Kesehatan

Manfaat Besar Biji Labu, Nomor 2 Bikin Kaget

P Suryo RP Suryo R - Jumat, 26 April 2019
Manfaat Besar Biji Labu, Nomor 2 Bikin Kaget

Banyak manfaat yang didapat dari biji labu. (Foto: Pixabay/stevepb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LABU yang kita bicarakan adalah labu besar berwarna oranye. Labu ini biasanya hadir dalam malam Haloween sebagai hiasan. Ternyata dalam satu porsi ons (kira-kira seperempat cangkir) menyediakan sekitar 150 kalori, 15 gram lemak sehat dan hanya beberapa gram karbohidrat, serta 8-10 gram protein nabati. Labu ini penuh nutrisi dan melindungi kesehatan.

Berikut ini adalah empat keutamaan biji labu dan beberapa cara sederhana untuk memasukkannya ke dalam makanan dan camilan kamu, seperti yang dilansir oleh laman health.

1. Lemak sehat

labu
Biji labu mengandung lemak sehat. (Foto: Pixabay/dfespi)

Biji labu merupakan salah satu sumber terbaik asam lemak omega-3 nabati atau yang disebut asam alfa-linolenat atau ALA. Sayangnya hanya sebagian kecil dari ALA yang dapat dikonversi menjadi DHA dan EPA omega-3 yang penting, yang ditemukan pada ikan berlemak seperti salmon. Sementara manfaat ALA adalah untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan pengerasan arteri, dan antiinflamasi.

2. Meningkatkan kualitas sperma

labu
Biji labu berfungsi untuk meningkatkan kualitas sperma. (Foto: enuze.com)

Penelitian menunjukkan bahwa biji labu dan minyak biji labu dapat membantu melindungi kesehatan prostat. Kandungan seng biji labu dapat membantu kesuburan pria. Menurut penelitian, kadar seng yang rendah dikaitkan dengan penurunan kualitas sperma.

3. Memperbaiki sistem kekebalan tubuh

labu
Biji labu memiliki sifat anti jamur dan anti virus. (Foto: Pixabay/congerdesign)

Ternyata selain seng dan zat besi yang terdapat di dalam biji labu, biji labu memiliki sifat anti jamur dan anti virus. Biji labu bukan pemicu umum alergi dan intoleransi.

4. Kontrol gula darah

labu
Mengontrol gula darah. (FOto: Pixabay/jackmac34)

Selain rendah karbohidrat dan sumber protein nabati yang baik, penelitian menunjukkan bahwa biji labu membantu melindungi tubuh terhadap diabetes tipe 2 atau mengurangi komplikasinya dengan cara lain, seperti meningkatkan regulasi insulin, dan melindungi organ terhadap konsekuensi diabetes. (gsh)

#Kesehatan #Info Kesehatan #Tips Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan