Manfaat Konsumsi Rutin Buah Bit Bagi Pengidap Kanker

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 27 Mei 2024
Manfaat Konsumsi Rutin Buah Bit Bagi Pengidap Kanker

Buah bit telah dianggap oleh para ahli kesehatan sebagai makanan dengan segudang manfaat. (Foto: Pixabay/Desertroe7)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Buah Bit merupakan buah-buahan yang sangat mudah untuk didapatkan di Indonesia. Namun sayang, peminat buah ini tidak seperti buah pada umumnya.

Buah Bit atau yang dikenal dengan nama Beta vulgaris l, banyak terdapat di Eropa, Asia serta di Amerika. Masuk dalam jenis umbi-umbian, buah bit biasa dimanfaatkan untuk produksi gula karena tingginya kandungan gula sukrosa. Dengan warna ungu yang pekat, tak heran buah ini juga digunakan sebagai pewarna makanan alami.

Buah bit sering digunakan sebagai pengganti gula, karena mengandung antioksidan asam alpha-lipoic yang diduga dapat mencegah kerusakan sel dan memperbaiki saraf yang rusak pada pengidap diabetes.

Tak hanya itu ia mengandung beberapa vitamin yaitu vitamin C, vitamin B, dan vitamin A, sehingga buah bit merah ini baik untuk kesehatan tubuh manusia.

Baca juga:

6 Manfaat Super Mengonsumsi Buah Bit

Buah bit dapat dikonsumsi dalam jumlah yang banyak bagi pasien darah rendah, karena buah bit memiliki mengandung vitamin dan mineral.

Secara khusus, buah bit juga dapat digunakan sebagai pengobatan kanker. Disebutkan bahwa ekstrak bit mampu menekan pertumbuhan sel kanker. Hal ini berkat kandungan betasianin dan antioksidan di dalam buah bit.

Dalam artikel ilmiah Buah Bit sebagai Antianemia disebutkan, kandungan pigmen betalain manjur sebagai pengobatan kanker kolon atau kanker usus. Disebutkan pigmen betalain pada buah bit merupakan kombinasi dari pigmen ungu betacyanin dan pigmen kuning betaxanthin. Kandungan itulah yang yakini bermanfaat bagi pengidap kanker kolon.

Baca juga:

Pentingnya Asupan Makanan Sehat Bagi Pasien Pengidap Kanker

Tidak ada aturan khusus terkait konsumsi buah bit untuk penderita kanker. Guna konsumsi sehari-hari buah bit seringnya di jus segar. Kemudian air perasannya diminum langsung. Namun karena cita rasanya yang tidak manis beberapa orang menambahkan madu.

Baca juga:

4 Hal Ajaib Ini Bisa Terjadi Jika Kamu Makan Buah Bit Setiap Hari

Bagi yang ingin mengurangi konsumsi gula, buah bit bisa dikonsumsi dengan dijus dengan beraneka macam buah-buahan lainnya seperti apel, mangga, pir, hingga jeruk.

Selain konsumsi buah bit dan makanan sehat lainnya, pengidap maupun individu yang hendak mencegah kanker juga perlu rutin melakukan olahraga untuk menjaga keseimbangan pola hidup sehat. (tka)

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Bagikan