Mantan Presiden Brasil Bolsonaro Dihukum 27 Tahun Penjara, Dituduh Rencanakan Kudeta di Brasil

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 12 September 2025
Mantan Presiden Brasil Bolsonaro Dihukum 27 Tahun Penjara, Dituduh Rencanakan Kudeta di Brasil

Mantan presiden Barasil Jair Bolsonaro dijatuhi hukuman penjara 27 tahun.(foto: Instagram @ jairmessiasbolsonaro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — MANTAN Presiden Brasil Jair Bolsonaro dijatuhi hukuman 27 tahun 3 bulan penjara setelah dinyatakan bersalah atas tuduhan merencanakan kudeta militer.

Panel yang terdiri dari lima hakim Mahkamah Agung menjatuhkan vonis hanya beberapa jam setelah menyatakan Bolsonaro bersalah. Mereka memutuskan Bolsonaro terbukti memimpin konspirasi untuk mempertahankan kekuasaan setelah kalah dalam Pemilu 2022 dari rival sayap kirinya, Luiz Inacio Lula da Silva.

Empat hakim menyatakan Bolsonaro bersalah, sedangkan satu hakim memilih membebaskannya. Pihak pengacara Bolsonaro menyebut hukuman itu ‘sangat berlebihan’ dan berencana mengajukan banding. Panel hakim juga melarang Bolsonaro mencalonkan diri dalam jabatan publik hingga 2033.

Bolsonaro, yang sebelumnya ditempatkan dalam tahanan rumah karena dianggap berisiko melarikan diri, tidak hadir langsung dalam sidang akhir. Namun, ia sebelumnya menilai kasus ini sengaja dibuat untuk mencegahnya ikut Pemilu Presiden 2026. Padahal, ia sudah dilarang mencalonkan diri karena kasus terpisah. Bolsonaro menyebut proses ini sebagai perburuan penyihir.

Baca juga:

Wartawan Brazil Dikarantina Setelah Wawancarai Presiden Bolsonaro


Bolsonaro, kini berusia 70 tahun, berpotensi menghabiskan sisa hidupnya di penjara. Pengacaranya berencana mengajukan usul agar ia tetap dalam tahanan rumah dan meminta keringanan hukuman. Mereka juga akan mengajukan banding, meski para pakar hukum menilai hal ini sulit karena biasanya banding hanya mungkin jika dua dari lima hakim menyatakan tidak bersalah.

Bolsonaro dinyatakan bersalah atas lima tuduhan terkait dengan upayanya mempertahankan kekuasaan setelah kalah dalam Pemilu 2022. Jaksa mengatakan ia sudah merencanakan kudeta jauh sebelumnya, termasuk dengan mengusulkan kepada komandan militer dan menyebarkan keraguan palsu soal sistem pemilu.

Jaksa juga menuduh Bolsonaro mengetahui rencana pembunuhan terhadap Lula, calon wakil presidennya, serta seorang hakim Mahkamah Agung. Tujuh orang kaki tangannya, termasuk pejabat militer senior, dua mantan menteri pertahanan, mantan kepala intelijen, dan mantan menteri keamanan, juga dinyatakan bersalah.

Meski upaya kudeta gagal karena kurang dukungan militer, puncaknya adalah penyerbuan gedung-gedung pemerintahan oleh pendukung Bolsonaro pada 8 Januari 2023. Kerusuhan berhasil ditangani dengan cepat, dan lebih dari 1.500 orang ditangkap.

Hakim Alexandre de Moraes, yang memimpin sidang, mengatakan Brasil nyaris jatuh ke dalam otoritarianisme. *“Kita perlahan melupakan bahwa Brasil hampir kembali ke kediktatoran 20 tahun karena sebuah organisasi kriminal, kelompok politik, tidak tahu cara menerima kekalahan,”* ujarnya.

Hakim Carmen Lucia, yang memberikan suara ketiga dan menentukan putusan bersalah, menyamakan percobaan kudeta itu dengan virus yang bila dibiarkan akan menghancurkan masyarakat.

Satu-satunya hakim yang berbeda pendapat ialah Luiz Fux, yang dalam pidato 11 jam menyatakan tuduhan terhadap Bolsonaro tidak berdasar dan memilih membebaskannya. Namun, Lucia menegaskan tatanan demokrasi Brasil benar-benar terancam dan memperingatkan bahwa tidak ada kekebalan terhadap otoritarianisme.(dwi)


Baca juga:

Ikuti Jejak AS Pindahkan Kedubes ke Yerusalem, Presiden Brazil Bolsonaro Dikecam

#Brasil #Kudeta #Jair Bolsonaro
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Neymar Gantung Sepatu dari Timnas Brasil, Akhiri Perjalanan 16 Tahun Bareng Selecao
Kendati usianya masih terbilang mumpuni untuk bersaing di Copa America 2028, penyerang bertalenta ini mengaku sudah mantap bulat dengan pilihannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 Juli 2026
Neymar Gantung Sepatu dari Timnas Brasil, Akhiri Perjalanan 16 Tahun Bareng Selecao
Olahraga
Brasil vs Norwegia: Dua Gol Erling Haaland Depak Selecao dari Piala Dunia 2026
Malang bagi Brasil, eksekusi penalti Bruno Guimaraes terbaca sempurna oleh kiper Orjan Nyland
Angga Yudha Pratama - Senin, 06 Juli 2026
Brasil vs Norwegia: Dua Gol Erling Haaland Depak Selecao dari Piala Dunia 2026
Olahraga
Prediksi Brasil vs Norwegia 16 Besar Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Skor
Prediksi Brasil vs Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026 lengkap dengan head to head, jadwal, susunan pemain, kondisi terkini kedua tim, analisis pertandingan, prediksi skor akhir
ImanK - Minggu, 05 Juli 2026
Prediksi Brasil vs Norwegia 16 Besar Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Skor
Olahraga
Jadwal Piala Dunia 2026 Babak 16 Besar 5-8 Juli: Semua Laga dan Link Streaming Resmi Gratis
Jadwal lengkap Piala Dunia 2026 babak 16 besar 5, 6, 7, 8 Juli 2026, lengkap jam tayang, duel Brasil, Inggris, Spanyol, Argentina dan link streaming resmi.
ImanK - Sabtu, 04 Juli 2026
Jadwal Piala Dunia 2026 Babak 16 Besar 5-8 Juli: Semua Laga dan Link Streaming Resmi Gratis
Olahraga
Jepang Terhenti di 32 Besar, Dikalahkan Brasil Dengan Skor 2-1 di Menit Akhir
Gol kemenangan yang ditunggu akhirnya lahir pada masa injury time, atau menit ke-95. Gabriel Martinelli, yang masuk sebagai pemain pengganti, berdiri bebas menerima umpan Bruno Guimaraes di dalam kotak penalti.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Jepang Terhenti di 32 Besar, Dikalahkan Brasil Dengan Skor 2-1 di Menit Akhir
Olahraga
Brasil vs Jepang: Samurai Biru Butuh Keajaiban, Juru Selamat Lini Serang Samba Datang
Pengalaman bek gaek berusia 39 tahun, Yuto Nagatomo, menjadi mentor krusial meredam agresivitas penyerang sayap Brasil
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 Juni 2026
Brasil vs Jepang: Samurai Biru Butuh Keajaiban, Juru Selamat Lini Serang Samba Datang
Olahraga
Vinicius Junior Tuntut Hadiah ke Carlo Ancelotti Usai Brasil Cukur Skotlandia
Carlo Ancelotti sempat meragukan kemampuan sang anak asuh mencetak gol melalui skema bola udara
Angga Yudha Pratama - Kamis, 25 Juni 2026
Vinicius Junior Tuntut Hadiah ke Carlo Ancelotti Usai Brasil Cukur Skotlandia
Olahraga
Prediksi Brasil vs Skotlandia Piala Dunia 2026: Prediksi Pemenang, Head to Head dan Prakiraan Pemain
Steve Clarke mendapat desakan hebat dari pendukung setia guna menurunkan pemain muda berbakat tersebut sejak menit awal
Angga Yudha Pratama - Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi Brasil vs Skotlandia Piala Dunia 2026: Prediksi Pemenang, Head to Head dan Prakiraan Pemain
ShowBiz
Film Pemenang Cannes 'The Secret Agent' Tayang di Indonesia 7 Juli 2026
Film thriller politik Brasil 'The Secret Agent' karya Kleber Mendonça Filho tayang di bioskop Indonesia mulai 7 Juli 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 Juni 2026
Film Pemenang Cannes 'The Secret Agent' Tayang di Indonesia 7 Juli 2026
Olahraga
Brasil Cukur Haiti, Amankan Puncak Klasemen Group C
Hasil tersebut membuat Brasil mengamankan tiga poin penting setelah sebelumnya gagal meraih kemenangan pada laga pembuka
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Brasil Cukur Haiti, Amankan Puncak Klasemen Group C
Bagikan