Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Mengenal Bahaya Lane Hogger dan Cara Menghadapinya

Andrew FrancoisAndrew Francois - Minggu, 18 Desember 2022
Mengenal Bahaya Lane Hogger dan Cara Menghadapinya

Lane hogger bisa picu kecelakaan lalu lintas. (Foto: Unsplash/Dan Gold)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT berkendara di jalan tol, sering kali kita menemui pengemudi yang berjalan statis di lajur paling kanan. Namun, tanpa disadari, lajur paling kanan di tol tersebut bukan untuk dilalui secara statis, melainkan hanya untuk mendahului mobil lain yang berjalan lebih lambat.

Setelah selesai mendahului mobil lain di lajur pertama atau kedua, pengemudi harus segera kembali ke lajur lain, bukan menetap di lajur paling kanan. Perlu diketahui, lajur pertama merupakan lajur yang berada tepat di sebelah kanan bahu jalan, begitu seterusnya untuk lajur kedua dan ketiga.

Hal yang sering kali salah kaprah, ialah menetap di lajur paling kanan setelah selesai mendahului, terlebih kala berkendara di lajur tersebut dengan kecepatan rendah. Kebiasaan itu bisa menghambat pengemudi lain di belakang yang ingin menyalip kendaraan di lajur tengah.

Baca juga:

Tips Mengemudi Agar Irit Konsumsi BBM

Jangan mengemudi lambat di jalur paling kanan. (Foto: Unsplash/Unsplash-Hannes Egler)

Pengemudi seperti itu biasanya disebut sebagai lane hogger, dan kerap kali cukup membuat kesal pengemudi lain ketika di jalan tol. Sebagai seorang pengemudi mobil yang bertanggung jawab, seharusnya tahu bahwa mengemudi bukan hanya mengoperasikan kendaraan saja tetapi juga melihat aspek keselamatan.

Beberapa negara maju, bahkan berani menindak tegas para lane hogger dengan memberikan tilang, demi menimbulkan efek jera. Namun, di Indonesia belum ada peraturan demikian, dan para lane hogger masih dibiarkan saja berkendara seenaknya di jalan tol.

Karena belum adanya peraturan yang tegas untuk menindak para lane hogger tersebut, lantas apa yang harus kamu lakukan ketika bertemu di jalan? Mengutip berbagai sumber, menghadapi lane hogger harus tetap mematuhi peraturan lalu lintas.

Baca juga:

Tips Jitu Mengemudi Aman di Sekitar Truk

Beri tanda atau sinyal kepada lane hogger. (Foto: Unsplash/Dan Dennis)

Salah satu cara paling aman, ialah mendahului dari lajur lain sampai diberi ruang. Lebih baik menunggu mereka untuk memberikan ruang bagi kamu untuk menyalip, atau ambil lajur lain yang kosong dan aman, ketimbang memaksakan diri untuk mengambil lajur yang 'dikuasai' si lane hogger.

Selain itu, kamu juga bisa memberikan tanda dengan membunyikan klakson atau lampu untuk mengingatkan mereka. Sering kali para lane hogger tidak menyadari bahwa mereka menghambat pengemudi lain di belakangnya. Maka, tidak ada salahnya bila kamu memperingatkan mereka akan kecerobohannya.

Itu merupakan dua cara paling aman dan efektif untuk mengatasi lajur yang macet akibat dikuasai oleh lane hogger. Bila mereka tidak kunjung merespons tanda atau sinyal yang sudah kamu berikan, lebih baik menunggu di belakangnya dengan kecepatan rendah ketimbang malah memicu kecelakaan lalu lintas. (waf)

Baca juga:

5 Tips Aman Mengemudi di Jalan Tol

#Mengemudi Mobil #Tips Otomotif #Otomotif
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Anji, Toni Cu, Willie Salim, dan Jhon LBF Jajal BAIC T1, Tercengang dengan Fitur Advanced Driver Assistance System
Mereka sengaja melepas tangan dan kaki sepenuhnya untuk menjajal fitur intelligent parking assist.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Anji, Toni Cu, Willie Salim, dan Jhon LBF Jajal BAIC T1, Tercengang dengan Fitur Advanced Driver Assistance System
Fun
Suzuki XL7 Facelift Siap Meluncur, Varian New Alpha Hybrid Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Penyegaran Fitur
Suzuki XL7 Facelift 2026 hadir dengan desain baru dan fitur lebih lengkap. New Alpha Hybrid dibekali 360 Camera, TPMS, DVR, mesin K15B SHVS, serta pilihan warna baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Suzuki XL7 Facelift Siap Meluncur, Varian New Alpha Hybrid Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Penyegaran Fitur
Lifestyle
GAIKINDO Cetak Rekor, GIIAS 2026 Jadi Pameran Otomotif dengan Peserta Merek Terbanyak di Indonesia
GIIAS 2026 akan berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Kabupaten Tangerang.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
GAIKINDO Cetak Rekor, GIIAS 2026 Jadi Pameran Otomotif dengan Peserta Merek Terbanyak di Indonesia
Lifestyle
Wuling Aira EV: Prakiraan Harga, Spesifikasi, dan Fitur
Penggerak roda belakang (Rear Wheel Drive) menjamin penyaluran tenaga lebih optimal saat menghadapi berbagai medan tanjakan kota besar
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Wuling Aira EV: Prakiraan Harga, Spesifikasi, dan Fitur
Lifestyle
BAIC T1 Hadirkan Kabin Lega sebagai Nilai Lebih, Siap Bersaing di Segmen Mobil Listrik
Dengan mengusung konsep The Spacious Smart EV, BAIC T1 dirancang dengan dimensi yang memberikan ruang kaki dan ruang kepala lebih lapang. 

Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
 BAIC T1 Hadirkan Kabin Lega sebagai Nilai Lebih, Siap Bersaing di Segmen Mobil Listrik
Lifestyle
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Simak spesifikasi lengkap BAIC T1, mulai dari motor 94 hp, baterai LFP, jarak tempuh 425 km, fast charging 25 menit, hingga fitur V2L dan V2V.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Lifestyle
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
BAIC Indonesia resmi meluncurkan BAIC T1, mobil listrik pertama merek tersebut di Tanah Air. Usung konsep The Spacious Smart EV, dengan harga mulai Rp 300 jutaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
Lifestyle
Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka 1 Juli, Diskon hingga 50 Persen
GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dipastikan kembali hadir pada 29 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka 1 Juli, Diskon hingga 50 Persen
Indonesia
Kemenperin Pastikan PT JAI dan PT SAI Tak Relokasi Fasilitas Produksi ke Vietnam
Kemenperin memastikan PT JAI di Pasuruan dan PT SAI di Mojokerto tidak memindahkan fasilitas produksinya ke Vietnam. Rencana relokasi berhasil ditekan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Kemenperin Pastikan PT JAI dan PT SAI Tak Relokasi Fasilitas Produksi ke Vietnam
Lifestyle
IIMS 2027 Resmi Diluncurkan, Perluas Platform Kolaborasi Industri Otomotif Nasional
IIMS 2027 yang akan kembali digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 6-16 Mei 2027.
Dwi Astarini - Minggu, 28 Juni 2026
IIMS 2027 Resmi Diluncurkan, Perluas Platform Kolaborasi Industri Otomotif Nasional
Bagikan