Masih Takjub, Sari Tak Mau Cuci Tangan Seminggu Usai Salaman dengan Paus
Sari, karyawan Katedral yang berhasil bersalaman dengan Paus Fransisku. (MP/Kanugrahan)
MerahPutih.com - Pemimpin gereja Katolik Paus Fransiskus menyalami sejumlah umat yang menyambutnya di Gereja Katedral, Jakarta, Rabu (4/9) sore, usai ia turun dari mobil yang mengantarnya.
Pantauan di lokasi, Paus turun menggunakan kursi roda memutari halaman gereja sambil menyalami umat satu per satu. Salah satu umat yang tak menyangka bisa bersalaman dengan Paus adalah Sari (40).
Perempuan yang bekerja di Ketedral itu sebelumnya nekat mendekat ke Paus, meski sempat dibatasi pagar pengawal. “Saya tak menyangka. Masih takjub,” kata Sari, kepada media saat ditemui di Gereja Katedral, Jakarta.
Sari mengaku tidak memiliki firasat apapun sebelum bersalaman dengan Paus. “Ini saya tak menyangka. Saya datang saja dan ternyata bisa bersalaman dengan beliau,” ujarnya dengan wajah girang.
Baca juga:
Dalam kesempatan itu, Sari pun sempat menciumi tangan kanan Paus. “Saya cium yang ada cincin di tangan kanannya,” tutrnya dengan nada penuh keceriaan.
Kepada awak media, Sari pun berkelakar tak ingin mencuci tangan kanannya tersebut. “Saya gak mau cuci tangan ini seminggu. Semoga bisa jadi berkat,” imbuhnya sambil tertawa.
Sore ini, Paus Fransiskus datang ke Katedral Jakarta untuk mengadakan pertemuan dengan para uskup, imam, diakon, para anggota lembaga hidup bakti, seminaris, dan katekis.
Pada pukul 17.35 WIB, Bapa Suci berjumpa dengan anak-anak muda yang terlibat dalam proyek Scholas Occurentes, sebuah Gerakan Pendidikan Internasional yang diluncurkan secara global pada 2013 oleh Paus Fransiskus. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Lebih dari 3.000 Umat Hadiri Misa Pontifikal Natal di Katedral Jakarta
'Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga' Jadi Tema Natal 2025 Gereja Katolik, Refleksi di Tengah Tekanan Sosial dan Ekonomi
5 Ribu Kursi Tersedia, Simak Jadwal Misa Malam Natal, Natal, dan Tahun Baru 2026 di Gereja Katedral Jakarta
Ziarah ke Makam Paus Fransiskus, Presiden Abbas: Beliau Akui Palestina tanpa Harus Diminta
Menteri Agama Berharap Tiap Untaian Doa Umat Katolik di Bulan Rosario Jadi Berkah untuk Indonesia
Paus Leo XIV Tahbiskan Carlo Acutis sebagai Santo, ‘Influencer Tuhan’ Panutan Anak Muda Zaman Ini
Soal Pengangguhan Penahanan 7 Tersangka Persekusi Cidahu, Marinus Gea Sebut Kementerian HAM Kirim Sinyal Negara Lindungi Pelaku
Singgung Banyaknya Kemiskinan hingga Kebencian, Paus Leo XIV Minta Gereja jadi ‘Ragi’ Bagi Dunia
Paus Leo XIV Dilantik Hari ini di Basilika Santo Petrus, 250 Ribu Orang hingga Sejumlah Pemimpin Dunia Hadir
Prabowo yakin Kepemimpinan Paus Leo XIV Mampu Buka Jalan Perdamaian dan Harapan Baru di Dunia