Musik

Voice of Baceprot Tanamkan Makna Toleransi di Single ‘God Allow Me (Please) to Play Music’

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 19 Agustus 2021
Voice of Baceprot Tanamkan Makna Toleransi di Single ‘God Allow Me (Please) to Play Music’

Voice of Baceprot rilis single terbaru bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia. (Foto: istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PRODUKTIF, mungkin jadi sebuah kata yang pas disematkan untuk tiga dara asal Garut yang tergabung dalam Voice of Baceprot.

Setelah melahirkan mini album yang direkam secara live bertajuk The Other Side of Metalism yang dirilis secara berkala sejak awal Juli 2021. Trio hip metal beranggotakan Firdda Kurnia, Widi Rahmawati, dan Euis Siti Aisyah akhirnya merilis single terbaru berjudul God, Allow Me (Please) to Play Music.

Terinspirasi dari pengalaman pribadi para personel, single ini dirilis bertepatan pada hari ulang tahun ke-76 Republik Indonesia yakni pada 17 Agustus 2021.

Baca juga:

Voice of Baceprot Jadi Wakil Indonesia di WOW UK Festival 2021

Dalam perjalanan bermusiknya, mereka telah mengalami sedikit intoleransi. Bahkan dari dalam komunitas tempat mereka bernaung di Jawa Barat. Stigma datang kepada mereka dari segala arah, dan hal itu hampir membuat mereka kelelahan. Sempat ada rasa untuk menyerah dan keluar dari dunia musik di 2016.

“Semakin kami mencoba menghindari kritik, dan menjauhkan diri malah semakin menjadi keji. Itu terus berlanjut hingga kami sangat Lelah,” ungkap Marsya dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Selasa (17/8).

Pada momen tersebut, ketiga dara ini berusaha mencari dukungan dari orang-orang yang dipikir akan lebih memahami situasi mereka. Salah satunya adalah mantan guru mereka, yakni Abah Erza Satia yang menanggapinya dengan kata-kata mutiara.

Abah Erza mengatakan, “jika kita masih percaya pada Tuhan sambil merasa bahwa orang-orang tertentu tidak mengizinkan kita bermain musik, sementara yang lain memberi kita dukungan palsu dengan memaksa kita untuk memihak mereka, lalu mengapa tidak menulis lagu yang menceritakan langsung kepada Tuhan?”

Baca juga:

Voice of Baceprot Siap Menggempur Wacken Open Air 2022

Atas dasar hal tersebut, Voice of Baceprot kembali bangkit, dengan menciptakan karya terbaru. Berawal dari jamming session di studio milik Abah di kampung halaman.

Penyempurnaan lebih lanjut dilakukan di serangkaian workshop di Jakarta setelah masing-masing anggota band dipersiapkan musiknya oleh beberapa musisi senior lokal yang menjadi mentor mereka. Termasuk di antaranya Stevi Item (Andra & The Backbone, Deadsquad), Alan Musyfia, dan Andyan Gorust (Hellcrust), serta Gusti Hendy (GIGI).

Hasil setelah proses yang melelahkan berbuah single yang 'lengkap' dan berat. Namun itu terdengar melodis dan catchy pada saat yang bersamaan. Menampilkan perkembangan musik dan kerja keras setiap anggota.

Secara musikal, God, Allow Me (Please) to Play Music merupakan perwujudan dari hasil eksplorasi yang dilakukan Marsya, Sitti, dan Widi di wilayah musik yang belum terpetakan.

“Kami ingin orang-orang yang mendengarkan lagu ini menjadi lebih toleran terhadap orang lain. Tuhan tidak hanya milik satu orang atau sekelompok orang. Tuhan adalah milik siapa saja yang percaya kepada-Nya. Jadi, setiap orang berhak berkreasi, berkreasi, dan bertanggung jawab atas ciptaan Tuhan yang dia yakini,” tutup Marsya. (far)

Baca juga:

Voice of Baceprot akan Rilis Mini Album ‘The Other Side of Metalism’

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
9 Lagu Wajib Masuk Playlist Lomba 17 Agustus, Bikin Suasana Makin Meriah
Memilih lagu untuk lomba 17 Agustus? Ada sejumlah lagu nasional hingga musik populer yang bisa membuat suasana perayaan kemerdekaan semakin semarak.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 58 menit lalu
9 Lagu Wajib Masuk Playlist Lomba 17 Agustus, Bikin Suasana Makin Meriah
ShowBiz
Dari Yogyakarta ke Rio de Janeiro, Dubyouth dan Uncle T Satukan Dua Kultur dalam 'Favelanesia'
Dubyouth dan Uncle T menghadirkan 'Favelanesia', kolaborasi yang memadukan baile funk Brasil, Raggamuffin Jamaika, dan keberagaman kultur Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Dari Yogyakarta ke Rio de Janeiro, Dubyouth dan Uncle T Satukan Dua Kultur dalam 'Favelanesia'
ShowBiz
Louis LNGSHOT Hadirkan Kisah Jatuh Cinta Perlahan Lewat OST 'Spooky in Love'
Lewat 'All I Can Say Is', Louis LNGSHOT menggambarkan momen ketika seseorang perlahan menyadari bahwa dirinya mulai jatuh cinta.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Louis LNGSHOT Hadirkan Kisah Jatuh Cinta Perlahan Lewat OST 'Spooky in Love'
ShowBiz
Duo Anggrek Gandeng Ecko Show Hadirkan 'Senayan Tanah Abang' dengan Sentuhan Pop Dangdut Modern
Ketika sang abang berusaha meyakinkan lewat berbagai rayuan manis, sedangkan sang adik justru meminta bukti nyata atas keseriusannya.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Duo Anggrek Gandeng Ecko Show Hadirkan 'Senayan Tanah Abang' dengan Sentuhan Pop Dangdut Modern
ShowBiz
HUSH Tuangkan Kisah Quarter-Life Crisis lewat EP 'Early Junk'
'Early Junk' menjadi wadah bagi lagu-lagu yang sebelumnya berada di luar jalur utama album untuk berkembang menjadi sebuah cerita yang lebih utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
HUSH Tuangkan Kisah Quarter-Life Crisis lewat EP 'Early Junk'
ShowBiz
Dekadenz Records dan Teenage Menopause Records Rilis Mixtape Terbaru ODOPT, 'Pacific Time'
Berbeda dari rilisan musik pada umumnya, mixtape ini hanya diproduksi dalam format fisik kaset dan tidak tersedia melalui platform digital.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Dekadenz Records dan Teenage Menopause Records Rilis Mixtape Terbaru ODOPT, 'Pacific Time'
ShowBiz
J-Rocks Rilis Lagu 'Merdeka', Bawa Semangat Perjuangan dan Makna Kemerdekaan
J-Rocks kembali lewat lagu 'Merdeka' yang membawa semangat kebangsaan dan mengajak pendengar mengenang perjuangan para pendahulu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
J-Rocks Rilis Lagu 'Merdeka', Bawa Semangat Perjuangan dan Makna Kemerdekaan
ShowBiz
Bukan City Pop Biasa, kiOra Debut dengan 'Coco' dan Konsep TOKYO HYPER CITY POP
Girl group Jepang kiOra resmi debut lewat single 'Coco'. Video musiknya ditayangkan eksklusif di HEAD IN THE CLOUDS Los Angeles.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Bukan City Pop Biasa, kiOra Debut dengan 'Coco' dan Konsep TOKYO HYPER CITY POP
ShowBiz
Duo Antonia Hadirkan 'Asalkan Ku Bisa', Cerita tentang Cinta yang Harus Berbagi
Duo Antonia resmi merilis music video 'Asalkan Ku Bisa', single dalam EP Suara Hati yang mengangkat kisah perempuan dalam hubungan cinta segitiga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Duo Antonia Hadirkan 'Asalkan Ku Bisa', Cerita tentang Cinta yang Harus Berbagi
ShowBiz
Makna Lagu 'Berkibarlah Bendera Negeriku', Pesan Nasionalisme dan Cinta Tanah Air
'Berkibarlah Bendera Negeriku' karya Gombloh membawa pesan nasionalisme, cinta Tanah Air, persatuan, serta penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Makna Lagu 'Berkibarlah Bendera Negeriku', Pesan Nasionalisme dan Cinta Tanah Air
Bagikan