Mengenal Batik De Simpor, Batik Khas Belitung Timur

 Irene Gianov Irene Gianov - Rabu, 28 Juni 2017
Mengenal Batik De Simpor, Batik Khas Belitung Timur

Kain Batik de Simpor (Foto: Instagram/hvbbatiksimporemas)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Terletak di lepas pantai timur Sumatra, Belitung menjadi salah satu kawasan di Indonesia yang masyarakatnya akrab dengan kehidupan bahari dan hasil laut. Meskipun begitu, apakah Sahabat MerahPutih tahu kalau Belitung punya batik khas? Namanya, Batik de Simpor.

Batik de Simpor awalnya digagas semasa pemerintahan mantan Bupati Belitung Timur, Basuri Tjahaja Purnama, adik Ahok. Ia melihat ada potensi pengembangan batik di Belitung, karena jumlah wisatawan semakin banyak dan dirasa perlu adanya buah tangan khas sebagai cendera mata dari Belitung Timur.

Ibu-ibu sekitar diberdayakan untuk memproduksi cindera mata khas Belitung (Foto: Website Visit Bangka Belitung)

Kemudian gagasan tersebut berlanjut dengan didatangkannya pengajar dari Jakarta dan Yogyakarta. Yang diajarkan untuk membuatnya adalah ibu-ibu rumah tangga lingkungan sekitar, dan akhirnya terwujudlah usaha menciptakan ciri khas lokal Belitung Timur. Kerajinan tersebut juga dipilih karena harganya yang pas untuk kantung wisatawan, sekaligus mendatangkan keuntungan yang memadai bagi masyarakat setempat.

Yang menjadi ciri khas adalah pemilihan motifnya dari flora seperti daun simpor (pohon dengan daun lebar khas Belitung), fauna seperti pelanduk dan ikan cempedik, hingga pernak-pernik khas Belitung seperti Perahu Kater.

Untuk beberapa motif seperti daun simpor, katis rambai, ikan cempedik, dan gelas kopi yang mengepul sudah dipatenkan oleh pemerintah setempat sebagai motif asli Belitung. Katis rambai ialah daun pepaya yang buahnya kecil menjuntai.

Secara khusus, batik ini dijual di Galeri de Simpor, Kampung Ahok, tepatnya di pinggir rumah Ahok di Belitung Timur. Kain-kain meteran, baju atasan, celana, rok, baju formal dan kasual, serta kain pantai dijual di galeri ini dengan harga beragam. Untuk kain batik, harga mulai dari Rp200 ribuan sampai jutaan, jika merupakan batik tulis dan berbahan kain sutra.

Cap untuk cetakan kain batik (Foto: Website Visit Bangka Belitung)

Pembuatan batik ini pun tidak terlalu rumit. Pertama ada alat cap untuk membentuk pola-pola tertentu. Kemudian dilanjutkan dengan proses melukis untuk mendapatkan warna-warna yang diinginkan. Karenanya, meskipun motifnya sama, ada sentuhan berbeda dari masing-masing batik. Tergantung pada tangan pembuatnya.

Selain Batik de Simpor ini, Belitung juga punya kain tenun yang disebut Kain Cual. Ini juga menjadi ciri khas. Wah, ternyata Belitung pun punya batik khasnya tersendiri ya. Bagaimana Sahabat MerahPutih, apa kerajinan khas daerah kalian?

Baca juga: Wisata Ke Pulau Leebong, Coba 5 Olahraga Air Ini

#Kain Tenun #Belitung #Batik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
5 Inspirasi Berkain di Hari Kartini 2026: Tampil Anggun, Modern, dan Berkarakter
Inspirasi berkain modern untuk Hari Kartini. Tampil anggun dan berkarakter dengan batik, ulos, hingga songket.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
5 Inspirasi Berkain di Hari Kartini 2026: Tampil Anggun, Modern, dan Berkarakter
Indonesia
SBY Belanja Batik di Solo, Kenang Momen Bersama Almarhumah Ani Yudhoyono
SBY berbelanja batik di Solo sambil mengenang momen bersama almarhumah Ani Yudhoyono di toko langganan mereka.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
SBY Belanja Batik di Solo, Kenang Momen Bersama Almarhumah Ani Yudhoyono
Tradisi
Kisah Masyarakat Adat Iban Sadap Merawat Alam dan Tradisi lewat Tenun
Bagi masyarakat adat Dayak Iban, menenun merupakan jalan untuk menjaga identitas, mengingat leluhur, dan merawat hubungan dengan alam.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
Kisah Masyarakat Adat Iban Sadap Merawat Alam dan Tradisi lewat Tenun
Fashion
Kisah Nenek Moyang Maluku dalam Kain Batik Tulis Maluku Tengah di Trade Expo Indonesia
Kain indah memesona tersebut menjadi representasi batik tulis asal Maluku Tengah nan berkarakter dan memikat.
Dwi Astarini - Minggu, 26 Oktober 2025
Kisah Nenek Moyang Maluku dalam Kain Batik Tulis Maluku Tengah di Trade Expo Indonesia
Fashion
NES by HDK Angkat Tenun Lagosi dan Pemberdayaan Sosial di JF3 2025
NES ingin mengangkat kekayaan kain tradisional Indonesia lainnya agar mendapat tempat sejajar seperti batik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Agustus 2025
NES by HDK Angkat Tenun Lagosi dan Pemberdayaan Sosial di JF3 2025
Indonesia
Rahasia Batik Indonesia Tak Hanya Warisan Budaya, Tapi Senjata Ampuh di Kancah Global
Saraswati juga melihat peluang besar dari kerja sama perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Eropa
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 Juli 2025
Rahasia Batik Indonesia Tak Hanya Warisan Budaya, Tapi Senjata Ampuh di Kancah Global
Indonesia
Warga Panik, Buaya Sungai Cerucuk 3,3 Meter Nyasar Masuk Pemandian Umum
?"Buaya tersebut diduga berasal dari aliran Sungai Cerucuk karena lokasi pemandian warga tersebut juga merupakan aliran sungai Cerucuk."
Wisnu Cipto - Kamis, 10 Juli 2025
Warga Panik, Buaya Sungai Cerucuk 3,3 Meter Nyasar Masuk Pemandian Umum
Indonesia
Kunjungi Kampung Batik Kauman, Gibran Minta Tingkatkan Produktivitas Produk
Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka dan istrinya, Selvi Ananda, berkunjung ke Kampung Wisata Batik Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Minggu (23/2).
Soffi Amira - Minggu, 23 Februari 2025
Kunjungi Kampung Batik Kauman, Gibran Minta Tingkatkan Produktivitas Produk
Indonesia
Galeri Indonesia Kaya Jadi 'Tuan Rumah' Pemutaran 'Tutur Batik: Jejak Artistik Para Penjaga Tradisi Batik Jawa Barat'
Kegiatan ini juga bertujuan untuk menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa proses kreatif dan seni para perajin batik Jawa Barat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 Oktober 2024
Galeri Indonesia Kaya Jadi 'Tuan Rumah' Pemutaran 'Tutur Batik: Jejak Artistik Para Penjaga Tradisi Batik Jawa Barat'
Berita Foto
Pagelaran Tutur Batik: Jejak Artistik Para Penjaga Tradisi Batik Jawa Barat
Model memperagakan busana batik yang bertajuk Tutur Batik: Jejak Artistik Para Penjaga Tradisi Batik Jawa Barat saat Gelar Wicara dan Pagelaran Busana keindahan wastra batik Jawa Barat di galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Selasa (15/10/2024).
Didik Setiawan - Selasa, 15 Oktober 2024
Pagelaran Tutur Batik: Jejak Artistik Para Penjaga Tradisi Batik Jawa Barat
Bagikan