Medali Emas Pertama Olimpiade Selain Bulutangkis, CdM : Ini Sejarah!

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Agustus 2024
Medali Emas Pertama Olimpiade Selain Bulutangkis, CdM : Ini Sejarah!

Veddriq Leonardo raih medali emas di cabor panjat tebing Olimpiade Paris 2024 (Foto: NOC Indonesia/Naif Al'As)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Atlet panjat tebing Indonesia Veddriq Leonardo merebut medali emas Olimpiade Paris 2024.

Veddriq juga mencatatkan sejarah sebagai peraih medali emas pertama buat Indonesia dari cabang olahraga di luar bulutangkis.

Sekaligus medali pertama sejak nomor speed dipertandingkan perseorangan dalam sejarah olimpiade, sebab di Tokyo, lead border dan speed digabung.

Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia Anindya Bakrie menyebut, Veddriq berhasil mencetak sejarah.

"Indonesia harus berterima kasih dan bersyukur kita mendapat sejarah medali emas di luar bulutangkis,” kata Anin di Paris, Prancis, Kamis (8/8).

Baca juga:

Eko Yuli Irawan Dianggap Pahlawan meski Gagal Raih Medali di Olimpiade Paris 2024

Menurut Anin, prestasi Veddriq menandakan bahwa Indonesia bisa bersaung dengan siapapun.

“Termasuk USA dan China,” ungkap Anin.

Dia menambahkan, torehan Veddriq mampu memotivasi atlet Indonesia lain yang tengah berjuang merebut medali.

“Ini akan menambah semangat walaupun di akhir-akhir, masih ada Rizki Juniansyah, Bernard van Aert dan Nurul Akmal juga pasti bisa," ujar CdM Anindya.

Baca juga:

Momen Haru Gregoria Mariska Tunjung Sabet Perunggu Olimpiade Paris 2024

Sementara itu, Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari bangga Indonesia mendapatkan medali emas pertama.

“Indonesia Raya berkumandang. Tapi jangan berhenti berdoa karena masih ada lagi peluang," ungkap Okto di Paris.

Menurut Okto, torehan medali emas ini membuat peluang Indonesia menggelar ajang multievent olah raga terbuka lebar.

“Tadi saya bersama Presiden IOC Thomas Bach dan NOC Prancis David Lappartient, mereka menyaksikan bagaimana Indonesia dapat emas pertama. Dan mereka memberikan selamat. Itu juga jadi momentum karena kita mau bidding Youth Olympic 2030," jelas Okto.

Baca juga:

Veddriq Leonardo Raih Medali Emas Olimpiade Paris 2024 Pertama bagi Indonesia

Sekedar informasi, langkah Veddriq di Site d'escalade du Bourget, terbilang mulus untuk bisa keluar sebagai juara. Sejak elimination seeding sampai ke final, Veddriq belum pernah merasakan kekalahan.

Di babak perempat final, Veddriq yang menghadapi wakil tuan rumah Bassa Mawem berhasil menang. Veddriq mencatatkan waktu 4,88 detik, sedangkan Mawem 5,26 detik.

Di semifinal, Veddriq bertemu dengan Rezza Ali Pour yang juga menjadi lawannya di semifinal Asian Games 2022. Kala itu, pemanjat dari Pontianak kalah dan meraih medali perunggu.

Namun, di Olimpiade Paris 2024, Veddriq mampu membalas kekalahannya. Dia berhasil mencatatkan waktu 4,78 detik dan Ali Pour 4,84 detik.

Di babak final, Veddriq berhadapan dengan wakil China Wu Peng. Keduanya pernah bertemu di small final Asian Games 2022 Hangzhou yang hasilnya Veddriq menang dan berhasil membawa pulang medali perunggu.

Di Paris, Veddriq kembali menunjukkan kelasnya di hadapan Wu Peng. Veddriq unggul 4,75 detik atau lebih cepat di atas wakil China yang mencatatkan waktu 4,77 detik sekaligus memastikan medali emas pertama buat Tim Indonesia di Olimpiade Paris 2024. (Knu)

#Atlet Indonesia #Panjat Tebing #Olimpiade Paris 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Tim Indonesia Day Cara Publik Dukung Atlet Tidak Berjuang Sendirian Saat Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Melalui Tim Indonesia Day, masyarakat juga diajak melihat para atlet dari sisi yang lebih dekat. Bukan hanya sebagai peraih medali, tetapi sebagai individu yang memiliki cerita
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Tim Indonesia Day Cara Publik Dukung Atlet Tidak Berjuang Sendirian Saat Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Olahraga
1 Emas dan 3 Perunggu, Indonesia Tempati Posisi ke-4 di World Climbing Asia Youth Championship 2026
Atlet muda Indonesia Ardana Cikal Damarwulan lebih dulu mempersembahkan medali emas pada nomor boulder putra U-17.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
1 Emas dan 3 Perunggu, Indonesia Tempati Posisi ke-4 di World Climbing Asia Youth Championship 2026
Olahraga
Jelang Asian Games 2026, CdM Indonesia Pastikan Kebutuhan Atlet Terpenuhi agar Fokus Bertanding
CdM Indonesia mengunjungi pusat latihan timnas basket Putri Indonesia, menjelang Asian Games 2026.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Jelang Asian Games 2026, CdM Indonesia Pastikan Kebutuhan Atlet Terpenuhi agar Fokus Bertanding
Olahraga
Misi Besar Indonesia di Asian Games 2026 Dimulai, CdM Turun Langsung ke Pelatnas
CdM Asian Games 2026 turun langsung ke pelatnas. Atlet Indonesia sedang mempersiapkan diri jelang Asian Games 2026.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Misi Besar Indonesia di Asian Games 2026 Dimulai, CdM Turun Langsung ke Pelatnas
Olahraga
Asian Games 2026 Makin Dekat, CdM Indonesia Pastikan Atlet Bebas dari Beban Nonteknis
CdM Indonesia memastikan para atlet Asian Games 2026 tidak akan dibebani persoalan nonteknis.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Asian Games 2026 Makin Dekat, CdM Indonesia Pastikan Atlet Bebas dari Beban Nonteknis
Olahraga
NOC Indonesia Buka Skema Cabor Berangkat Mandiri ke Asian Games 2026, Ada Syarat Ketat
NOC Indonesia membuka skema cabor yang berangkat mandiri ke Asian Games 2026. Namun, ada syarat yang harus diperhatikan.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
NOC Indonesia Buka Skema Cabor Berangkat Mandiri ke Asian Games 2026, Ada Syarat Ketat
Indonesia
Kirim 2 Atlet ke World Climbing Youth Championship Arco Italia, Begini Target FPTI
Kejuaraan itu diperkirakan diikuti ratusan atlet dari puluhan negara yang akan memperebutkan gelar juara dunia kelompok usia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Kirim 2 Atlet ke World Climbing Youth Championship Arco Italia, Begini Target FPTI
Olahraga
Indonesia Bawa Pulang Perunggu Dari Ajang World Climbing Series Chamonix di Prancis
Dalam babak final, Putra Tri Ramadani sebenarnya mengoleksi skor yang sama dengan peraih medali perak, Luka Potocar yaitu 38+.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Indonesia Bawa Pulang Perunggu Dari Ajang World Climbing Series Chamonix di Prancis
Olahraga
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Desak Made Rita mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas dalam ajang bergengsi tersebut. 

Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Olahraga
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
NOC Indonesia memanfaatkan program IVLP di Amerika Serikat untuk mempelajari sistem pembinaan atlet dan tata kelola olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Bagikan