Megawati Sebut Penyebar Foto Vulgar Anas Pengecut

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 10 Januari 2018
Megawati Sebut Penyebar Foto Vulgar Anas Pengecut

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kembali mengingatkan lawan politiknya di Pilkada 2018 untuk tidak menggunakan cara-cara kotor dalam memenangkan pertarungan.

Melalui pidato, Megawati menyindir oknum tertentu yang menggunakan cara negatif untuk membunuh karakter kadernya yang ikut berkompetisi di pilkada.

Fenomena kemajuan teknologi, kata Mega, seakan semua terkoneksi untuk hidup bersama. Ironisnya hidup bersama, tapi miskin komunikasi," kata Megawati di Jakarta, Rabu (10/1).

Megawati juga menyebut oknum yang menyebarkan foto vulgar Azwar Anas sebagai orang yang pengecut, tidak berjiwa kesatria.

"Saya tahu kalau banteng itu jantan. Kalau mau tempur, ayo bersikap jantan, padahal anak-anak pada bilang 'ibu jangan lupa, ibu betina'," katanya.

Fenomena yang disebut okstrus adalah istilah yang muncul akibat anomali yang lahir dari politisi. Opini publik digiring sedemikian rupa yang dirancanag sedemikian rupa sampai kadang membuat wartawan bimbang menyampaikan berita.

"Bagaimana mungkin ayah saya membuat partai PNI lalu dikatakan PKI, lalu PDIP jelas-jelas Pancasila, dikatakan kami PKI, lalu presiden kita sebagai simbol negara pak Jokowi PKI, ibunya dikatakan orang Cina sampai saya bilang saya kenal ibunya sebelum nyapres jadi ibunya yang mana," ucap Megawati.

Lebih lanjut, katanya, bangsa kita ini sudah dimasuki budaya-budaya asing, mencampurkan antara nilai dan norma yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Yang mampu tampil dengan berbagai perwujudan. Dengan strategi politik seribu wajah padahal yang disampaikan hanya kebohongan semata. Padahal semua berupa hoax tidak tanggung-tangging isu agama dan ras dijadikan peluru hoax," imbuhnya. (Fdi)

#Megawati Soekarnoputri #Abdullah Azwar Anas
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Ingatkan Perempuan Jangan Terjebak Dilema Palsu Cita-Cita Vs Rumah
Megawati Soekarnoputri menegaskan mengejar cita-cita publik dan komitmen keluarga bukanlah hal yang saling bertentangan bagi kaum perempuan muda saat ini.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Megawati Ingatkan Perempuan Jangan Terjebak Dilema Palsu Cita-Cita Vs Rumah
Indonesia
Di Forum Zayed Award, Megawati Buka Rahasia Redam Konflik Ambon-Poso Lewat Empati Perempuan
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menegaskan kepemimpinan perempuan harus berlandaskan semangat merawat dan melindungi, bukan mendominasi.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Di Forum Zayed Award, Megawati Buka Rahasia Redam Konflik Ambon-Poso Lewat Empati Perempuan
Indonesia
Kenangan Megawati Pada Istri Mantan Kapolri Hoegeng, Selamat Jalan Tante Meri
Megawati menyampaikan penyesalannya karena saat ini sedang kunjungan kerja di UEA sehingga tidak bisa melayat Eyang Meri.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
Kenangan Megawati Pada Istri Mantan Kapolri Hoegeng, Selamat Jalan Tante Meri
Indonesia
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
"Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan," tutur Megawati.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Indonesia
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Legitimasi elektoral dan besarnya kekuasaan negara tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Indonesia
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Polri harus tegak lurus sebagai alat negara yang menjaga ketertiban, bukan instrumen kekuasaan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Indonesia
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi menjadi harga mati dalam menghadapi tantangan nasional.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Indonesia
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Sikap politik PDIP berpijak teguh pada ideologi Pancasila dengan semangat kelahiran 1 Juni 1945.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Indonesia
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Penghargaan ini menjadi simbol penghormatan atas perjuangan kader PDIP yang konsisten mengabdi.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Indonesia
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Operasi militer AS menculik Presiden Maduro merupakan pelanggaran berat kedaulatan Venezuela dan hukum internasional, serta memicu kecaman dunia internasional.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Bagikan