Manfaat Teh Blackcurrant bagi Kesehatan

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 27 Juli 2022
Manfaat Teh Blackcurrant bagi Kesehatan

Blackcurrant bisa diolah menjadi Teh herbal yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh. (Pexels/Alexey Demidov)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEKILAS bentuknya mirip buah anggur. Ukurannya kecil-kecil dan berwarna keunguan. Buah ini disebut blackcurrant. Berasal dari Eropa, buah ini dapat tumbuh subur di tanah yang lembap. Buah ini boleh saja berukuran kecil, tapi manfaatnya bagi kesehatan sangatlah besar. Beragam kandungan nutrisi yang ada dalam blackcurrant tak hanya baik untuk menjaga daya tahan tubuh, tetapi juga memelihara fungsi berbagai organ tubuh.

Blackcurrant bisa diolah menjadi Teh herbal yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Teh blackcurrant terbuat dari daun dan buah yang sudah dikeringkan. Minuman ini memiliki aroma yang harum ketika sudah diolah menjadi teh. Tetapi, jika daunnya dikeringkan, aroma dari teh blackcurrant akan berkurang harumnya. Kita bisa membuat teh herbal ini dari daun segar atau yang sudah kering.

Mencampur daun blackcurrant kering dan segar akan menambah rasa dan warna yang lebih menarik pada teh ini. Teh herbal ini dianggap menyehatkan karena blackcurrant mengandung banyak vitamin seperti A, C, B1, B5, B6, dan E. Selain itu, blackcurrant juga kaya akan antioksidan bahkan dua kali lebih banyak dari kandungan antioksidan di blueberry. Semenatara kandungan vitamin C di buah blackcurrant empat kali lipat lebih banyak dari vitamin C di buah jeruk.

Lalu apa saja sih manfaat teh blackcurrant? Yuk kita simak manfaatnya berdasarkan laman webmd.com.

Baca juga:

Buah Anggur Melawan Penuaan

teh blackcurrant
Buah ini boleh saja berukuran kecil, tapi manfaatnya bagi kesehatan sangatlah besar. (Pixabay/Photorama)

Melindungi dari Virus Influenza

Laporan para peneliti dalam "Frontiers of Microbiology" edisi 2014 mencatat bahwa ekstrak daun blackcurrant dapat mengamankan tubuh dari virus flu dan infeksi musiman. Penemuan ini juga menyebutkan bahwa ekstrak daun blackcurrant dapat mencegah virus flu berkembang biang pada tahap awal atau kurang dari 2 jam setelah terinfeksi.

Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Baca juga:

3 Manfaat Menakjubkan Buah Anggur untuk Kesehatan

teh herbal
Blackcurrant mengandung vitamin C yang tinggi. (Pixabay/Andersson)

Blackcurrant mengandung vitamin C yang tinggi. Satu sendok makan blackcurrant kering memiliki lebih dari 50 mg vitamin C. Vitamin C berfungsi dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta membantu pertumbuhan dan memperbaiki jaringan di dalam tubuh. Mengonsumsi vitamin C sudah cukup melindungi tubuh dari radikal bebas.


Mengurangi Peradangan

Buah dan daun blackcurrant mengandung antosianin yang berperan sebagai antioksidan alami. Dalam studi "Journal of Medicinal Food" edisi 2012, dikatakan bahwa ekstrak buah ini bersifat anti-inflamasi karena mengandung antioksidan yang tinggi, sehingga dapat mengurangi peradangan pada tubuh. (Mrf)

Baca juga:

Cara Mudah Awet Muda: Makan Blueberry

#Kesehatan #Teh Herbal #Manfaat Buah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan