Mendag Enggartiasto Tegaskan Penutupan Dua Gerai Matahari karena Strategi Bisnis

Luhung SaptoLuhung Sapto - Kamis, 21 September 2017
Mendag Enggartiasto Tegaskan Penutupan Dua Gerai Matahari karena Strategi Bisnis

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. (MerahPutih.com/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan penutupan dua gerai Matahari Departemen Store di Pasaraya Blok M dan Pasaraya Manggarai merupakan strategi bisnis dari pengusaha.

"Saat satu toko sepi pengunjung maka harus dipindah ke daerah yang lebih ramai. Jadi penutupan gerai ini murni karena bisnis bukan karena daya beli menurun," kata Enggar saat mengunjungi Kota Cirebon, Jawa Barat, Kamis (21/9).

Enggar menegaskan penutupan dua gerai Matahari Departemen Store bukan karena daya beli masyarakat menurun. Menurut Enggar, penutupan gerai Matahari tidak dipengaruhi oleh daya beli.

Lanjutnya tidak benar jika ada yang mengatakan Matahari tutup dikarenakan daya beli. Karena memang ada beberapa toko yang sepi jadi tidak bisa dipertahankan maka akan di cari tempat yang lebih ramai.

"Mereka (pengusaha) mengalihkan, jadi jika kalau satu gerai itu sepi dia (pengusaha) buka yang lainnya," ujarnya.

Diketahui, PT Matahari Department Store Tbk telah menutup dua gerainya beberapa waktu lalu yang berada di Pasaraya Manggarai dan Pasaraya Blok M. Penutupan ini menimbulkan anggapan masyarakat bahwa daya beli menurun sehingga beberapa ritel harus menutup gerainya.

Namun pernyataan tersebut dibantah Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Menurut Enggar penutupan tersebut bukan karena menurunnya daya beli masyarakat, tetapi merupakan strategi bisnis pemgusaha. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Mauritz, kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya. Baca juga berita terkait dalam artikel: Dua Gerai Matahari Ditutup, Menteri Enggar: Bukan Karena Daya Beli Turun

#Enggartiasto Lukita #Pertumbuhan Ekonomi #Perlambatan Ekonomi #Menteri Perdagangan
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Bank Indonesia Yakini Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh Tinggi
BI telah membeli SBN senilai Rp 156,5 triliun, setelah sepanjang 2025 merealisasikan pembelian sebesar Rp 332,14 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Bank Indonesia Yakini Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh Tinggi
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Kenaikan harga Pertamax membuat daya beli kelas menengah makin tertekan. PKS pun juga mengingatkan adanya risiko inflasi.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Indonesia
Bank Indonesia Ramal Ekonomi Domestik Tumbuh Menggila Hingga Tembus Batas Atas
Pemerintah bersama bank sentral mengantongi modal kuat guna merealisasikan target pertumbuhan tinggi dengan tiga faktor utama
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
Bank Indonesia Ramal Ekonomi Domestik Tumbuh Menggila Hingga Tembus Batas Atas
Indonesia
Kenaikan Harga Sejumlah Komoditas Dorong Lonjakan Nilai Ekspor
Indonesia mempertahankan tren surplus neraca perdagangan untuk 72 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Kenaikan Harga Sejumlah Komoditas Dorong Lonjakan Nilai Ekspor
Indonesia
DPR Yakin Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen di 2027 meski Dunia Bergejolak
Optimisme itu muncul karena sejumlah indikator ekonomi nasional masih menunjukkan performa positif.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
DPR Yakin Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen di 2027 meski Dunia Bergejolak
Berita Foto
Raker Mendag dengan Komisi VI DPR Bahas Perjanjian Dagang dengan Canada
Menteri Perdagangan, Budi Santoso saat memberikan pemaparan dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 19 Mei 2026
Raker Mendag dengan Komisi VI DPR Bahas Perjanjian Dagang dengan Canada
Berita
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, DPR Soroti Dominasi Belanja Pemerintah
Komisi XI DPR RI memberikan apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang naik 5,61 persen.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, DPR Soroti Dominasi Belanja Pemerintah
Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Tidak Dirasakan Dunia Usaha, Malah Tekanan Biaya Meningkat
Pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor utama yang menekan kinerja usaha, terutama bagi sektor yang bergantung pada bahan baku impor.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Tidak Dirasakan Dunia Usaha, Malah Tekanan Biaya Meningkat
Indonesia
Kinerja Ekspor Indonesia Maret 2026 Tumbuh 1,62 Persen
Kinerja ini terutama ditopang ekspor nonmigas yang meningkat 0,98 persen yang menjadi USD 63,60 miliar.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Kinerja Ekspor Indonesia Maret 2026 Tumbuh 1,62 Persen
Indonesia
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Melalui lomba tersebut, Mendag Busan mengajak masyarakat untuk menunjukkan semangat melestarikan lingkungan.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Bagikan