Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Fashion

Memilih Jam Tangan Berdasarkan Jenis Bahannya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 08 Agustus 2021
Memilih Jam Tangan Berdasarkan Jenis Bahannya

Selain model dan desain, penting mengetahui jenis bahan yang digunakan untuk jam tangan. (Foto: Unsplash/@huntersrace)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JAM tangan memiliki banyak pilihan warna, bahan, dan aplikasi yang tersedia. Pilihannya bisa sangat banyak. Namun, begitu kamu telah menetapkan desain, prioritas berikutnya adalah material casing.

Banyak faktor yang diperhitungkan sebelum memilih jam tangan. Seperti berat, daya tahan, anti gores, atau hanya kilau yang bagus. Ada pilihan teknologi tinggi dan rendah untuk setiap pertimbangan, berikut adalah yang paling populer.

Baca juga:

Beli Jam Tangan Asli Mudah kok

1. Karbon

Tips Memilih Jam Tangan Berdasarkan Jenis Bahannya
Bahan karbon secara otomatis diasosiasikan dengan ketangguhan. (Foto: channelnewsasia)

Lebih ringan dan lebih kuat dari titanium. Umumnya ditemukan di pesawat terbang, mobil balap, dan peralatan olahraga seperti raket, tongkat golf bahkan sepeda. Serat karbon secara otomatis diasosiasikan dengan ketangguhan.

Apa yang mungkin kamu lihat dalam kotak arloji sebenarnya adalah serat karbon yang telah diikat dengan resin polimer plastik untuk membuat bahan komposit yang ringan dan tahan lama.

Mungkin satu-satunya kelemahan komposit karbon adalah kekokohannya yang luar biasa membuatnya sulit untuk didaur ulang, karena tidak mudah dilebur untuk digunakan kembali.

2. Stainless Steel

Tips Memilih Jam Tangan Berdasarkan Jenis Bahannya
Stainless steel adalah bahan yang diterima secara luas dalam pembuatan jam tangan kelas atas. (Foto: timeandtidewatches)

Beberapa jam tangan yang paling laris sepanjang masa adalah jam tangan stainless steel. Merek Patek Philippe Nautilus, Audemars Piguet Royal Oak, dan hampir seluruh katalog olahraga Rolex terkenal akan daftar tunggu selama bertahun-tahun untuk stainless steel.

Secara umum, sebelumnya jam tangan mewah hanya dianggap demikian ketika logam mulia digunakan. Sekarang, stainless steel adalah bahan yang diterima secara luas dalam pembuatan jam tangan kelas atas.

Baca juga:

Jam Tangan Super Mewah nan Langka Milik Jay-Z

3. Keramik

Tips Memilih Jam Tangan Berdasarkan Jenis Bahannya
Ketahanan gores keramik yang luar biasa sangat bagus untuk menjaga jam tangan tetap terlihat baru. (Foto: hublot)

Ditawarkan dengan kilau tinggi atau finishing matte yang halus, jenis keramik teknis yang ditemukan di jam tangan saat ini hampir tidak dapat dibandingkan dengan barang-barang yang terbuat dari tembikar.

Berkat upaya perintis Rado dalam penggunaan keramik pada 1960-an dengan dirilisnya Rado DiaStar, ini menjadi pilihan casing non-logam pertama yang menjadi favorit produsen jam.

Namun, baru setelah Chanel mengadopsi bahan untuk koleksi J12 yang lebih menarik secara besar-besaran, merek-merek mewah lainnya mulai memperhatikan.

Ketahanan gores keramik yang luar biasa sangat bagus untuk menjaga jam tangan tetap terlihat baru, dan tahan terhadap sinar UV berarti warnanya tidak akan pernah kusam. Keramik juga ringan dan hipoalergenik, sehingga cocok untuk jam tangan olahraga.

4. Titanium

Tips Memilih Jam Tangan Berdasarkan Jenis Bahannya
Titanium sulit dikalahkan karena ringan, hypoallergenic dan memiliki konduktivitas termal. (Foto: watchdavid)

Dalam hal kenyamanan, titanium sulit dikalahkan. Ringan, hypoallergenic, dan memiliki konduktivitas termal yang rendah. Sehingga kamu tidak perlu khawatir ketika jam dipakai ke di ruangan yang dingin, atau panas jika kamu meninggalkannya di bawah sinar matahari.

Jam tangan titanium pertama di dunia adalah Citizen X-8 Chronometer (1970). Tetapi karena sulitnya memproduksi casing seperti itu secara massal, kurang dari 2.000 di antaranya dibuat.

Sekarang, berkat praktik manufaktur yang jauh lebih baik, jam tangan titanium berlimpah dan disukai karena kekuatannya yang sekitar lima kali lipat dari baja, ketahanan terhadap korosi, dan warna gunmetal. (aru)

Baca juga:

Jacob & Co. Buat Jam Tangan Twin Turbo Film F9

#Jam Tangan #Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
Dari batik hingga bordir buatan tangan, Lakon Indonesia menghadirkan HARSA sebagai koleksi terbaru yang merayakan proses, craftsmanship, dan kebahagiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
ShowBiz
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Band alternatif Supple merilis single 'In A Mess' sebagai pembuka album terbaru sekaligus berkolaborasi dengan BOOspace lewat I AM BOOCLOTH EXHIBITION.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Fashion
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Tahun ini, JF3 membawa tema 'Recrafted: Shaping the Future'.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
BTN Indonesia Fashion Week 2026 menghadirkan inovasi baru lewat kolaborasi dengan Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
Fashion
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Isa Boulder dikenal sebagai label fesyen yang mengedepankan eksplorasi material, teknik tekstil eksperimental, serta pendekatan body-conscious silhouette.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
BTN Indonesia Fashion Week 2026 memperkuat kolaborasi Indonesia dan Italia melalui Italian Trade Agency dan ASSOMAC untuk mendorong inovasi industri mode nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
Fashion
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Koleksi ini terdiri dari atasan kemeja, tee, kaus lengan panjang, celana panjang dan pendek, celana bermuda, serta dua sepatu spesial.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Fashion
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
ESMOD Jakarta memberikan panggung bagi para mahasiswa untuk memamerkan kemampuan mereka dalam menerjemahkan ide kreatif menjadi rancangan busana.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
Fashion
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fenomena sepatu pink di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Ternyata, ada beberapa alasan mengapa warna pink mendominasi ajang bergengsi tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fashion
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Sejak awal didirikan, LAKON hadir dengan cita-cita melestarikan budaya supaya perajin Indonesia naik kelas.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Bagikan