Mayoritas Listrik di Aceh dan Sumut Masih Terputus, Menteri Bahlil Berencana Terjun ke Lapangan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Desember 2025
Mayoritas Listrik di Aceh dan Sumut Masih Terputus, Menteri Bahlil Berencana Terjun ke Lapangan

Ilustrasi jaringan listrik. (Foto: antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Banjir bandang yang melanda berbagai daerah di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatera Barat, telah merusak infrastruktur dasar, termasuk infrastrktur listik.

Bencana tersebut mengakibatkan terganggunya Sistem Jaringan Tegangan Menengah (TM) 20 kV di berbagai wilayah.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menyampaikan , sambungan listrik di Sumatera Barat (Sumbar) sudah mulai pulih, sedangkan di Sumatera Utara dan Aceh masih terputus dampak bencana banjir dan longsor.

“Di Aceh masih terputus, di Sumatera Utara terputus, Sumatera Barat sudah terjadi pemulihan,” ujar Yuliot Tanjung ketika ditemui setelah menghadiri rapat di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin.

Kementerian ESDM terus berkoordinasi untuk memperhatikan ketersediaan energi, terutama listrik, di wilayah yang terdampak oleh bencana banjir bandang dan longsor.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan mengunjungi tiga provinsi terdampak untuk mengecek langsung di lapangan, seperti tower listrik yang bermasalah, hingga jalur distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG.

“Ada beberapa tower kita yang bermasalah, itu nanti dicek sama Pak Menteri, besok (Selasa) Pak Menteri akan ke lokasi, itu kira-kira ini penyambungannya gimana,” ujar Bahlil.

Ratusan personel PLN terus bergerak cepat melakukan pemulihan tenaga listrik akibat cuaca ekstrem Siklon Tropis Senyar yang melanda Sumatera Barat sejak 21 hingga 28 November 2025.

Pemulihan dilakukan bertahap mengikuti situasi lapangan yang masih dibatasi lumpur, banjir, serta beberapa titik yang sulit dijangkau.

Dari total pelanggan terdampak, 68 persen telah kembali menikmati pasokan listrik, sementara sisanya masih dalam proses penormalan secara bertahap.

Adapun dari total gardu terdampak, 66 persen telah berhasil dinyalakan setelah dilakukan pengeringan, penggantian peralatan rusak, serta pengecekan menyeluruh.

Dari total 74 penyulang yang terdampak di empat UP3, PLN UID Sumatera Barat telah berhasil menyalakan kembali 38 penyulang (52 persen), sementara 36 penyulang (48 persen) masih padam, masing-masing terdiri dari 20 penyulang di UP3 Bukittinggi dan 16 penyulang di UP3 Padang. (*)

#ESDM #Banjir #Banjir Bandang #Banjir Sumatra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun 2026
Keputusan tersebut diambil di tengah dinamika harga minyak dunia yang terus dipantau pemerintah atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun 2026
Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
anjir bandang terjang Solok akibat hujan lebat 94 mm/hari. BMKG sebut peringatan dini sudah dikeluarkan 7 hari sebelum bencana.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Di tengah suasana duka, pemerintah tetap melanjutkan operasi pencarian.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Selain korban jiwa, banjir bandang juga menyapu permukiman, jalan, lahan pertanian, serta berbagai infrastruktur yang berada di sepanjang jalur alirannya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Indonesia
Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Banjir bandang tercatat menewaskan lebih dari 1.000 orang, sedangkan lebih dari 3.900 orang masih dinyatakan hilang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
  Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Bagikan