MERAHPUTIH.COM - SETELAH 30 tahun beroperasi menjelajah di lautan Nusantara, Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Hading-538 'berhenti' dari dinas aktif TNI Angkatan Laut.
Upacara ‘pemberhentian ini’ ditandai dengan penurunan Bendera Ular-Ular Perang KRI Teluk Hading-538 di dermaga Layang Markas Komando (Mako) Lantamal VI, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (31/10).
KRI Teluk Hading-538 rupanya telah melebihi batas usia pakai. Oleh karena itu, sudah waktunya kapal ini diistirahatkan atau dinonaktifkan.
Sepanjang pengabdiannya, KRI Teluk Hading-538 yang jadi kapal pendaratan ini banyak berjasa dalam tugas operasi militer perang maupun operasi militer selain perang serta operasi bakti lainnya.
KRI Teluk Hading-538 merupakan kapal berjenis Frossch yang dibangun pada 1977 oleh VEB Peenerweft, Wolgast, Jerman Timur. Pada 1994, kapal ini resmi dimiliki TNI-AL. Pada 1996, kapal ini berdinas secara aktif sebagai kapal angkut tank fross (ATF) di bawah pembinaan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil).
KRI Teluk Hading adalah kapal landing ship medium reguler Proyek 108. Nama Teluk Hading sendiri merupakan sebuah wilayah yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
Seperti dilansir Wikipedia, KRI Teluk Hading memiliki panjang 98 m (322 ft), lebar 111 m (364 ft), dengan draft 28 m (92 ft), dan perpindahannya 1.950 ton panjang (1.981 t) pada beban penuh. Kapal ini ditenagai dua mesin diesel, dengan total keluaran tenaga sebesar 5 ribu tenaga kuda metrik (0,003677 MW) yang didistribusikan dalam dua poros.
Kapal ini memiliki kecepatan 18 knot (33 km/jam) dan dilengkapi 46 personel. Kapasitas kapal ini yakni kargo 600 ton panjang (610 t).
KRI Teluk Hading ini dipersenjatai dua senjata kembar ??-725 kaliber 57 mm, dua senjata AK-230 laras ganda kaliber 30 mm, dan dilengkapi radar kendali tembakan Muff Cob. Kapal ini juga dilengkapi dua peluncur roket 40 tabung kaliber 122 mm lalu dipersenjatai satu meriam Bofors 40 mm L/60, satu meriam kembar V-11 37 mm L/63, dan dua meriam otomatis kembar 2?-3 kaliber 25 mm.
Pada 3 Juni 2023, kapal ini sempat terbakar di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Untungnya, seluruh awak kapal yang berjumlah 117 orang dievakuasi tanpa ada korban jiwa.(knu)
Mengenal KRI Teluk Hading-538, Kapal Pendarat Buatan Jerman Timur yang ‘Pensiun’ setelah 30 Tahun Berlayar
KRI Teluk Hading-538.(foto: dok Mabes TNI)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Bagikan
Berita Terkait
Indonesia
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Marsekal Yusuf Jauhari resmi dilantik jadi Wamenhan. Kemhan proses pengisian jabatan Kabaloghan yang kosong. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Indonesia
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi dipanggil Presiden ke Istana. Isu penggantian Kepala BNPB Suharyanto kian menguat pasca OTT KPK!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Indonesia
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Korps Marinir tidak menjelaskan secara detail terkait proses pembangunan Batalyon Snipper dan lokasi penempatannya dan tidak menjelaskan secara rinci soal jumlah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Indonesia
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Sebanyak 752 prajurit TNI AL resmi menyandang baret ungu Korps Marinir usai jalan kaki 350 km dalam Pendidikan Komando Angkatan ke-180 di Malang!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Indonesia
Tak Ada Toleransi, KSAD Pastikan Karier TNI Letkol Arman Penyulap Rumah Dinas Jadi Kantor Judol Tamat
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak pastikan tak ada toleransi bagi Letkol Arman usai rumah dinasnya disulap jadi markas judi online di Cijantung.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Indonesia
Rumah Dinas Perwira TNI Cijantung Disulap Jadi Kantor Judol, Letkol Arman Terancam Sanksi Pecat!
Skandal judi online meledak di KPAD Cijantung! Letkol Arman ditahan Pomdam Jaya usai rumah dinasnya disulap jadi markas judol. Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Indonesia
Rumah Dinas Perwira di Cijantung Jadi Markas Judol, TNI Angkat Suara
Markas Besar TNI buka suara terkait temuan praktik pengoperasian judi online (judol) di Kompleks Perumahan Perwira Angkatan Darat (KPAD) di Cijantung, Jakarta Timur.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia
Profil Letjen Iwan Setiawan, Eks Danjen Kopassus yang Kini Pimpin Kostrad
Letjen TNI Iwan Setiawan resmi ditunjuk sebagai Pangkostrad menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar. Simak profil dan jejak kariernya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Indonesia
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Keberadaan kodam-kodam baru ini juga diharapkan dapat lebih mempermudah TNI AD mengirim bantuan kepada warga jika terjadi bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Berita Foto
Presiden Prabowo Subianto Hadiri Peringatan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI Cilangkap
Presiden Prabowo Subianto melakukan pemeriksaan pasukan saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Didik Setiawan - Senin, 05 Oktober 2026