Mayoritas Listrik di Aceh dan Sumut Masih Terputus, Menteri Bahlil Berencana Terjun ke Lapangan
Ilustrasi jaringan listrik. (Foto: antara)
MerahPutih.com - Banjir bandang yang melanda berbagai daerah di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatera Barat, telah merusak infrastruktur dasar, termasuk infrastrktur listik.
Bencana tersebut mengakibatkan terganggunya Sistem Jaringan Tegangan Menengah (TM) 20 kV di berbagai wilayah.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menyampaikan , sambungan listrik di Sumatera Barat (Sumbar) sudah mulai pulih, sedangkan di Sumatera Utara dan Aceh masih terputus dampak bencana banjir dan longsor.
“Di Aceh masih terputus, di Sumatera Utara terputus, Sumatera Barat sudah terjadi pemulihan,” ujar Yuliot Tanjung ketika ditemui setelah menghadiri rapat di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin.
Kementerian ESDM terus berkoordinasi untuk memperhatikan ketersediaan energi, terutama listrik, di wilayah yang terdampak oleh bencana banjir bandang dan longsor.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan mengunjungi tiga provinsi terdampak untuk mengecek langsung di lapangan, seperti tower listrik yang bermasalah, hingga jalur distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG.
“Ada beberapa tower kita yang bermasalah, itu nanti dicek sama Pak Menteri, besok (Selasa) Pak Menteri akan ke lokasi, itu kira-kira ini penyambungannya gimana,” ujar Bahlil.
Ratusan personel PLN terus bergerak cepat melakukan pemulihan tenaga listrik akibat cuaca ekstrem Siklon Tropis Senyar yang melanda Sumatera Barat sejak 21 hingga 28 November 2025.
Pemulihan dilakukan bertahap mengikuti situasi lapangan yang masih dibatasi lumpur, banjir, serta beberapa titik yang sulit dijangkau.
Dari total pelanggan terdampak, 68 persen telah kembali menikmati pasokan listrik, sementara sisanya masih dalam proses penormalan secara bertahap.
Adapun dari total gardu terdampak, 66 persen telah berhasil dinyalakan setelah dilakukan pengeringan, penggantian peralatan rusak, serta pengecekan menyeluruh.
Dari total 74 penyulang yang terdampak di empat UP3, PLN UID Sumatera Barat telah berhasil menyalakan kembali 38 penyulang (52 persen), sementara 36 penyulang (48 persen) masih padam, masing-masing terdiri dari 20 penyulang di UP3 Bukittinggi dan 16 penyulang di UP3 Padang. (*)
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
1.790 Pasukan Orange Disiagakan Angkut Sampah Bekas Banjir
Lalin Jembatan Bailey Bireuen Aceh-Medan Gantian Tiap 1 Jam, Buka-Tutup Hingga September
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Jembatan Bailey Kutablang Aceh Kini Dijaga 24 Jam, Gara-Gara Ini!
Warga Bekasi Terutama di Wilayah Rawan Banjir Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
Ratusan Ribuan Warga di Aceh Masih Mengungsi Setelah 2 Bulan Lalu di Terjang Banjir
Satgas PKH Tindak 23 Subjek Hukum Pemicu Bencana Sumatera
Mentan Amran Minta Tambahan Anggaran Pemulihan Pertanian Sumatera Rp 5,1 Triliun