Memberi Hadiah Tahun Baru Bermanfaat Bagi Kesehatan, Simak Penjelasannya

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Sabtu, 14 Desember 2019
Memberi Hadiah Tahun Baru Bermanfaat Bagi Kesehatan, Simak Penjelasannya

Memberi hadiah tahun baru bermanfaat bagi kesehatan(Foto: pixabay/faye_yuyun)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PADA waktu-waktu tertentu, ada kalanya kamu meras wajub untuk memberikan hadiah pada orang-orang terkasih. Seperti halnya saat ulang tahun, valentine, lebaran, natal, maupun tahun baru.

Memberikan hadiah pada seseorang tentunya kamu berharap seseorang itu bisa merasa bahagia, dan juga bermanfaat untuk penerimanya.

Baca Juga:

Rilisan Sneakers Converse Terbaru yang Bikin Tahun Baru Kamu Makin Kece

Namun nyatanya tak hanya sekadar itu saja, memberi hadiah juga bisa bermanfaat bagi kesehatan gengs.

Memberi hadiah tahun baru bermanfaat menjaga kesehatan jantung (Foto: pixabay/blickpixel)

Seperti yang dilansir dari laman Go Dok, ada beberapa manfaat memberi hadiah bagi kesehatan, salah satunya yaitu Menjaga kesehatan jantung.

Mengapa demikian? Sebuah studi di tahun 2013 yang dipublikasikah oleh JAMA Pediatrics Jurnal, mengungkapkan bahwa mereka yang gemar memberi hadiah, sumbangan dan membantu orang lain tanpa pamrih, memiliki kadar kolesterol dan pembengkakan jantung yang lebih rendah.

Itu brarti, memberikan hadiah serta sumbangan bisa membantu tubuh kamu dalam menjaga kesehatan jantung.

Baca Juga:

Lokasi Perayaan Pesta Tahun Baru Paling Meriah di Indonesia

Manfaat yang kedua yakni menjaga tekanan darah tetap stabil. Berdasarkan sebuah laporan penelitian yang diterbitkan oleh Journal Psychology and Aging di tahun 2013. Memberikan sumbangan dan menjadi sukarelawan dapat menurunkan risiko orang dewasa terkena darah tinggi atau hipertensi.

Banyak manfaat kesehatan yang didapat dengan memberikan hadiah (Foto: pixabay/soledadsnp)

Hal itu kemungkinan terjadi lantaran kegiatan memberi sumbangan dan sukarelwawan, menyajikan hubungan sosial yang tak mereka miliki sebelumnya. Tak hanya itu, hal tersebut juga membuat mereka jadi lebih bahagia dan bisa meningkatkan suasana hati.

Manfaat memberi hadiah yang ketiga yaitu bisa meningkatkan kesehatan mental. Studi terbaru menunjukan, untuk mereka yang gemar menyumbang dan memberi hadiah untuk orang lain, memiliki kemungkinan kecil menderita stres dan depresi. Studi itu pun menunjukan bahwa orang-orang pemurah pun memiliki keinginan yang sangat rendah untuk bunuh diri.

Nah itu dia gengs beberapa manfaat memberi hadiah bagi kesehatanmu. Semoga bermanfaat yaw. (Ryn)

Baca Juga:

5 Rekomendasi Gadget Keren Untuk Hadiah Tahun Baru

#Kesamber Desember #Kado Tahun Baru #Tahun Baru #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Indonesia
Jasa Bandara Bakal Dipotong 50 Persen Saat Musim Liburan Nataru
potongan tarif ini bertujuan untuk mendukung efisiensi operasional maskapai penerbangan sekaligus menjadi wujud komitmen perseroan dalam mengedepankan pengelolaan bandara berbasis ekosistem.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Jasa Bandara Bakal Dipotong 50 Persen Saat Musim Liburan Nataru
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Bagikan