Makanan yang Dapat Tingkatkan Metabolisme Tubuh
Makanan yang dapat tingkatkan metabolisme tubuh. (Foto: Pixabay/stevepb)
METABOLISME merupakan proses dimana tubuh menghasilkan energi dengan memecah apa yang dimakan dan diminum. Namun kebiasaan kita terkadang tanpa disadari dapat mengurangi kinerja metabolisme tubuh.
Dilansir FEMINA India, Rishabh Chokhani, Founder, Naturevibe Botanicals, mengatakan, “Jalur metabolisme bergantung pada nutrisi yang dipecah untuk menghasilkan energi. Makanan super dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan tingkat metabolisme.”
Baca juga:
“Makanan super adalah makanan yang sarat dengan nutrisi dan mineral yang tidak dapat diberikan oleh pola makan normal. Mereka dikemas dengan suplemen fito, antioksidan (seperti beta-karoten, vitamin A, C, E, flavonoid, dan selenium), protein dan asam lemak Omega-3,” lanjutnya.
Oleh karena itu, berikut adalah beberapa makanan super yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh.
1. Spirulina
Spirulina memiliki berbagai nutrisi dan antioksidan yang membantu meningkatkan laju metabolisme. Ia mengandung 60% protein dan merupakan sumber vitamin A, K1, K2, dan B12 yang sangat baik, besi, mangan, dan kromium.
Menjadi sumber yang kaya akan fitonutrien, spirulina dapat mengurangi tekanan darah dan kolesterol, meningkatkan sirkulasi dan tingkat energi, dan mengurangi peradangan. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa spirulina memiliki sifat anti-kanker dan dapat membantu mencegah kanker mulut.
Baca juga:
2. Biji Rami
Selama berabad-abad, biji rami telah dihargai karena memberikan manfaat kesehatan. Hal ini dibuktikan dengan berbagai penelitian ilmiah. Biji rami telah berkembang hingga terdapat dua jenisnya, yaitu coklat dan emas, keduanya padat akan nutrisi.
Satu sendok makan mengandung sejumlah besar protein, serat, dan asam lemak Omega-3, serta berbagai vitamin dan mineral. Biji rami memiliki lemak sehat yang telah terbukti meningkatkan enzim pembakar lemak dan meningkatkan penurunan berat badan yang signifikan.
3. Kayu Manis
Kayu manis telah digunakan sebagai bahan dalam banyak hidangan di banyak negara, bahkan sejak jaman mesir kuno. Kayu manis dikaitkan dengan berbagai manfaat medis karena berbagai senyawa di dalamnya, seperti cinnamaldehyde, cinnamate, dan cinnamic korosif, yang membuat rempah-rempah ini menjadi musuh diabetes dan agen pencegahan kanker.
Kayu manis dapat membantu pencernaan, dapat menurunkan risiko beberapa penyakit, meningkatkan penurunan berat badan, mencegah hipertensi, mengontrol kolesterol dan meningkatkan penyembuhan. (mic)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya