Masyarakat Simalungun Suarakan Tuan Rondahaim Saragih sebagai Pahlawan Nasional

Febrian AdiFebrian Adi - Minggu, 29 Oktober 2023
Masyarakat Simalungun Suarakan Tuan Rondahaim Saragih sebagai Pahlawan Nasional

Belum adanya penganugrahan Pahlawan Nasional dari tanah Simalungun, padahal suku Simalungun memiliki andil besar dalam sejarah perjuangan bangsa. (Foto: Dok/Para Syndicate)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HARI Pahlawan selalu dirayakan setiap tanggal 10 November. Zaman dahulu, sebutan pahlawan diberikan kepada orang-orang yang berhasil mengusir para penjajah di tanah Indonesia, seperti halnya yang dilakukan oleh Raja Raya Namabajan Tuan Rondahaim Saragih yang berjuang mengusir para penjajah dari tanah Simalungun Sumatera Utara dan sekitarnya.

Atas jasanya yang tak terlupakan, Komunitas Masyarakat Simalungun pun mendorong pemerintah untuk menganugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepadanya. Hal tersebut disuarakan oleh sejumlah tetua masyarakat Simalungun bersama para Sejarawan dalam diskusi bertajuk ‘Tuan Rondahaim Saragih - Pejuang Kemerdekaan Tanah Simalungun yang Terlupakan’ yang digelar oleh Para Syndicate pada Jumat, (27/10).

Baca juga:

Pesta Raya Flobamoratas Digelar Kembali dengan 'Semangat Tanpa Batas'

Gambaran Tuan Rondahaim Saragih. (Foto: Dok/Istimewa)

"Yang kita bicarakan hari ini adalah calon Pahlawan Nasional, tetapi Pahlawan Nasional yang datang dari daerah. Ini sumbangan daerah untuk NKRI. Hal ini menjadi penting sebab membangun Indonesia, harus dari daerah," ucap sesepuh masyarakat Simalungun Prof Bungaran Saragi dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih.

"Kalau daerah tidak mendapat perhatian dari pemerintah pusat, dalam pengertian yang luas, maka sulit bagi NKRI untuk berkembang pada masa-masa yang akan datang. Maka dari itu, pemerintah pusat harus menyadari bahwa kekuatan bangsa ini, ada di daerah,” lanjutnya.

Perjuangan Tuan Rondahaim Saragih mengusir penjajah dari tanah airnya, kerap menjadi cerita penting dalam perjalanan keluarga besar Saragih.

Baca juga:

Memperingati Hari Pahlawan, Ismail Marzuki jadi Google Doodle

Perjuangan Tuan Rondahaim Saragih mengusir penjajah dari tanah airnya, kerap menjadi cerita penting dalam perjalanan keluarga besar Saragih. (Foto: Dok/Para Syndicate)

Tuan Rondahaim Saragih yang merupakan Penerima Bintang Jasa Utama Republik Indonesia (berdasar Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 077/TK/TAHUN 1999, tanggal 13 Agustus 1999), sejatinya adalah representasi Suku Simalungun di Sumatera Utara.

Pertimbangan yang lain adalah belum adanya penganugrahan Pahlawan Nasional dari tanah Simalungun, padahal suku Simalungun memiliki andil besar dalam sejarah perjuangan bangsa, sejak masa penjajahan kolonial Belanda hingga masa perang kemerdekaan.

Selain itu, Tuan Rondahaim Saragih merupakan satu-satunya raja dari Sumatera Utara yang tidak pernah ditangkap Belanda sampai akhir hayatnya. Sikapnya yang konsisten, tegas dan pantang menyerah, kemudian melahirkan gaya kepemimpinan yang disegani dan dipatuhi rakyatnya. (far)

Baca juga:

Sejarah dan Makna Hari Pahlawan 10 November

#Sejarah
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

Lifestyle
21 Mei Memperingati Hari Apa? Soeharto Mengundurkan Diri dari Jabatan Presiden RI
Tanggal 21 Mei memperingati Hari Reformasi Nasional, Hari Teh Internasional, hingga sejarah berdirinya FIFA. Simak daftar peristiwa pentingnya lengkap di sini
ImanK - Rabu, 20 Mei 2026
21 Mei Memperingati Hari Apa? Soeharto Mengundurkan Diri dari Jabatan Presiden RI
Lifestyle
12 Mei Memperingati Hari Apa? Ada Tragedi Trisakti hingga Gempa Sichuan 2008
12 Mei memperingati berbagai hari penting nasional dan internasional, mulai dari Tragedi Trisakti, Hari Perawat Internasional, hingga Hari Waisak. Simak sejarahnya
ImanK - Senin, 11 Mei 2026
12 Mei Memperingati Hari Apa? Ada Tragedi Trisakti hingga Gempa Sichuan 2008
Lifestyle
7 Mei Memperingati Hari Apa? Ini Fakta Mengejutkan yang Jarang Diketahui
Tanggal 7 Mei memperingati apa? Simak 10 peristiwa penting, Hari Perjanjian Roem-Royen, Hari Kopi Nasional, hingga peringatan dunia yang jarang diketahui.
ImanK - Rabu, 06 Mei 2026
7 Mei Memperingati Hari Apa? Ini Fakta Mengejutkan yang Jarang Diketahui
Lifestyle
5 Mei Memperingati Hari Apa? Dari Kelahiran Karl Marx hingga Wafatnya Didi Kempot
5 Mei memperingati berbagai hari penting seperti Hari Bidan Internasional, Hari Kebersihan Tangan Sedunia, hingga Hari Lembaga Sosial Desa. Simak ulasannya
ImanK - Senin, 04 Mei 2026
5 Mei Memperingati Hari Apa? Dari Kelahiran Karl Marx hingga Wafatnya Didi Kempot
Lifestyle
4 Mei Memperingati Apa? Dari Star Wars Day hingga Hari Lahir Cesc Fabregas
Tanggal 4 Mei memperingati Hari Pemadam Kebakaran Internasional hingga Star Wars Day. Simak daftar lengkap peristiwa penting di Indonesia dan dunia.
ImanK - Minggu, 03 Mei 2026
4 Mei Memperingati Apa? Dari Star Wars Day hingga Hari Lahir Cesc Fabregas
Olahraga
Rekor Gol Penalti Tercepat dalam Sejarah Final Piala Dunia Masih Dipegang Johan Neeskens Saat Belanda vs Jerman Barat
Gol Neeskens tersebut tercatat sebagai gol tercepat yang pernah tercipta dalam sebuah laga final Piala Dunia pria hingga saat ini
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 04 April 2026
Rekor Gol Penalti Tercepat dalam Sejarah Final Piala Dunia Masih Dipegang Johan Neeskens Saat Belanda vs Jerman Barat
Fun
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Bekas pabrik kopi legendaris Koffie Branderij Margo Redjo, yang berdiri sejak 1915, tetap hidup dan kini menjelma sebagai Dharma Boutique Roastery.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Lifestyle
9 Maret Memperingati Hari Apa? Ini Fakta Menariknya
9 Maret memperingati Hari Musik Nasional hingga sejumlah peringatan dunia. Simak sejarah, makna, dan daftar peristiwa penting yang terjadi pada tanggal 9 Maret.
ImanK - Minggu, 08 Maret 2026
9 Maret Memperingati Hari Apa? Ini Fakta Menariknya
Olahraga
5 Negara yang Pernah Mundur dari Piala Dunia, Iran Diisukan Absen Tahun ini
Negara ini pernah mundur dari Piala Dunia. Kini, Iran diisukan segera memboikot Piala Dunia 2026 dna berpotensi absen.
Soffi Amira - Jumat, 06 Maret 2026
5 Negara yang Pernah Mundur dari Piala Dunia, Iran Diisukan Absen Tahun ini
Indonesia
Yoko City Ghost Rilis Single Malari 74, Refleksikan Sisi Kelam Sejarah
Pemilihan tema Malapetaka 15 Januari 1974 bukan tanpa alasan. Bagi Yoko City Ghost, peristiwa tersebut memiliki kedekatan emosional
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 19 Februari 2026
Yoko City Ghost Rilis Single Malari 74, Refleksikan Sisi Kelam Sejarah
Bagikan