Mendongkrak Mobil itu Mudah
Mendongkrak mobil, mudah, hanya butuh cara-cara yang aman menurut buku manual. (Foto: Unsplash/Denny Müller)
BILA membawa kendaraan salah satu skill yang harus dimiliki adalah mendongkrak mobil. Bila ban kempis sementara tukang tambal ban jauh, maka kamu harus tahu cara mendongkrak mobil yang benar.
Kelihatannya mudah saja, namun harus memiliki kemampuan yang baik untuk mendongkrak mobil dengan benar. Hal ini untuk menghindari kondisi kendaraan meluncur saat didongkrak karena salah posisi.
Baca Juga:
Kondisi dan status jalan yang kita lewati menjadi sangat berpengaruh ketika akan mendongkrak. Jangan anggap semua kondisi jalan sama. Meskipun terlihat memiliki permukaan yang keras, namun kemiringan jalan sangat berpengaruh ketika akan melakukan pendongkrakan.
“Pertama yang harus dilakukan adalah memarkir kendaraan pada area yang datar dan keras. Kemudian posisikan dongkrak mobil pada titik dongkrak yang telah ditentukan seperti dijabarkan di dalam manual book,” jelas Kepala Bengkel Astra Peugeot Cilandak, Rafi’i Sinurat, seperti yang dilansir dari KabarOto.
Dia melanjutkan, konstruksi sasis mobil umumnya menggunakan tipe monokok, yang menentukan 4 titik aman sebagai tumpuan dongkrak pada sasis. Perhatikan ada beberapa mobil, yang biasanya menempelkan stiker larangan area komponen tertentu sebagai titik tumpu pendongkrakan. Area itu seperti di rumah as gardan belakang.
Perhatikan bagi mobil yang memiliki titik tumpu pada rocker panel bodi, biasanya terletak pada bagian samping di bawah side skirt. Titik tumpu ini biasanya ada tanda khusus sebagai tanda pada pengguna mobil agar mudah ditemukan.
Baca Juga:
Mengenai posisi pastinya, apabila ingin mendongkrak roda bagian depan, biasanya letak titik tumpunya terletak di belakang ban depan. Sebaliknya untuk ban belakang, letak titik tumpu ini biasanya terletak pada sebelah depan ban belakang.
Jenis mobil yang menggunakan titik tumpu rocker panel bodi umumnya pada tipe sedan, city car, hatchback, low MPV, dan low SUV. Kemudian untuk titik tumpu mobil-mobil SUV, khususnya SUV dengan sasis ladder frame biasanya ditempatkan dekat ban.
“Makanya saat dongkrak bagian depan, andalkan tulang sasis paling kuat atau gardan roda sebagai titik tumpunya. Sementara untuk roda belakang disarankan menggunakan axle roda belakang sebagai titik tumpunya,” tegas Rafi’i.
Menentukan titik tumpu pada bagian ini memang jauh lebih sulit dibandingkan pada rocker panel bodi. Oleh karena itu, pemilik mobil harus lebih hati-hati dan lebih cermat dalam menentukan titik tumpu. Jika titik tumpu ditentukan, ban lainnya yang tidak diangkat harus diberi ganjal agar mobil tidak bergerak.
Yang harus diingat adalah mobil tidak boleh terlalu lama dalam posisi terdongkrak. Dikhawatirkan kekuatan dongkrak tidak memadai apabila digunakan terlalu lama untuk menahan atau menggantung mobil. (psr)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Mengusung Filosofi Travel+, JETOUR T2 Siap Jadi Partner Adventure di Indonesia
Jajal Kendaraan Listrik Tanpa Keluar Gedung, GJAW 2025 Tawarkan EV Test Drive Indoor