Mengapa Cabai Bisa Pedas?

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 16 Juli 2020
Mengapa Cabai Bisa Pedas?

Cabai merupakan sayur yang menghasilkan pedas karena adanya senyawa aktif yang mengeluarkan rasa pedas di dalamnya. (Foto: pexels.com/Artem Beliaikin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAMU yang suka makanan seperti seblak, rendang, hingga makanan dengan sambal sebagai cocolan pasti merasakan sensasi pedas di mulut. Namun, kamu yang suka makanan pedas tidak akan berhenti untuk memakannya. Tapi apa kamu pernah terpikirkan kenapa makanan tersebut bisa pedas?

Biasa ketika kita merasa kepedesan akan mencari air putih untuk meredakan rasa pedas dan panas. Tidak jarang juga orang-orang mencari susu. Susu memiliki senyawa casein, yang dapat mengangkat senyawa pedas yang terdapat dalam cabai. Air memang dapat meredakan rasa pedas, tetapi membutuhkan waktu yang lebih lama. Karena sebenarnya bagian dari senyawa pedas yang terdapat dalam cabai sukar larut dalam air.

Baca juga:

Mengapa Acetone Tidak Baik untuk Kuku?

Makanan pedas kebanyakan faktor utamanya ada pada cabai. Nah, pedas pada cabai dikarenakan tumbuhan ini memiliki senyawa aktif bernama kapsaisin (capsaicin). Senyawa tersebut tidak terdapat pada biji cabai seperti yang kita kira selama ini, melainkan terdapat di membran tempat biji cabai menempel.

Cabai merupakan bahan yang biasanya terdapat dalam makanan pedas. (Foto: unsplash.com/Elle Hughes)
Cabai merupakan bahan yang biasanya terdapat dalam makanan pedas. (Foto: unsplash.com/Elle Hughes)

Dilansir dari compoundchem.com, rasa pedas yang terdapat dalam senyawa tersebut terikat pada reseptor selaput lendir mulut atau ludah saat tertelan. Reseptor tersebut dinamakan penerima rasa sakit (pain receptor), yang terkait dengan panas dan menyebabkan rasa terbakar.

Cara bekerjanya, reseptor ini akan menjadi kunci dan gembok dengan kapsaisin yang masuk ke dalam saraf di lidah. Kemudian saraf tersebut melepaskan senyawa kimia yang memberitahu ke otak kalau makanan yang sedang dikonsumsi adalah pedas dan panas. Karena itu, kita bisa mengatakan suatu makanan pedas dan panas karena ada reseptor dan senyawa ini.

Baca juga:

Ini yang Terjadi Jika Kamu Makan Malam Terlalu Larut

Komposisi yang ada dalam cabai sehingga membuatnya pedas (Foto: compounchem.com)
Komposisi yang ada dalam cabai sehingga membuatnya pedas (Foto: compounchem.com)

Kamu yang sering makan makanan pedas akan memiliki tolerasi pedas yang berbeda dengan mereka jarang atau belum pernah mengonsumsinya. Kalau kamu sudah terbiasa makan makanan pedas, reseptor ini akan memproduksi endorphin yang bertindak sebagai penghilang rasa sakit.

Jika belum terbiasa untuk mengonsumsi makanan pedas, setidaknya jangan langsung mengonsumsi yang pedasnya berlebihan. Karena tubuhmu biasa saja mengira kapsaisin tersebut sebagai racun sehingga tubuh akan memuntahkan makanan tersebut.

Selain itu, rasa panas yang diproduksi senyawa tersebut akan membuat tubuhmu merasa sedang dibakar dan menyebabkan inflamasi. Jadi jangan heran, kalau tenggorakanmu bengkak, sulit bernafas, atau sakit perut terus-terusan setelah mengonsumsi makanan pedas. (May)

Baca juga:

Unik, di Pameran ini Pengunjung Bisa Mencuri Karya Seni yang Dipajang

#Cabai
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Indonesia
Update PIHPS 1 Januari 2026: Semua Kompak Naik! Harga Cabai, Bawang, Hingga Telur Ayam Bikin Dompet Menjerit
Selain cabai rawit, bumbu dapur lainnya seperti bawang merah dibanderol Rp53.900 per kg, sementara bawang putih menyusul di harga Rp42.350 per kg
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Januari 2026
Update PIHPS 1 Januari 2026: Semua Kompak Naik! Harga Cabai, Bawang, Hingga Telur Ayam Bikin Dompet Menjerit
Indonesia
Update Harga Komoditas Pangan Jumat (26/12): Cabai Rawit Merah Makin 'Pedas' di Kantong!
Untuk kelompok cabai lainnya, cabai merah besar mencapai Rp49.800 per kg, cabai merah keriting Rp50.700 per kg, dan cabai rawit hijau tercatat seharga Rp54.050 per kg
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Update Harga Komoditas Pangan Jumat (26/12): Cabai Rawit Merah Makin 'Pedas' di Kantong!
Indonesia
Pemprov DKI Beli Cabai Dari Warga Korban Bencana, Dijual di Bawah Harga Pasar
cabai asal Aceh dijual dengan harga di bawah pasar, yakni sekitar Rp 40.000 per kilogram, sementara harga pasar Rp 60.000 per kilogram.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Desember 2025
Pemprov DKI Beli Cabai Dari Warga Korban Bencana, Dijual di Bawah Harga Pasar
Indonesia
1,4 Ton Cabai dari Aceh Bakal Beredar di Jakarta, Dijual Murah Enggak Sampai Rp 50 Ribu Per Kilo
Komoditas unggulan ini mulai didistribusikan kepada warga melalui berbagai gerai Pasar Jaya
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Desember 2025
1,4 Ton Cabai dari Aceh Bakal Beredar di Jakarta, Dijual Murah Enggak Sampai Rp 50 Ribu Per Kilo
Indonesia
Harga Terbaru Komoditas Pangan 22 Desember: Cabai Hingga Bawang Merah Turun
Penurunan paling mencolok terlihat pada cabai merah besar yang harganya merosot hingga Rp10.847 dibandingkan hari sebelumnya
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Desember 2025
Harga Terbaru Komoditas Pangan 22 Desember: Cabai Hingga Bawang Merah Turun
Indonesia
Koperasi Merah Putih Bakal Dikerahkan Turunkan Harga Cabai
Pemerintah terus memantau pergerakan harga cabai yang belakangan mulai naik
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 November 2025
Koperasi Merah Putih Bakal Dikerahkan Turunkan Harga Cabai
Indonesia
Kabar Gembira di Akhir Pekan! Harga Beras Medium dan Cabai Rawit Merah Kompak Anjlok Signifikan
Sementara itu, gula konsumsi di harga Rp17.935 per kg turun dari sebelumnya Rp18.147 per kg
Angga Yudha Pratama - Minggu, 28 September 2025
Kabar Gembira di Akhir Pekan! Harga Beras Medium dan Cabai Rawit Merah Kompak Anjlok Signifikan
Indonesia
Harga Cabai Hingga Bawang Merah Anjlok, Ini Daftar Harga Komoditas Pangan Selasa (15/7)
Selain itu, daging sapi murni turun ke Rp130.676/kg
Angga Yudha Pratama - Selasa, 15 Juli 2025
Harga Cabai Hingga Bawang Merah Anjlok, Ini Daftar Harga Komoditas Pangan Selasa (15/7)
Indonesia
Pramono Akui Harga Bahan Pokok di Pasar Induk Sempat Naik Minggu Kemarin
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengakui, bahwa harga bahan pokok di Pasar Induk sempat naik minggu lalu.
Soffi Amira - Senin, 10 Maret 2025
Pramono Akui Harga Bahan Pokok di Pasar Induk Sempat Naik Minggu Kemarin
Indonesia
Menko Zulhas Sebut Harga Cabai Naik Akibat Gagal Panen
Menko Zulhas bersama Mendag Budi Santoso (Busan) memantau harga dan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Johar Baru, Jakarta Pusat, pada Rabu (5/3).
Frengky Aruan - Rabu, 05 Maret 2025
Menko Zulhas Sebut Harga Cabai Naik Akibat Gagal Panen
Bagikan