin membuat Gelotte yang tadinya di posisi drum berpindah sebagai gitaris. Sementara itu, Daniel Svesson masuk menjadi penggebuk drum.

Meskipun terjadi perubahan personel, In Flame tetap produktif menghasilkan karya. Album keempat mereka, Colony, dirilis pada 1999. Perilisan itu diikuti tur ke Jepang, Eropa, dan Amerika. Setelah itu, band ini berturut-turut merilis Clayman (2000) dan Reroute to Reman (2002). Mereka bahkan menjalani tur bersama band metal papan atas, seperti Slayer, Soulfly, dan Mudvayne.

Nama In Flame makin bersinar setelah mereka merilis album ketujuh, Soundtrack to Your Escape di 2004. Meskipun demikian, album tersebut dianggap kehilangan fokus. Pasalnya, ciri khas musik melodic death metal yang jadi ciri khas mereka terdengar teralihkan.

Dengan nama yang makin bersinar, In Flame kembali menjalani tur dengan band-band besar lainnya, seperti Judas Priest, Motley Crue, dan Motorhead. Mereka bahkan menggelar tur lain pada 2005 bersama Lacuna Coil dan Sepultura untuk mempromosikan album Come Clarity.

(Foto: ghostcultmag)

Sebagai sebuah band musik keras, In Flame terbilang amat produktif. Album kesembilan mereka, A Sense of Purpose, dirilis pada Februari 2009 dan langsung diikuti tur bersama Children of Bodom, Megadeath, Job for a Cowboy, dan High on Fire.

Selain produktif, In Flame juga berjasa dalam mengembangkan musik melodic death metal bersama Dark Tranquillity dan At The Gates. Mereka memadukan death metal mainstream ala Amerika dengan gaya gitar Iron Maiden dengan background death metal. Itulah yang membuat musik mereka menjadi perpaduan melodi dengan kebrutalan death metal. Yang membuat mereka makin kuat ialah tema-tema kemanusiaan yang mereka angkat.

Dengan catatan karier yang panjang di kancah industri musik keras internasional, In Flames pun acap mendapat penghargaan bergengsi. Mereka dianugerahi dua penghargaan dari tiga nominasi Grammy, satu untuk Soundtrack to Your Escape (2004) untuk kategori Hard Rock/Metal of the Year dan satu nominasi untuk album Come Clarity (2006) dalam kategori yang sama. Selain itu, In Flames menjadi Best Band Internasional dari Golden Metalhammer Gods di 2008, juga sebuah Grammy untuk A Sens of Purpose dalam kategori Best Hard Rock.

Pantas saja para metalhead sudah tak sabar menantikan betapa gaharnya band tersebut. Sampai bertemu di Hammersonic Festival 2018 pada 22 Juli nanti ya!(Ryn)

#Grup Band
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Dongker Ungkap Makna 'Melankolia Radikal', Album tentang Kesedihan yang Mengakar
Dongker mengungkap makna album Melankolia Radikal. Album itu mengangkat kisah kesedihan yang mengakar.
Soffi Amira - Jumat, 28 Agustus 2026
Dongker Ungkap Makna 'Melankolia Radikal', Album tentang Kesedihan yang Mengakar
ShowBiz
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
Raster baru saja merilis single baru Imajiner. Lagu ini menceritakan tentang kegelisahan yang tidak terlihat.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
ShowBiz
Dongker Perkenalkan Album 'Melankolia Radikal' Lewat Showcase di Bawah Jembatan Pasupati
Dongker menggelar showcase Melankolia di Kolong. Showcase itu digelar di bawah Jembatan Pasupati, Bandung.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Dongker Perkenalkan Album 'Melankolia Radikal' Lewat Showcase di Bawah Jembatan Pasupati
ShowBiz
Dongker Umumkan Album Kedua, Kolaborasi dengan Cholil Mahmud Jadi Kejutan
Dongker mengumumkan album keduanya di Localfest 2026. Album tersebut akan berisi 11 lagu.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Dongker Umumkan Album Kedua, Kolaborasi dengan Cholil Mahmud Jadi Kejutan
ShowBiz
Guns N' Roses Kembali ke Indonesia! Gelar Konser di GBK 21 November 2026
Guns N' Roses kembali ke Indonesia. Mereka akan menggelar konser di GBK pada 21 November 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
Guns N' Roses Kembali ke Indonesia! Gelar Konser di GBK 21 November 2026
ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu 'Run to Me' dari Bee Gees, Karya Klasik yang Sangat Menyentuh
Lirik lagu Run to Me dari Bee Gees sangat menyentuh. Lagu ini menyampaikan pesan tentang keseitaan hingga cinta tanpa syarat.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Lirik dan Makna Lagu 'Run to Me' dari Bee Gees, Karya Klasik yang Sangat Menyentuh
ShowBiz
The Regards Rilis Lagu 'Euforia', Refleksi tentang Kehidupan Buruh dan Kapitalisme
The Regards baru saja merilis single Euforia. Lagu ini merefleksikan tentang kehidupan buruh dan kapitalisme.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
The Regards Rilis Lagu 'Euforia', Refleksi tentang Kehidupan Buruh dan Kapitalisme
ShowBiz
The Midnight Darlings Debut lewat 'Am I Loving You Alone?', Usung Nuansa Dreamy dan Sinematik
The Midnight Darlings debut lewat single Am I Loving You Alone. Lagu ini mengusung ruang musikal yang dreamy dan emosional.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
The Midnight Darlings Debut lewat 'Am I Loving You Alone?', Usung Nuansa Dreamy dan Sinematik
Indonesia
The Hu Band Yang Pernah Tampil di Jogjarockarta Rilis The Men dan Warrior Chant
Lagu tersebut semakin menegaskan karakter musikal The Hu yang menggabungkan unsur tradisional dengan sentuhan modern, sekaligus memperlihatkan perkembangan sound mereka menuju proyek album selanjutnya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 April 2026
The Hu Band Yang Pernah Tampil di Jogjarockarta Rilis The Men dan Warrior Chant
ShowBiz
Deep Purple Umumkan Batalkan Konser di Indonesia, ini Alasannya
Deep Purple membatalkan konsernya di Indonesia pada April 2026. Hal itu diumumkan langsung di akun Instagram resminya.
Soffi Amira - Jumat, 06 Maret 2026
Deep Purple Umumkan Batalkan Konser di Indonesia, ini Alasannya
Bagikan