Kesehatan

Menertawakan Diri Sendiri Ternyata Ada Manfaatnya

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 24 April 2023
Menertawakan Diri Sendiri Ternyata Ada Manfaatnya

Dapat meningkatkan kepercayaan dirimu. (Foto: Unsplash/Jamie Brown)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

APA yang kamu bayangkan saat harus menertawakan diri sendiri? Aneh bukan? Meski begitu, menertawakan diri sendiri rupanya memberikan banyak manfaat, khususnya dalam meningkatkan harga diri dan kesadaran diri.

Menertawakan diri bukan berarti kamu harus tertawa sendiri tanpa alasan yang jelas, ya. Namun, menertawakan diri sendiri yang tepat adalah ketika kamu mampu melihat dirimu dengan sentuhan humor atau dari sudut pandang yang lebih santai. Mengutip laman Alodokter, berikut manfaat menertawakan diri sendiri.

Baca juga:

Sering Tertawa Bisa Memperpanjang Umur

Menertawakan Diri Sendiri Ternyata Ada Manfaatnya
Artinya kamu punya selera humor yang tidak kaku. (Foto: Unsplash/Brian Lundquist)


1. Meningkatkan self-esteem

Setiap orang pasti memiliki kekurangan dan pernah berbuat salah. Nah, daripada terus-menerus menyalahkan diri sendiri karena kekurangan yang dimiliki atau kesalahan yang terjadi, coba deh pandang hal tersebut dari sisi lain, seperti kelucuannya. Menurut penelitian, situasi sulit yang dipandang sebagai humor dan ditertawakan akan terasa lebih mudah untuk dihadapi. Hal ini pun akhirnya bisa menumbuhkan self-esteem dalam dirimu.

2. Meningkatkan self-awareness

Self-awareness atau kesadaran diri bisa ditingkatkan dengan menertawakan diri sendiri. Saat mampu menertawakan diri sendiri, artinya kamu bisa mengenali kekurangan yang ada di dalam dirimu dan menganggapnya sebagai hal normal. Selain itu, kamu juga akan lebih memahami semua hal yang ada di dalam dirimu, termasuk kebiasaan sehari-hari, motivasi, dan tujuan hidup. Nah, pemahaman ini dapat kamu gunakan untuk mengubah hal-hal kurang baik yang ada di dalam hidup.

Baca Juga:

Sering Lupa? Tingkatkan Daya Ingatmu Dengan 5 Cara Asyik Ini

Menertawakan Diri Sendiri Ternyata Ada Manfaatnya
Jangan terlalu sering menertawakan diri sendiri dan orang lain secara berlebihan. (Foto: Unsplash/Surface)


3. Memperkuat hubungan dengan orang lain

Saat menertawakan diri sendiri, kebanyakan orang akan lebih tertarik menjalin hubungan dengan orang yang punya selera humor dan tidak kaku. Misalnya, kamu sering membuat lelucon tentang diri sendiri dan menertawakannya. Jenis humor seperti ini akan membuat orang lain melihat dirimu sebagai soosk yang menyenangkan, rendah hati, nyaman dengan diri sendiri, dan tidak mudah menghakimi kekurangan orang lain.

4. Mengatasi stres

Saat dihadapkan pada situasi yang menegangkan, secara tidak sadar tubuh kita akan merespons hal tersebut sebagai suatu ancaman, sehingga kadar stres akan meningkat. Nah, supaya kadar stres bisa mereda, hadapilah situasi tersebut dengan lebih santai. Salah satu caranya adalah menertawakannya. Dengan begitu, kamu diharapkan mampu menghadapi situasi yang menegangkan dengan lebih tangguh dan berdaya.

Kamu boleh menertawakan diri sendiri tetapi jangan sampai berlebihan, karena justru terkesan merendahkan diri sendiri. Selain itu, hindari juga menertawakan orang lain di ranah yang penting, misalnya lingkungan akademik atau pekerjaan. (and)

Baca Juga:

Awas! Penggunaan Ponsel Berlebih Bisa Berpengaruh Buruk Pada Postur Tubuh

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan