Manajemen Bhayangkara FC Kritik Irfan Bachdim
Irfan Bachdim. Foto: Instagram/@ibachdim
MerahPutih.com - Manajemen Bhayangkara FC menilai aksi protes penyerang Bali United Irfan Bachdim yang tidak terima dengan diraihnya gelar juara Liga 1 Musim 2017 oleh Bhayangkara adalah sikap yang tidak profesional.
"Irfan justru berkoar-koar bukan layaknya pemain profesional yang menjunjung tinggi sportivitas. Bisa dibilang Irfan tidak dewasa dan tidak mau menerima kekalahan bahwa timnya hanya runner up musim ini," kata corporate secretary Bhayangkara FC, Rahmad Sumanjaya, dalam siaran pers yang diterima Antara di Bekasi, Senin (13/11).
Irfan yang pernah mengenakan kostum tim nasional Indonesia itu sempat berteriak kepada suporter Bali United usai pertandingan terakhir, bahwa Bali United adalah juara sesungguhnya.
Rahmad mengaku sangat menyayangkan sikap Irfan yang terkesan tidak dewasa mengingat yang bersangkutan pernah menjadi idola masyarakat Indonesia yang statemennya berpotensi memancing kericuhan.
Menurut dia, gelar juara Liga 1 Musim 2017 telah diberikan secara resmi oleh perwakilan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi, Risha Waidjaya (CEO LIB) dan Togor Shalomboboy (COO LIB) kepada Bhayangkara Minggu (12/11) malam di Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi.
"Tropi Champions atau juara Gojek Traveloka Liga 1 musim 2017 sudah diserahkan secara resmi oleh penyelenggara kemarin malam," katanya.
Rahmad juga mengemukakan fakta lain yang membuat tim asuhan Simon McMenemy pantas meraih gelar musim ini.
Fakta yang dimaksud adalah dicatatan prestasi Bali United yang tidak pernah menang melawan Bhayangkara FC.
"Di kandang Bali kami bahkan menang 3-1. Sedangkan di kandang kami, stadion patriot kami menang, 3-2. Lalu di mana unggulnya Bali dari kami musim ini," katanya.
Rahmad berharap, polemik tentang gelar juara Bhayangkara FC dapat segera diakhiri. Alasannya, muara kompetisi adalah membangun tim nasional.
"Ini tidak, Irfan justru di sejumlah media massa malah mengancam mogok. Apakah ini sikap seorang pemain profesional dan nasionalis. Padahal dia kan dinaturalisasi untuk membela Merah Putih. Kami sangat prihatin dengan pernyataan Irfan Bachdim usai tim kami Bhayangkara FC juara," katanya.
Menurut Rahmad, Irfan harus legowo dengan kenyataan ini, bukan justru mengumbar statemen ataupun perkataan negatif di media massa.
Bagikan
Berita Terkait
Ingin Terus Konsisten Bersaing di Papan Atas, Borneo FC Maksimalkan Laga Tandang Kontra Bhayangkara FC
Kalah Dari Persib, Pelatih Persis Solo Ngaku Kalah Pengalaman
Bhayangkara FC Mampu Tekuk Malut United di Ternate, Sebuah Janji Terwujud
Malut United Ditekuk Bhayangkara FC, Tren Tak Terkalahkan di Kandang Putus, Simak Klasemen Sementara
Klasemen Super League 2025/2026 Setelah Persija Kalahkan Persita 2-0
Enggan Tersandung dalam Persaingan Papan Atas, Malut United Pasang Kewaspadaan Vs Bhayangkara FC
Malut United Cukup Perkasa di Laga Kandang, Bhayangkara FC Siap Berikan Kejutan
John Herdman Akan Bawa Timnas Indonesia Jalani Persiapan di Markas Bali United
Dilepas Persija, Alan Cardoso Diperkenalkan Bhayangkara FC
Marc Klok Sambut Shayne Pattynama yang Gabung Persija dengan 'Psywar' Tipis-Tipis