Memperingati Seabad Nelson Mandela, Pejuang Pembebas Apartheid Afrika

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Rabu, 18 Juli 2018
Memperingati Seabad Nelson Mandela, Pejuang Pembebas Apartheid Afrika

Nelson Mandela. (Foto/medium.com/@adriennezelene)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TEPAT satu abad lalu Afrika Selatan kedatangan sosok nan kelak membawa perdamaian di tanah kelahirannya.

Si Rolihlahla atau 'pembuat masalah' itu, lahir di desa Mvezo di Umtatu, Afrika Selatan, 18 Juli 1918. Dunia lebih mengenalnya dengan nama Nelson Mandela.

Sama seperti anak kecil Afrika Selatan lainnya, Mandela tumbuh dengan adat, banyak ritual, hingga percaya pada hal-hal tabu.

Ia tinggal di Kraal, desa kecil sejuta kenangan, tempat menghabiskan waktu mengembala bersama teman-teman kecilnya.

Beranjak remaja, Mandela mulai sedikit menjauh dari kebiasaan tradisional tanah airnya. Ia pergi belajar hukum ke Fort Hare University lalu melanjutkan studinya di University of Witwatersrand. Di sinilah ia mulai terlibat politik antikolonial.

Pelang apartheid. (Foto/historycooperative.org)
Pelang apartheid. (Foto/historycooperative.org)

Ketika menetap di Johannesburg, Mandela bergabung dengan Kongres Nasional Afrika (ANC) dan kelak menjabat sebagai presiden di organisasi tersebut.

Ia berkali-kali kena cekal lantaran aktif mengampanyekan semangat antikolonialisme dan menghapus apartheid di Afrika.

Tak hanya dicekal, Mandela pun acap terkena delik lantaran sebagai ketua ANC acap dianggap menghasut. Ia diadili sepanjang 1956 hingga 1961, namun akhirnya divonis tidak bersalah.

Mandela kembali masuk ruang pengadilan dengan tuduhan lebih berat. Ia dan Partai Komunis Afrika Selatan mendirikan militan Umkhonto we Sizwe (MK) dituduh menjadi aktor atas serangkaian pengeboman terhadap target-target pemerintahan.

Pada 1962, ia ditahan dan dituduh melakukan sabotase dan bersekongkol menggulingkan pemerintahan, dan dihukum penjara seumur hidup di Pengadilan Rivonia.

Perjuangan Mandela menemui babak baru. Atensi internasional terhadap sepak terjangnya mengemuka. Simpati internasional berhasil mendesak penguasa untuk membebaskan Mandela. Ia pun menghirup udara bebas pada 1990.

Usai bebas dari masa penahanan, Mandela ditunjuk sebagai Presiden ANC. Dengan jabatan tersebut ia bernegosiasi dengan Presiden F.W. de Klerk untuk menghapuskan apartheid dan melaksanakan pemilu multiras tahun 1994. Lewat pemilu ini juga Mandela menjadi Presiden Afrika Selatan periode 1994-1999.

Karena kesuksenan inilah, PBB memberikan penghargaan berupa 'Hari Internasional Nelson Mandela'. Kenapa tidak, selain sukse mengadakan pemilu multiras, ia juga berhasil menghapuskan apartheid atau sistem pemisahan ras yang diterapkan oleh pemerintah kulit putih. (*)

#PBB #Afrika Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
PBB Proyeksikan 6,7 Juta Korban Terdampak Gempa Venezuela, 2 Juta di Ibu Kota Caracas
PBB memproyeksikan 6,76 juta orang terdampak gempa Venezuela, termasuk 2 juta di Caracas. IOM siapkan bantuan darurat.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
PBB Proyeksikan 6,7 Juta Korban Terdampak Gempa Venezuela, 2 Juta di Ibu Kota Caracas
Olahraga
Jadwal dan Link Streaming Afrika Selatan vs Kanada: Duel Pembuka Babak 32 Besar
Meski berstatus salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, kali ini Kanada harus bermain di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat karena gagal menjadi juara grup.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming Afrika Selatan vs Kanada: Duel Pembuka Babak 32 Besar
Olahraga
Afrika Selatan vs Kanada: Adu Mekanik Dua Kuda Hitam, Berebut Sejarah Baru di Tanah Amerika Serikat
Kolektivitas tim Afrika Selatan tergolong unik karena 11 gol terakhir dicetak oleh 11 pemain berbeda
Angga Yudha Pratama - Minggu, 28 Juni 2026
Afrika Selatan vs Kanada: Adu Mekanik Dua Kuda Hitam, Berebut Sejarah Baru di Tanah Amerika Serikat
Olahraga
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Tiga Poin 'Lokomotiva' Sirna dalam 7 Menit Terakhir
Teboho Mokoena maju sebagai eksekutor penalti, melepaskan tembakan keras ke pojok kanan, lalu mengubah papan skor menjadi 1-1
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Tiga Poin 'Lokomotiva' Sirna dalam 7 Menit Terakhir
Olahraga
Ceko vs Afrika Selatan: Sama-Sama Kalah di Laga Perdana, Siapa Pulang Pertama dari Amerika?
Pertemuan kedua negara ini merupakan ulangan momen Piala Konfederasi 1997 silam berakhir imbang 2-2
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
Ceko vs Afrika Selatan: Sama-Sama Kalah di Laga Perdana, Siapa Pulang Pertama dari Amerika?
Olahraga
Terpuruk di Dasar Klasemen, 2 Kartu Merah Tambah Derita Afsel di Laga Pembuka Piala Dunia
Timnas Afrika Selatan kini terpuruk di dasar klasemen sementara Grup A setelah harus menelan kekalahan 0-2 dari tuan rumah Meksiko pada laga pembuka Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
Terpuruk di Dasar Klasemen, 2 Kartu Merah Tambah Derita Afsel di Laga Pembuka Piala Dunia
Olahraga
Sphephelo Sithole Jadi Pemain Pertama yang Kena Kartu Merah di Piala Dunia 2026
Rekor pertama Piala Dunia 2026 kini tercipta. Sphephelo Sithole menjadi pemain pertama yang mendapat kartu merah di turnamen tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
Sphephelo Sithole Jadi Pemain Pertama yang Kena Kartu Merah di Piala Dunia 2026
Olahraga
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: El Tri Waspadai Kejutan, Bisa Kalah atau Imbang
Meksiko menghadapi Afrika Selatan pada laga pembuka Piala Dunia 2026. Simak prediksi skor Meksiko vs Afrika Selatan, kekuatan kedua tim, fakta menarik, dan peluang kemenangan El Tri
ImanK - Kamis, 11 Juni 2026
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: El Tri Waspadai Kejutan, Bisa Kalah atau Imbang
Dunia
Dunia di Ambang Krisis, Tinggi Permukaan Laut Naik 2 Kali Lipat dalam 10 Tahun
Jika tren ini berlanjut, jutaan orang di wilayah pesisir akan menghadapi banjir rob, hilangnya lahan, dan krisis pangan akibat rusaknya ekosistem laut.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Dunia di Ambang Krisis, Tinggi Permukaan Laut Naik 2 Kali Lipat dalam 10 Tahun
Olahraga
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup A: Meksiko Favorit Lolos, Republik Ceko Bisa Jadi Kuda Hitam
Meksiko menjadi favorit utama di Grup A Piala Dunia 2026. Simak analisis lengkap peluang Meksiko, Republik Ceko, Korea Selatan, dan Afrika Selatan lolos ke babak gugur
ImanK - Minggu, 31 Mei 2026
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup A: Meksiko Favorit Lolos, Republik Ceko Bisa Jadi Kuda Hitam
Bagikan