Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Mendekati Debut Album, Voice of Baceprot Rilis 'What's the Holy (Nobel) Today?'

Febrian AdiFebrian Adi - Sabtu, 17 Juni 2023
Mendekati Debut Album, Voice of Baceprot Rilis 'What's the Holy (Nobel) Today?'

Voice of Baceprot tengah persiapkan debut album. (Foto: Dok/VOB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TEPAT sebulan sebelum perilisan debut album Retas, trio asal Garut Voice of Baceprot (VOB) kembali menghadirkan single terbaru berjudul "What’s the Holy (Nobel) Today?". Lagu ini akan masuk dalam daftar di debut album VOB yang direncanakan rilis pada 13 Juli 2023 mendatang.

"What’s the Holy (Nobel) Today?" lahir dari keprihatinan tentang banyaknya perang yang melanda dunia. Juga menjadi tajuk utama dalam berita dan mencabik-cabik kehidupan orang tak bersalah yang tak terhitung jumlahnya.

Baca juga:

Noon Radar Bertanya Mengapa 'Tuhan Tega'

“Pada 2017, kami mulai melakukan diskusi yang lebih mendalam dan serius dengan Abah Erza (guru konseling VOB) karena dia menyentuh isu-isu yang lebih signifikan,” ucap vokalis sekaligus gitaris VOB Marsya seperti termaktub dalam keterangan resminya, Jumat (16/6).

Salah satu topik paling memilukan yang menguras emosi mereka adalah kengerian perang. Terutama karena banyaknya warga sipil yang menjadi korban. Kebanyakan perempuan dan anak-anak.

Ketiga personel VOB, mulai dari Marsya, Sitti dan Widi percaya bahwa perang adalah tindakan kekerasan yang hanya mencari pembenaran atas pembunuhan satu sama lain karena alasan kecil, menutupi penderitaan orang lain dengan keserakahan dan hanya menyisakan sisa-sisa kemanusiaan dan kolonialisme.

“Kamu bisa membaca apa yang sebenarnya tersirat dari lagu tersebut. Kami ingin mengungkapkan pengalaman kami terjebak dalam ‘perang’ yang melibatkan kami diintimidasi di media sosial. Beberapa orang akan menyerang kami dengan kemarahan yang intens melalui komentar negatif, padahal kami tidak pernah menunjukkan agresi terhadap siapa pun,” ungkap Sitti.

Lebih lanjut, hadirnya sebuah organisasi dan individu yang mengecam perang, seperti orang-orang di balik Penghargaan Nobel Perdamaian tahunan, harus dirangkul daripada disingkarkan begitu saja.

Justru mereka menjadi bukti bahwa masih ada segelintir individu rasional di luar sana yang mau berjuang demi kebaikan umat manusia.

Baca juga:

Voice of Baceprot Siap Beraksi dalam Tur Amerika Serikat

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh VoB (Voice of Baceprot) (@voiceofbaceprot)

“Justru yang kita miliki malah mengamuk kebencian yang semakin menghegemoni orang untuk berperang satu sama lain. hadiah Nobel Perdamaian telah kehilangan kesaktiannya untuk mencegah manusia saling menghancurkan,” jelas Marsya.

Setelah melihat seluruh hal tersebut, VOB akhirnya menuangkan semua amarah, kesedihan, dan kegalauan mereka ke dalam single terbarunya yang berhasil menghasilkan komposisi beroktan tinggi yang meledak sejak menit awal. (Far)

Baca juga:

Voice of Baceprot Tanamkan Makna Toleransi di Single ‘God Allow Me (Please) to Play Music’

#Musisi Indonesia #Musisi Perempuan #Musik Metal #Lagu Baru #Single Baru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Pada Akhirnya', Langkah Perdana KRTM dengan Pesan tentang Ambisi dan Makna Hidup
KRTM menghadirkan 'Pada Akhirnya' sebagai karya yang mengajak pendengar merenungkan makna di balik ambisi dan pencapaian.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
'Pada Akhirnya', Langkah Perdana KRTM dengan Pesan tentang Ambisi dan Makna Hidup
ShowBiz
Lewat 'Neneng', Budi Padukan Energi Punk dengan Kritik Sosial yang Reflektif
Terinspirasi oleh sosok Neneng Rosdiyana, figur yang dianggap merepresentasikan cara hidup yang sederhana dan berada di luar arus utama kapitalisme.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Lewat 'Neneng', Budi Padukan Energi Punk dengan Kritik Sosial yang Reflektif
Lifestyle
Do What You Love Cara Flor & Fury Ajak Pendengar Mengambil Jeda Dari Tekanan
Lagu yang dirilis pada 17 Juli 2026 di seluruh platform streaming digital ini menjadi pernyataan dari trio yang beranggotakan Bima, Popo, dan Creez untuk mengajak pendengar berani menentukan jalan hidup
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 19 Juli 2026
Do What You Love Cara Flor & Fury Ajak Pendengar Mengambil Jeda Dari Tekanan
ShowBiz
Imanine Gandeng Shenyliega di Single 'Maumu Apa', Padukan Pop, Jazz, dan Nuansa Broadway
Imanine kembali lewat single 'Maumu Apa', sebuah lagu kolaborasi bersama Shenyliega yang memadukan pop, jazz, dan sentuhan Broadway.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Imanine Gandeng Shenyliega di Single 'Maumu Apa', Padukan Pop, Jazz, dan Nuansa Broadway
ShowBiz
AKB48 Comeback Lewat Single 'Suki-ish', ini Lirik Lengkap dan Kisah di Baliknya
Lirik lagu Suki-ish dari AKB48 menceritakan tentang perasaan cinta yang belum sepenuhnya mantap.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
AKB48 Comeback Lewat Single 'Suki-ish', ini Lirik Lengkap dan Kisah di Baliknya
ShowBiz
Lirik 'Jim, I Wore a Tie Today' dan Kisah di Balik Lagu Johnny Cash
Johnny Cash yang dikenal sebagai salah satu ikon musik country menghadirkan lagu ini dengan gaya vokal khasnya yang penuh karakter serta lirik yang sarat makna.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 Juli 2026
Lirik 'Jim, I Wore a Tie Today' dan Kisah di Balik Lagu Johnny Cash
ShowBiz
Fajar Noor Bawa Album 'Sementara, Selamanya' ke Panggung lewat Showcase Spesial
Showcase ini menjadi penampilan spesial pertama Fajar Noor yang secara penuh membawakan materi dari album 'Sementara, Selamanya' di atas panggung.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Fajar Noor Bawa Album 'Sementara, Selamanya' ke Panggung lewat Showcase Spesial
ShowBiz
Nuh... Rilis Album 'Sarapan di Hari Minggu', Cerita Sederhana dengan Makna yang Dalam
Nuh... resmi merilis album kedua "Sarapan di Hari Minggu". Album berisi sembilan lagu ini memadukan Pop Jazz dan musik Melayu dengan cerita personal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Nuh... Rilis Album 'Sarapan di Hari Minggu', Cerita Sederhana dengan Makna yang Dalam
ShowBiz
Lomba Sihir Rilis Single Baru 'Di Seberang', Penuh Makna tentang Kehilangan dan Proses Ikhlas
Lomba Sihir baru saja merilis lagu Di Seberang. Lagu ini menceritakan tentang kehilangan dan proses menerima kenyataan.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Lomba Sihir Rilis Single Baru 'Di Seberang', Penuh Makna tentang Kehilangan dan Proses Ikhlas
ShowBiz
StarBe Rilis 'Could Be Us', Gandeng Bloodlyne dalam Kolaborasi Internasional
Melalui 'Could Be Us', StarBe mengangkat kisah tentang seseorang yang menginginkan hubungan yang serius dan dilandasi ketulusan.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
StarBe Rilis 'Could Be Us', Gandeng Bloodlyne dalam Kolaborasi Internasional
Bagikan